
"Sejak kapan ruangan ini ada disini Axe" ucap Daniel, yang bertanya pada Axell
"Sudah lama sih, ruangan ini untuk meretas semua jaringan rahasia" ucap Axell
"Bisa dibilang ini pusat komando king" ucap Rezan
"Iya, dulu ini pusat komando, tapi nanti pusat komando akan di pindah ke Amerika sebagai markas utama yang baru" ucap Axell yang membuat mereka cukup kaget pas Axell bilang markas The Axe akan dipindahkan ke Amerika
"Serius king markas utama akan dipindahkan ke Amerika" ucap Darel yang tampak masih ragu.
"Iya markas utama akan dipindahkan ke Amerika, dan markas di Singapure akan kujadikan markas untuk uji coba melatih the Axe, tapi markas yang di Amerika lagi masa renovasi mungkin 2 atau 3 bulan lagi kita akan pindah ke Amerika sebagai pusat utama The Axe" ucap Axell dan mereka pun mengangguk mengerti.
Mereka cukup lama berbicara yang nampak begitu serius, dan sampe akhirnya malam pun tiba mereka bisa istirahat setelah pekerjaan selesai mereka tidur cukup larut bahkan Daniel juga membantu Axell menjalankan misinya
"Besok aku akan memulai menjalankan misiku, dan akan pergi ke Madrid besok, dan disana juga aku sudah menyiapkan mansion" ucap Axell ditengah tengah sarapannya
"Kau akan pergi sama siapa ke Madridnya Ax" ucap Daniel sambil menyantap sarapannya
"Aku akan pergi dan tinggal sama beberapa anak buahku, Calvin, Zico, Eric dan Thomi yang akan ikut denganku, disana juga udah ada anak buahku Jhonatan dan David yang ditugaskan untuk berjaga disana" ucap Axell
"Dan kalian tetap kembali ke Singapure untuk bantuin Candra dan Daren yang mengurus perusahaanku dan juga markas"sambungnya lagi
" apa tugasku udah selesai disini king"ucap Darel, yaps Darel memang ditugaskan untuk menjaga dan mengawasi Kimberly selama ia tinggal di Indonesia
"Kau kembali kemarkas saja, tugasmu disini udah selesai dan juga Kimberly sudah kembali ke Jerman jdi kau bisa kembali kesingapure" ucap Axell,
"Dan kau Daniel, aku cukup mempercayakan kau untuk menjaga rahasia ini, jadi lindungi daddyku" ucap Axell dan diikuti anggukan oleh Dainel
"Aku akan menjaga daddymu Ax, daddymu udah seperti kakak bagiku jadi kau jangan khawatir" ucap Daniel,
"Jangan pernah menghubungiku, kecuali aku yang menghubungimu" ucap Axell memperingati Daniel
"Aku mengerti" ucap Daniel,
Siangnya Daniel kembali ke Rusia dengan mengunakan pesawat milik umum agar tidak ada yang mencurigainya.
Sementara Axell ia segera kembali ke Singapure bersama anggota the Axe lainnya dengan menggunakan pesawat jet milik the Axe, dan setelah sampai di markas Axell langsung disambut oleh anggota the Axe, terlihat rona bahagia dari anggota The yang mengetahui kalau king mereka masih hidup, karna dulu mereka mendapat rumor kalau king Ax tewas dalam ledakan di Amerika.
"Selamat datang dimarkas king Axe" ucap mereka barengan yang berjejer memberi sambutan pada king mereka.
Axell hanya melewati para The Axe, The Axe memang sudah tau kalau king mereka sangatlah dingin dan juga misterius apalagi dengan aura dinginya yang seakan akan mau membunuh itu yang ditakutkan oleh The Axe
Dari jajaran The Axe gak ada yang berani menghianati King Axe karna mereka takut dengan ancamanya, bahkan King Axe juga bisa cepat mengetahui siapa yang berkhianat dalam kubunya.
Axell Rezan dan Darell mereka segera menemui Calvin, Zico, Eric, Thomi dan juga beberapa jajaran penting di The Axe.
"King Axe" ucap mereka yang langsung menghampiri Axell
"Besok kita akan berangkat ke Madrid, kalian persiapan semuanya" ucap Axell dingin ia pun langsung duduk dan menuangkan podka kedalam gelasnya
"King ko buru buru gitu sih pergi ke Madridnya" ucap Thomi
"Iya king ko buru buru banget lagiankan king juga baru nyampe dimarkas" ucap Zico yang langsung mendapat tatapan tajam dari Axell.
Axell langsung menaruh gelasnya
Trak....
"Kalian 3D ikut ke Madrid ajak anggota kalian" ucap Axell dingin, kali ini moodnya Axell lagi kurang bagus jadi para anggota the Axe yang kena sempot king mereka.
"Iii....iya king" ucap 3D barengan
"Kalian semua tetap dimarkas" ucap Axell datar
"Tapi king" ucap Eric, namun Axell mau ngacuhkan ucapannya
Axell langsung pergi kekamarnya, dan ia pun mengirim pesan pada 3D Dendrick, Darell, dan Daren
“Nanti malam kita berangkat keMadrid, kasih tau para anggota kalian, gak usah kasih tau yang lain selain 3D dan anggota kalian, persiapkan“
Itulah pesan yang Axell kirimkan pada anggota yang akan ikut dengannya ke Madrid.
Tepat tengah malam Axell serta anggota yang ikut dengannya berangkat ke Madrid, tanpa sepengetahuan dari Eric dan juga Calvin, Axell pergi ke Madrid dengan menggunakan pesawat jet milikinya,
Ketika dalam perjalanan ke madrid Axell tak banyak bicara ia hanya menandang lurus kearah jendela, pikirannya kemana mana karna tidak dalam keadaan baik, bahkan 3D saja tidak berani berbicara karna takut kena marah sang king mereka.
"King apa kau tidak istirahat aja dulu, perjalanan ke madrid masih lama, sebaiknya kau istirahat" ucap Daren yang memberanikan dirinya berbicara dengan sang king
"Kau saja istirahat" ucap Axell datar
"Apa perlu saya ambilin wine atau podka untuk menemani king" ucap Daren lagi
"Boleh, dan jika kau gak istirahat kau temeninku minum disini" ucap Axell, dan Daren pun hanya mengangguk
Daren pun mengambil wine serta wisky, setelah itu ia pun menghampiri Axell yang tengah duduk dikursi penumpang
"Ini king" ucap Daren yang menuangkan podka pada gelas, Axell pun menerimanya.
"Apa king ada masalah, sorry kalau saya ikut campur" ucap Daren, dan gak lama Darel dan Dendrick menghampiri Axell dan Daren
"King, keadaan dimansion aman, dan gak ada yang mencurigakan juga anggota kita yang tugas menjaga dimansion mereka bilang saat ini mansion masih aman, selama dalam pengawasan kita" ucap Darel yang ditugaskan untuk memantau keadaan mansion.
"Dan menurut mata mata kita juga tuan Dallen tidak mencurigai kalau kita sedang memata matainnya, dan salah satu anggota kita berhasil masuk jadi agen mata mata dari sniper terbaik dari dalam kubu kita king" ucap Dendrick dan dibalas anggukan oleh Axell