The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 74 temui Kimberly 3



Axell hanya tersenyum tipis kearah kimberly


"Bams suruh orang orangmu membuang mayat ini dan sterilkan tempat ini" ucap Axell yang menyuruh bams


"Sebaiknya kau buka jaketmu Ax" ucap Valden, dan Axell membuka jaketnya, Kimberly cukup kaget karna ada 2 luka yang sama ditangan kanannya yang tertutup kain kasa dan plester bahkan kain kasa yang berwarna putih kini berwarna merah akibat darah yang keluar dari luka tembak,


Valden mengeluarkan alat alat dari dalam tasnya, dan membersihkan bekas darah yang keluar bahkan kedua sahabatnya Kimberly mereka hanya menutup mata gak berani melihat lukanya Axell,


"Apakah itu sakit Ax" ucap Kimberly khawatir, Axell hanya tersenyum tipis


"Sebaiknya kamu duduk disini, aku masih merindukanmu" ucap Axell dengan suara yang cukup serak


"Tapi..." ucap Kimberly yang terpotong


"Sudahlah nona turutin saja kemaunya Axell" ucap Valden yang masih mengeluarkan peluru dari jaringan kulit


Kimberly duduk dipangkuannya Axell, Axell yang memenang erat tangannya Kimberly,


"Maafkan aku kim, karna telah mengingkari janji tapi ada alasan kenapa aku mengingkari janji itu" ucap Axell


"Sudahlah jangan dibahas lagi aku udah lupain janji itu ko" ucap Kimberly sambil tersenyum tipis


"Jadi dia ini Axell yang pernah kau ceritakan Ly" ucap Reina pada Kimberly dan dibalas anggukan oleh Kimberly


"Pantas saja Lily sangat mencintainya oranganya saja mirip seperti pangeran gini" ucap Violetta


"Jika kau mau nona masih banyak stok pria yang tampan dalam jajaran Axell" ucap Valden sambil terkekeh


"Benarkah" ucap Violetta


"Untuk apa aku harus berbohong" ucap Valden santai


"Axell apa kau akan tinggal lama disini" ucap Kimberly, namun Axell ia malah memalingkan wajahnya menatap Valden


"Aku hanya tinggal beberapa hari disini ada misi yang harus aku selesaikan" ucap Axell bahkan Kimberly terlihat menundukan kepalanya


"Kamu jangan sedih, jika misiku telah selesai aku akan segera kembali" ucap Axell yang mencium keningnya Kimberly


"Sebenarnya apa yang kau lakukan Axell, dan kenapa " ucap Kimberly yang ucapannya terpotong


"Jika sudah waktunya aku akan menceritakan semuanya tapi untuk sekarang aku tidak mengatakannya, maaf... Ini terlalu sulit untuk ku jelaskan, dan ada yang kutakutkan jika nanti nyawamu jadi incarannya" ucap Axell dan Kimberly mengangguk mengerti


"Sebaiknya kita pulang yah Ly" ucap Reina


"Kimberly akan pulang bersamaku dan buat kalian Violeta dan juga Reina kalian pulang diantarkan Valden" ucap Axell


"Dari mana kau mengetahui nama kami, kami saja tidak terlalu memgenalmu" ucap Violetta bingung


"Bukan Axell namanya kalau ia gak tau apa saja yang dilakukan kekasihnya bahkan dia juga tau kalau nona Kimberly dekat dengan seorang pria" ucap Valden, Axell pun menatap tajam Valden


"Gak usah Ax aku pulang bareng mereka saja" ucap Kimberly


" tapi tanganmu gimana"ucap Kimberly


"Aku baik baik saja, jadi aku yang akan mengantarmu pulang kerumah komandan Zero dan Nyonya Rane dengan aman" ucap Axell, dan Kimberly hanya mengangguk.


"Valden anterin mereka kau bawa mobilkan" ucap Axell pada Valden


"dan kau Bams keluarin mobilku yang dulu pernah ditaro disini" sambungnya lagi


Valden pun mendekati Axell dan mengatakan sesuatu


"King markas utama diserang" bisik Valden


"Dugaanku benar hari ini mereka menyerang balik markasku" ucap Axell dengan tersenyum devilsnya


"Dari mana kau tau Ax, secepat itu kalau markas utama akan diserang" ucap Valden


"Hey Valden kau hidup dari jaman hah, kau kira aku bodoh apa, aku tau mereka akan menyerang balik markasku makannya aku bikin markas baru untuk menampung anggota baru" ucap Axell


"Aku cuman mau lihat setangguh apa mereka tanpa aku yang harus ikut turun tangan, dan Eric serta yang lain aku udah peringatin buat penyerangan hari ini" ucap Axell


"Kapan" ucap Valden penasaran


"Kemarin" ucap Axell santai lalu ia duduk disebelahnya Kimberly sambil memunggu mobilnya


"Wow kau terlalu gercep, pantas saja musuhmu sering memanggilmu dengan sebutan Arjuna Devils, atau Dangerous Devils dan terkadang kau sering berwujud seperti malaikat" ucap Valden, namun Axell hanya tersenyum simik


Tak lama Bams menghampiri Axell dan mengatakan sesuatu


"King mobil sudah siap" ucap Bams, Axell pun bangkit dari duduknya dan mengambil ponselnya karna ada notif dari Daniel,


Kedua sahabatnya Kimberly hanya diam mereka cukup takut dengan Axell, apalagi melihat dibelakang punggung Axell menaro 2 pistol yang berbeda, mereka semakin pucat apalagi senyum Axell saat Valden membisikan sesuatu pada Axell dengan senyumnya yang bikin mereka mengidik ngeri,dan saat Kimberly pergi ketoilet dan Axell yang menyadari hal itu lantas ia mengatakan sesuatu


"Jangan pernah mengusikku, atau mengatakan sesuatu tentangku pada orang lain maka nasibmu akan sama seperti mereka, lupakan kejadian tadi jika kalian masih ingin bernapas" ancaman Axell, Axell yang melihat kedua sahabat dari Kimberly yang wajahnya makin pucat karna ketakutan dengan ancaman ia hanya tersenyum miring


"Heyy... Aku hanya becanda kau jangan terlalu formal denganku tapi jika kalian benar melakukan itu ya mungkin aku akan menjadi malaikat pencabut nyawamu " ucap Axell


"Sudahlah lupakan, yang kalian jangan teralu serius dengan ucapanku" ucap Axell, bahkan mereka kini bisa bernapas lega


"Huh....kami kira kau benaran mengancam kami tuan muda" ucap Violetta yang bernapas lega


"Hey kenapa kau panggil aku dengan sebutan tuan muda, aku bukan tuanmu panggil saja namaku Axell, atau Stevano" ucap Axell


"Mmm baiklah kami akan memanggilmu dengan sebutan dari namamu" ucap Reina


"Aku cuman mau bilang kalian jagain Kimberly jangan sampai terlalu dekat dengan pria lain selama aku tidak ada disampingnya" ucap Axell


"Percayakan sama kami, kami bisa jadi bodiguardnya tapi dengan satu syarat kau perkenalkan temanmu untukku, aku sudah bosan melihat pria pria disini" ucap Violetta