
Para tamu yang notabenya para mafia dari dewan darkness langsung mengangkat senjata yang mengarah ke Axell, Axell hanya tersenyum simik sambil mengeluarkan auranya, kilat biru pekat kini muncul dibola matanya.
Calvin, Zico, Eric, Thomy dan Astrid serta Gladis yang menghampiri sang king sedang dikepung oleh para mafia dewan darkness.
"Sebelum emosiku meluncak sebaiknya kalian mundur jika kau tak mau kena akibatnya, mansion ini bisa saja ku ledakan dalam waktu sekejap" ucap Axell dengan nada dinginnya, bahkan kilat biru yang berada dimatanya kini berubah jadi warna biru pekat menghiasi bola matanya.
"Kami kesini dengan damai jika kalian mengusik kami, kami gak segan segan memanggil malaikat pencabut nyawa" ucap Zico dengan nada datarnya
"Kalian bisa saja pulang dengan hanya membawa nama saja karna telah mengusik king kami, kau tak tau kekejaman king kami yang bisa membunuh dalam hitungan detik" ucap Thomi yang ikut berbicara
"Sebenarnya kalian siapa" ucap Komandan Zeno
"Kalian jangan menghancurkan pesta sahabatku" ucap Hans Kendrick
"Sebaiknya kau perlu periksa telingamu paman, kami kesini datang dengan damai, bukan untuk mengancurkan pesta tuan Antonius Timofey" ucap Zico
"Bagaimana bisa kalian masuk kedalam sini" ucap Nickolas yang baru saja menghampiri keributan ini
"Kau tak perlu tau, aku bisa lakukan apapun yang kuinginkan dan lagi hanya masuk kedalam sini itu hal mudah bagiku" ucap Axell dengan nada datarnya, Nickolas cukup kaget dengan perunturan dari Axell apalagi nada suara Axell yang seperti ia mengetahui.
"Nickolas apa kau membiarkan penyusup merusak pesta tuanmu" ucap Meyleen na
Axell langsung mentoroti Meyleen dengan sorot mata yang tajam, bahkan Eric, Thomy, Calvin, Zico dan Astrid serta Gladis menyidik ngeri apalagi aura yang Axell pancarkan sangat berbeda bola mata yang berwarna biru disertai wakna merah
"Jangan pernah membuatku emosi jika kalian masih ingin hidup" ucap Axell dengan penuh penekanan.
"Jika kalian mengusikku kupastikan kalian pulang dari sini gak akan melihat jasad dari keturunan kalian sendiri karna sudah berani mengusikku" ucap Axell, mereka hanya mengidik ngeri dengan ancaman dari Axell bahkan mereka yang menggangkat pistol mereka mereka menurunkannya, Antonius yang mendengar keributan itu ia langsung menghampiri keributan itu, sedangkan Cyla dia dibawa kekamarnya.
"Ada apa ini" ucap Antonius yang menghampiri keributan itu, Antonius yang baru menghampiri keributan itu matanya langsung tertuju pada pemuda yang memakai baju serba hitam dan juga memakai masker itu
"Ada apa dengan diriku" batin Antonius yang memegangi dadanya yang terasa sakit saat melihat emosi dari pemuda yang memiliki mata biru pekat itu
"Kalian siapa" ucap Antonius pada Axell serta yang lain
"Kau tak perlu tau kami siapa, kami datang dengan damai tuan Antonius" ucap Axell,
"Laser..." ucap mereka bingung yang melihat drone yang menyalakan cahaya lasernya DroAx pun mengeluarkan senjatanya,
Clekk....
Jlebb....
Aghhhhh......
Orang itu teriak kesakitan, yaps DroAx itu mengeluarkan racun yang akan menuju dalam hitungan 5 detik bahkan racun itu langsung menjalar keseluruh bagian sarapnya. Mereka cukup kaget tentang apa yang dilihatnya, orang yang tadi dibidik laser tadi sudah tidak bernapas bahkan cairan putih keluar dari mulutnya.
"Itu salah satu akibat jika ingin mengusikku" ucap Axell serta yang lain yang langsung pergi dari mansion itu tapi DroAx masih terjaga disitu mengawasi Axell serta yang lain dari belakang.
"Aku sungguh tidak percaya apa yang aku lihat, apa Axell beneran sekejam itu bahkan Arjuna pun bisa sekejam itu" batin Ivano Edrick
"Apa yang aku lihat tadi beneran Axell kenapa dia bisa sekejam itu, sebenarnya apa yang terjadi, bahkan matanyanya kenapa bisa menjadi biru pekat begitu" batin Daniel
Mereka hanya diam membisu saat melihat kepergian Axell serta yang lainnya, Antonius pun mengambil sesuatu yang tadi menempel dileher orang itu yang gak lain tangan kanannya dari Chen Wang, saat Antonius melihat yang mempel dileher di tangan kanannya dari Chen Wang tag name Atong, saat dilihat itu seperti nyamuk dan memiliki racun yang sangat bahaya,
"The Axe" ucap Antonius dan mereka pun langsung melihat
"Antoni maksudnya apa, cobalah lebih jelas" ucap Andreas Aston
"Mereka the Axe, coba kau lihat racun yang luncurkan pada Atong" ucap Antonius, saat mereka melihat racun itu yang yang memiliki logo the Axe mereka langsung diam dan tak percaya apa lagi dengan ancaman Axell yang terakhir kalau dia akan melenyapkan seluruh keturunan dari dewan darkness jika ada yang mengusiknya.
Sepulang dari mansionnya Antonius mereka langsung istirahat begitupun dengan Axell ia menguci pintu kamar dan mulia membaca buku yang ia temukan di ruangan rahasia miliki kakeknya
Saat ia baca halaman pertama itu menjelaskan kalau ciri dari the king of mafia masa depan yaitu dari keturunan murni para mafia yang tergolong dalam dewan darkness, bahkan disitu juga menjelaskan kalau ciri utama sang king itu memiliki mata biru pekat serta kilat biru pada bola matanya. Axell nampak diam sejenak
"Apa kemungkinan besar kalau aku adalah sang king, apa mungkin" ucap Axell dan ia pun meneruskan kehalaman selanjutnya
“ seorang king mafia masa depan ia memiliki bola mata khusus seperti bewarna biru pekat bahkan kilat biru, bola mata itu berbeda dengan bola mata aslinya bahkan ia muncul ketika sang pemilik tidak bisa mengontrol emosinya. bukan cuman itu sang king juga memiliki aura yang sangat tak biasa ketika menghadapi musuh ataupun ia sedang marah bersamaan dengan biru pekat bukan cuman itu sang king juga memiliki aura yang sangat tak biasa ketika menghadapi musuh ataupun ia sedang marah bersamaan dengan biru pekat ataupun kilat biru yang berada dibola matanya ”