The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 103 kecewa



Axell membawa Kimberly dengan keadaan mabuk ke mansion komandan Jero bahkan Axell terlihat marah dan tak percaya dengan kekasihnya, Axell hanya menatap sendu kearah kekasihnya itu.


"aku sangat kecewa dengan kamu Kim, aku kira kamu bisa menjaga dirimu sendiri tapi ternyata...."ucap Axell sambil tersenyum getir kearah Kimberly


"itu yang aku takutkan jika kamu terus bersama pria itu, dan aku tidak tau apa pria itu menidurimu seperti dengan ucapannya, kalaupun iya, aku sangat kecewa denganmu Kim..."ucap Axell yang terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,


reaksi dari kimberly mulai menjadi bahkan Kimberly kali ini benar benar lepas ******, bahkan Kimberly hampir membuka bajunya sendiri dengan ******* kecil yang keluar dari mulutnya.


Axell pun menghentikan lajunya saat Kimberly mendekatinya bahkan Kimberly langsung mencium Axell dengan begitu agresif, karna emosi Axell yang belum reda bahkan bayangan saat Kimberly bersama laki laki itu menghampiri pikirannnya. Axell pun langsung melepaskan Kimberly dan mencari sesuatu dari dalam dashboard mobilnya, setelah barang itu ketemu Axell menyuntikan cairan itu dilengannya Kimberly.


sesampainya dimansion mewah milik Komandan Jero dan nyonya Rane, Axell hendak masuk kedalam kawasan mansion dan mobilnya langsung dihentikan oleh pengawal dari komandan Jero.


"anda siapa dan ada keperluan apa datang kesini"ucap pengawal dari komandan Jero yang menghampiri mobilnya Axell.


"bilang sama komandan Jero dan nyonya Rane saya Stevano ingin menemuinya"ucap Axell dingin dengan nada penuh penekanan.


"Stevano...."ucapnya lagi dan gak lama seseorang menghampiri mobilnya Axell


"tuan Arsen, silahkan masuk biar kami memanggilkan komandan Jero dan nyonya Rane"ucap pengawal yang satunya lagi yang menghampiri mobilnya Axell


"dia siapa"ucap pengawal itu yang pertama kali menghampiri mobilnya Axell


"dia tuan Arsen putra angkat nyonya Rane dan Komandan Jero, sebaiknya kau bilang mereka sebelum tuan Arsen marah, dan sepertinya akan ada sesuatu lihat saja tuan Arsen seperti sedang marah besar"ucap pengawal itu dan pengawal yang satunya lagi hanya menganggukan kepalanya dan kini menemui komandan Jero dan nyonya Rane.


Axell langsung masuk dengan mengendong Kimberly ala bride style, setelah itu Daren langsung masuk kedalam mansion komandan Jero, saat masuk kedalam mansion mereka tengah makan malam mereka juga cukup kaget dengan kedatangan Axell yang membawa Kimberly


"Arsenn.....Lily kenaapa"ucap nyonya Rane dan Axell tidak menjawab dan malah membawa Kimberly kedalam kamar tamu.


"Arsen.... ada apa dengan adikku"ucap Elizabeth yang juga berada disana


"Arsen..."ucap Komandan Jero dengan nada tegasnya karna Axell tak mau menjawab ucapan dari mereka.


"apa yang kau lakukan pada putriku"ucap nyona Rane yang menatap tajam kearah Axell, apalagi kondisi Kimberly yang cukup menghawatirkan dengan rambut yang cukup kusut, apalagi kancing baju kimberly yang terlepas, bukan cuman itu ada tanda merah dilehernya Kimberly.


"apa maksudmu...apa ini caramu setelah membuat putriku begini lalu membuangnya"ucap nyonya Rane marah


"jangan pernah coba coba mempermainkan putriku Axell"ucap komandan Jero marah


"disini aku yang dikhianati putrimu dan sekarang kalian menyalahkanku, benar benar gila"ucap Axell


"apa maksudmu..."ucap nyanya Rane


"kau memang gak tau balas budi, sudah dulu kami menolong serta merawatmu dan sekarang kau membuang adikku, kau memang pria brengsek"ucap Elizabeth


"kau bilang aku tak tau balas budi, kejadian ini udah impas"ucap Axell


"impas katamu, dengan membuang adikku begitu"ucap Elizabeth


"dengar!, Kimberly begitu karna teman prianya yang sudah menidurinya bahkan aku saja kekasih tidak pernah ada niatan merusaknya tapi teman prianya yang selalu dianggap baik oleh Kimberly justru menghancurkannya, dan kalian semua tau kalian menolongku itu balas budi kalian karna yang pernah menyelamtkan putramu, dan sekarang kalian menganggapku tak tau balas budi begitu..."emosi Axell yang sudah tak bisa dikontrol lagi


"kalau bukan karna Juna mungkin aku sudah membiarkan putrimu bersama pria itu dan juga karna penghiantan putrimu mungkin aku sudah meledakan mansionmu mu ini"ucap Axell dengan emosi yang meledak ledak.


"apa maksudmu Axell"ucap nyonya Rane


Axell baru sadar dengan apa yang ia ucapkan tadi, Axell pun hendak pergi namun tangannya langsung ditahan oleh Elizabeth


"cepat katakan apa maksudmu Axell, kalau tidak aku akan membunuhmu"ancam Elizabeth, bukan Axell namanya kalau ia takut dengan namanya ancaman, Axell hanya tersenyum simik kearah Elizabeth.


"aku yang akan membunuh Arjuna lebih dulu sebelum kau membunuhku, jangan pernah bermain main denganku atau satu persatu keluargamu tewas ditanganku, kau tau Eliza putramu akan jadi target utamaku jika kau cari malaslah denganku, karna apa ayah dari putramu yang satu orang yang membuat aku kehilangan mommyku"ucap Axell dengan nada dinginnya, mereka hanya diam terpaku dengan ucapan Axell, bahkan kini Axell terlihat seperti iblis yang baru bangun dengan mata tajamnya bahkan bolanya kini berubah menjadi biru pekat dan juga kilat merah menghiasi bola matanya, Elizabeth pun langsung melepaskan cengkamannya dari tangannya Axell dan Axell pun langsung pergi.


Axell langsung masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Axell pun menghubungi seseorang


"suruh orang yang menjaga Kimberly menghadapku besok dimarkas utama"ucap Axell dengan nada dinginya, Axell pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, hari ini hari yang melelahkan bagi Axell, Axell pun melajukan mobilnya menuju apartment sedangkan casino yang sudah ditandai Axell tepat ditengah malam akan ada pesta kembang api, tanpa harus mengotori tangannya untuk menghabisi orang orang yang sudah menganggu sahabatnya itu.