The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 66 pernikahan Antonius Timofey



Setelah acara ucap janji sepasang suami istri, dan kini acara pesta pernikahannya, pernikahan ini cukup mewah dan digelar dimansionya hanya anggota dewan darkness serta keluarga yang diundang dan juga seluruh dari jajaran Antonius Timofey.


"Semoga kau bahagia dad" batin Axell yang melihat acara resepsi pernikahan sang daddy


"Axell andai saja kau ada disini pasti hari ini hari paling bahagia karna daddy bisa menikahi Theresa wanita pilihanmu untuk daddy, walaupun awalnya daddy tak menyukai Theresa tapi seiring berjalannya waktu daddy mulai menerima kehadirannya, galvi semoga kau merestui pernikahan ini" batin Antonius


"Apa kau memikirkan Axell Antoni" ucap Theresa yang melihat raut wajah sedih diwajah suaminya itu.


"Iya, seandainya Axell ada disini pasti hari ini hari paling bahagia dihari pernikahan ini" ucap Antonius,


Sementara dilain tempat Calvin, Zico, Thomy, dan Eric baru saja menyelesaikan tugas mereka memasang camAx dan mereka ikut berbaur dengan para tamu diaula, Eric berpisah dengan yang lain karna ia mau melihat orang tuanya, yang selama ini ia rindukan bertahun tahun Eric meninggalkan keluarga ada rasa kangen didirinya tapi ia menepisnya karna mungkin orang tuanya berpikir kalau dirinya udah tewas


"Ayah, Ibu juna kangen sama kalian apa kalian juga merindukan Juna" batin Eric yang memperhatikan orang tuanya yang sedang bercengkrama, saat Eric membalikan badannya ia gak sengaja menabrak Ivano


Brukk....


"Sorry saya gk sengaja" ucap Eric, namun saat melihat siapa yang ia tabrak itu merasa kenal


"Ivan" ucap Eric bahkan saat Eric menyebut nama Ivano banyak yang melirik kearahnya


"Kau..." ucap Ivano yang merasa kenal dengan orang yang tadi menabraknya


"Sebaiknya kita jangan bicara disini cukup bahaya" ucap Eric yang mengajaknya nenjauh dari tempat itu.


Ivano hanya menuruti perintah Eric, bahkan ia merasa kalau yang didepannya itu bukanlah Arjuna yang ia kenal.


"Ini beneran kau kan jun" ucap Ivano yang terlihat gak percaya, Eric melepaskan maskernya agar Ivano bisa mengenalnya.


"Jangan panggil nama itu, panggil namaku Eric biar gak ada yang mencurigainya" ucap Eric yang memasangkan lagi maskernya


"Mmm baiklah, kamu ko bisa ada disini Rik, bagaimana caranya kalian masuk, diluar mansion penjagaan sangat ketat apalagi dengan kau yang memakai masker seperti ini" ucap Ivano yang mulai bertanya


"Ini cukup mudah bagi kingAx, apalagi dia punya orang dalam disini dan tentu saja itu hal mudah baginya" ucap Eric, dan dibalas anggukan oleh Ivano


"Apa kingAx ada disini" ucap Ivano yang menanyakan Axell


"Iya, kingAx ada disini dia mau melihat ayahnya bersanding dengan wanita pilihannya untuk menemani ayahnya, sebelum king Ax melanjutkan misinya" ucap Eric bahkan Ivano menangkap aura Eric yang sekarang berbeda dia lebih terlihat sangat kejam dibandingkan sebelumnya


"Sebaiknya kita segera pergi dari ini sebelum ada yang melihatnya, kau jangan khawatir cctv disini dalam kendai kingAx" ucap Eric yang langsung pergi dari tempat itu


"Kau banyak berubah jun, aku senang liat perubahanmu seenagknya bisa membantumu melindungi dirimu sendiri sebelum melindungi orang lain" batin Ivano


"Ax aku senang kau bisa merubah Arjuna yang sekarang dia terlihat lebih kejam dibandingkan sebelumnya" batin Ivano


Brukkkk....


"Akhhh kau ini bisa gak bisa sih jalannya pake mata" ucap thomy yang gak melihat kalau yang menabraknya adalah ayahnya


"Mampus" batin Thomy


"Suara itu seperti tak asing bagiku" batin Caesar Thomas.


"Pak tua bisa kau sedikit sopan dengan kau meminta maaf begitu, kau sudah mengotori bajuku pak tua"ucap Thomy ia berbicara lebih sedikit tenang karna ia gak mau orang orang menyadari keberadaannya, namun Caesar Thomas hanya diam


"Cuiihhhh...sungguh angkuh sekali kau pak tua" ucap Thommy


"Sekali lagi kau sebut saya pak tua saya pastikan peluru melayang dikepalamu" ucap Caesar Thomas yang tersulut emosi


"Sebelum pelurumu melayang dikepalaku maka peluru racunku lebih dulu melayang dadamu pak tua" ucap Thomy yang langsung pergi


"Berani sekali anak itu, dan siapa dia kenapa penampilan dia sangat mencurigakan, apa Antonius mengundangnya tapi mana mungkin bukannya penjagaan didepan sangat ketat"ucap Cesar Thomas yang berbicara sendiri dan Luise Imanuel menghampiri Caesar Thomas


"Kau kenapa Thomas, aku lihat kau sedang berdebat dengan orang" ucap Luise Imanuel


"Iya, dia pria misterius aku juga heran kenapa orang itu bisa masuk kedalam mansion ini" ucap Caesar Thomas


"Iya aku juga melihatnya, pria itu memakai baju serba hitam bukan" ucap Luise Imanuel


"Iya kau benar" ucap Caesar Thomas


Sedari dari Calvin dan Zico memperhatikan mereka berbicara


"Sepertinya mereka mencurigai kita Zic" ucap Calvin pada Zico


"Kau benar vin, sepertinya karna ulah bodoh Thomy itu" ucap Zico yang ikut memperhatikan mereka


"Kita terus awasi mereka jangan sampai mereka mencurigai kita" ucap Calvin dan dibalas anggukan oleh Zico


Sementara Axell ia menemui Cyla adik sambungnya ia menemui diam diam tanpa diketahui oleh jajaran Antonius, Cyla yang kini dijaga ketat oleh Nickolas, Mark, Lucifer, Daniel serta Diego.


"Bagaimana aku bawa Cyla" ucap Axell mengambil ponselnya saat hendak mengirim pesan tak sengaja ketemu Aston.


"Kau siapa kenapa kau ada disini, apa Antonius tidak memperketat pertahanannya sampe sampe pria misterius berani masuk" ucap Andreas aston


"Aku tidak ada urusan denganmu tuan Andreas Aston" ucap Axell yang menekan nama Aston gak lama seorang wanita cantik menghampiri Axell, yaps dia adalah seorang sniper terbaik di dalam kubu the Axe dan Axell mengajak 2 orang Sniper untuk membantunya dengan dibantu oleh Daniel untuk masuk melalui undangan. Sniper itu ialah Astrid seorang Sniper berbaik dalam kubunya ialah seorang capten bagi Sniper wanita dalam kubu the Axe dan juga Gladis sniper yang ikut bersama Astrid