
"Untuk apa" ucap Aston yang masih penasaran
"Sebaiknya kau tanya saja sama tuan Antoni dari pada disini kau menggangguku saja" ucap Nickolas
"Huh...baiklah aku akan pergi" ucap Aston yang langsung pergi, Aston pun langsung masuk ke ruangan kerjanya Antoni
"Antoni kenapa kau rekut anggota baru Black Eagle, kau membelinya dari komandan Zero" ucap Aston yang langsung duduk di sopa yang berada di ruangan Antonius
"Iy, aku membelinya dari komandan Zero" ucap Antonius yang masih pokus pada laptopnya begitu pun dengan Daniel dan Lucifer yang masih pokus dengan pekerjaannya.
"Untuk apa kau nambahkan lagi anggota black Eagle, bukankah kau juga di lindungi oleh the Secreat kenapa malah memperbanyak anggota black Eagle" ucap Aston
"The Secret pasukan milik dewan, dan Black Eagle adalah pasukan milikku, tujuanku memperkuat black eagle, untuk menyerang balik black eyes, setelah apa yang mereka lakukan pada putraku Aston, mereka telah membunuh putraku dan nyawa harus di bayar dengan nyawa" ucap Antonius penuh kebencian
"Aku akan menyerang markas mereka setelah pasukanku benar benar cukup kuat, dan aku akn membunuh affroad dengan tanganku sendiri" ucapnya lagi
"Terserah kau saja Antoni dan aku juga akan mendukungmu untuk membalaskan dendammu pada Affroad" ucap Aston
"O iya aku kesini mau memberimu kabar bahwa Dewan Darkness akan mengadakan pertemuan untuk menggantikan kursi nyonya Gueenci di Dewan Drakness" ucap Aston
Antonius nampak berfikir sejenak, dan ia pun beranjak dari duduknya "aku akan datang, kapan pertemuannya di adakan" ucap Antonius
"Minggu depan, di Amsterdam Belanda, ku harap kau datang" ucap Aston
"Pasti aku akan datang, apa kau tau siapa yang akan menjadi calonnya"ucap Antonius
" Demas Julius mafia asal Demark, dan juga Liu Joong mafia asal Tiongkok, tepatnya adik dari tuan Chen Wang"ucap Aston
"Apa kau yakin Liu Joong yang akan menggantikan posisi Nyonya Gueenci, setauku dia mafia biasa, sedangkan Demas Julius aku sangat mengenalnya" ucap Antonius
"Ntahlah aku juga tidak mengetahuinya soal itu, kenapa tuan Liu Joong ingin sekali menggantikan kursi nyonya Gueenci" ucap Aston, saat mereka berbicara serius mengenai anggota dewan yang baru tiba tiba saja Daniel angkat bicara
"Tuan Antoni, ada keganjalan dalam bisnis senjatamu" ucap Daniel yang masih pokus pada Laptopnya
"Apa maksudmu Daniel" ucap Antonius
"Gini tuan maksud Daniel itu, ada orang yang mencoba main main denganmu sehingga bisnis senjatamu kini ada penurunan" ucap Lucifer yang membenarkan penjelasannya
"Iya tuan, dan saya rasa ini orang dalam yang melakukannya" ucap Daniel
"Cepat cari tau siapa orang yang ingin bermain main denganku, bawa kehadapanku, dan kau suruh Diegow dan Mark menyelidikinya kasus ini, aku gak mau buang buang waktu untuk hal ini" ucap Antonius geram
"Huh...seperti orang itu udah bosan untuk hidup makannya dia cari masalah denganmu Antoni"ucap Aston sambil menuangkan wine pada gelas
"O iya Antoni bagaimana dengan keponakanku apa kau sudah menemukan keberadaan Axell " ucap Aston santai, tiba tiba saja hawa di ruangan itu berbeda
"Dasar tuan Aston kenapa dia membahasnya sih" batin Lucifer
Aston yang merasa hawa dingin ia tau apa yang terjadi "ok ok..aku gak akan membahasnya" ucap Aston.
Sementara Di China tepatnya di camp the Army Axell di latih keras oleh komandan Zero, bahkan selama 4 bulan ini Axell lebih tangguh ia bisa menghindar beberapa serangan, setelah kejadian di temukannya Axell di bawa ke China untuk melakukan pengobatan karna selama di pelatihan di camp yang berada di California tepatnya 1 minggu setelah di temukan Axell oleh anggota the Army Axell di bawa ke China oleh Komandan Zero dan nyonya Rane, bisa terbangun dari komanya selama 1 bulan dan ia kehilangan banyak memorinya.
"Arsen, ku lihat sekarang kau banyak perubahan, bahkan sekarang kau lebih tangguh Arsen" puji Komandan Zero pada Axell
"Terima kasih Ayah tapi kau gak perlu memujiku seperti ini, ini semua berkat kau yang terus membimbingku, aku berjanji jika suatu saat aku dapat mengingat semua ingatanku aku gak akan melupakan kebaikanmu ayah" ucap Axell yang menatap Komandan Zero penuh Arti
"Kau gak perlu pikirkan itu Arsen, bagiku kau udah seperti putraku sendiri" ucap Komandan Zero
"Sebaiknya kau sudahi permainanmu, kau cepat istirahat besok ayah dan ibu akan mengajakmu ke Jerman" ucap Komandan Zero
"Untuk apa kita ke Jerman apa kau ada kerjaan disana" ucap Axell
"Ada hal yang perlu kau tau, tapi sebelum itu kau persiapkan dirimu terlebih dulu" ucap Komandan Zero yang melangkahkan kakinya menjauh dari Axell, Axell hanya bingung dengan ucapannya.
"Apa maksud dari pak tua itu, huh...selalu saja bikin aku penasaran" ucap Axell yang langsung pergi dari tempat yang tadi.
Axell pun pergi kekamarnya untuk bersih bersih bersih, setelah itu ia ikut makan malam bersama keluarga barunya.
"Selamat sore" ucap Axell yang langsung duduk di sebelah nyonya Rane
"Ayah ibu kemana Ivan, apa dia gak ikut makan bareng kita" ucap Axell, yaps Axell dan Ivano cukup dekat, Ivano selalu Mengajarkan Axell dalam bersenjata dan juga memanah yang baik.
"Ivan udah pulang ke Belanda dia harus menggurusi bisnisny" ucap nyonya Rane
"Kau gak perlu sedih Arsen, jika kau kangen pada Ivan kau bisa menelponnya sampai puas" ucap Elizabeth
"Aku tidak kangen dengannya kak, dia sudah berjanji padaku akan mengajakku berburu" ucap Axell, hal itu yang membuat nyonya Rane tersedak
Uhuk...uhuk..
"Ini minum dulu, kalau makan pelan pelan" ucap Komandan Zero yang menyodorkan minumannya pada nyonya Rane
Nyonya Rane menerima gelas yang berisi minuman itu "terima kasih Zer" ucap nyonya Rane dan langsung meminumnya.
"Arsen apa saja yang Ivano janjikan padamu" ucap nyonya Rane
"Ivan hanya mengajakku berburu, dengan mengunakan panah bu" ucap Axell yang terlihat anusias ketika Ivano mengajaknya memburu