
mereka cukup kaget dengan keputusan Axell ysng tiba tiba menyuruh anggotanya untuk melakukan pertempuran itu,
"Apa kita akan membawa seluruh anggota Diamord devils King" ucap Jordan
"Tidak, aku hanya akan membawa sebagian dari anggota Diamord devils, aku sudah memilihkan anggota yang akan ku bawa dalam pertemuan nanti" ucap Axell, mereka cukup kaget, pasal anggota yang axell tunjuk waktu itu hanya sekitar 25 anggota
"Apa kau becanda king, kita hanya membawa 25 anggota" ucap Gallen yang tak kalah terkejut
"Tentu, aku gak pernah becanda dengan ucapanku" ucap Axell santai, mereka heran dengan jalan pikir king mereka, dan bagaimana bisa mereka melakukan penyerangan dengan hanya membawa 25 anggota. Apalagi ini pertarungan pertama mereka
"Tapi bagaimana bisa king, sama saja kita mengantarkan nyawa kita pada musuh kita king" ucap Andrew yang gak habis pikir sama king mereka.
"Sebaiknya kalian ikuti saja perkataan king, apa kalian mau racun menacap dipermukaan kulit kalian sebelum melakukan misi" ucap Valden dan mereka hanya menggelengkan kepalanya
"Cobalah kalian gunakan otak kalian untuk berpikir mengunakan logika kalian" ucap Axell datar
"Terus apa yang harus kita lakukan king" ucap Ciro
"Kalian cukup pantau anggota kalian dalam berlatih, jika kalian masih bingung tanyakan pada Valden dan Xavier, aku gak suka ada yang membantah ucapanku" ucap Axell ia pun meninggalkan tempat itu, sementara Galen, Ciro, Andrew dan Jordan yang masih diliput rasa penasaran mereka pun melirik kearah Valden dan Xavier secara bersamaan
"Baiklah aku jelaskan aku tau kalian pasti belum memahami cara bermain dari king Ax bukan" ucap Valden dan diikuti anggukan oleh mereka.
"Kita pemelakukan pertarungan ini sengaja tidak membawa banyak anggota Diamord devils karna Axell sudah menyiapkan anggota lain." ucap Valden
"Anggota lain apa itu the Axe" ucap Ciro
"Bukan, Axs shadow Army yang gak lain pasukan bayangan the Axe" ucap Xavier
"Tapi kenapa king tidak membawa banyak Anggota Diamord devils bukankan itu pasukan utama" ucap Jordan
"Terlalu beresiko untuk memperkenalkan kalian kedunia luar, apalagi nanti kalian akan memakai logo the Axe untuk bertarung nanti" ucap Valden
"Diamord Devils adalah pasukan utama yang dibuat oleh tuan stevanuss jadi Axell gak akan mengambil resiko apalagi keberadaan kalian yang masih disembunyikan dari muka bumi, Axell akan memperkenalkan kalian pada saat pembantaian Five Devils nanti" ucap Valden
"Apa kau tau rencana king selanjutnya" ucap Andrew
"Ntahlah aku juga gak tau king memang cukup misterius"ucap Xavier
" kalian mungkin bisa liat layar monitor didepan kalian 5 menit lagi akan ada pembantaian di Belgia tepatnya dikota ostende"ucap Valden, ucapannya bikin Mereka berempat terkejut apalagi Axell sedang berada dikota San Marino
"Makanya gunakan logika kalian, walaupun king sedang berada disini ia masih bisa memantau anggotanya dengan menggunakan kemampuan Axred" ucap Xavier
"Jadi secara gak langsung king mengomando anggota yang akan bertarung dengan mengunakan Axred memantau dari sini untuk melancarkan pertempuran itu walaupun king gak turun langsung kemedan" ucap Ciro
"Bisa bilang begitu" ucap Valden.
"Emangnya sekejam apa sih king Ax" ucap Andrew yang penasaran dengan kekejaman Axell.
"Jika kalian ingin tau kekejaman Axell gimana, kalian bisa liat nanti pas pertempuran di Italia dan di Roma gimana kejamnya king Ax membasmi musuhnya" ucap Xavier
"nanti kalian bisa liat tayangan the Ax pasukan inti milik Axell, kalian bisa liat gimna kekejaman the Axe seperti apa bukan hanya tentang rumor doank" ucap Valden, yang melangkahkan kakinya pergi dari ruangan itu.
•sedangkan dibelgia the Axe sudah menyiapkan pasukannya untuk melakukan penyerangan sekitar 70 anggota yang ikut penbantaian dibelgia tepatnya dikota ostende.
"Apa semua pasukan the Axe udah lengkap" ucap Eric yang menanyakan hal itu pada Calvin
"Udah Ric, cuman tinggal kita tunggu perintah selanjutnya dari king" ucap Calvin. Gak lama layar monitor pun menyala terlihat Axell yang sudah siap memberikan komandonya
"Apa pasukan yang aku suruh udah kalian siapkan" ucap Axell pada dilayar monitor
"Sudah king, tinggal kita siap bertempur semua senjata juga udah kami siapkan tinggal tunggu perintah dari king" ucap Eric
"Bagus, kali ini kalian bisa ku andalkan" ucap Axell, ia pun diam sejenak
"Kita akan melakukan pertempuran ditiga arena, laut, darat dan udara, Eric, tommy dan anggotanya kalian diudara, Calvin, Zico serta Candra dan anggota kalian didarat dan untuk 3D dan anggota kalian dilaut, untuk seterusnya kalian pikirkan saja gimana caranya, aku hanya ingin tau kemampuan kalian tanpa aku yang turun tangan langsung" ucap Axell dilayar monitor
"Siap king serahkan saja sama kami" ucap mereka dengan penuh percaya diri
"Aku akan mengomando dan memantau kalian dari sini, ini bukan pertempuran kecil jadi kalian berhati hati dan untuk kalian jangan lepas earphone kalian agar aku mudah berkomunikasi dengan kalian" ucap Axell dilayar monitornya
"Siap king" ucap mereka barengan. Axell pun mematikan layar monitornya.
Hari ini mereka akan melakukan pertempuran di kota ostende Belgia, mereka sudah menyiapkan semuannya untuk melakukan pertempuran yang cukup besar dan Axell juga meyiapkan pasukan terbaiknya begitu juga Axell sudah memerintakan pasukan bayanganya untuk membantu the Axe jika posisi the Axe mulai tersudut. Axell juga tidak mengikut sertakan Rezan dan Ran karna mereka masih ditugaskan untuk mengawasi Antonius serta komandan Zero.
The Axe kini sudah berada dikota ostende mereka akan melakukan pertempuran sore hari, Eric dan Calvin mereka yang juga bisa mengunakan jaringan AxRed namun mereka gak bisa jauh mengunakan Jaringan tersebut dan itupun atas seijin Axell mengunakan jaringan tersebut.
Mereka memantau perkembangan mansion Dulax yaps Dulax adalah salah satu mafia sekutu yang cukup kuat, dan untuk kali ini Axell menyuruh anggota the Axe