
setelah hampir 2 bulan Axell, Calvin dan Zico berada di Rusia tepatnya berada di mansion sang Daddy, dan kini mereka memutuskan untuk kembali ke Amerika, tapi tidak dengan Axell ia malah pergi ke Jerman untuk menemui Valden, sebenarnya bukan hanya ingin menemui Valden saja tapi hanya ingin melihat wanita yang masih berada di dalam hatinya, ya dia Kimberly Calandra, ya... walaupun masih kecewa tapi tetap saja rasa itu tak pernah hilang dan masih merindukan sosok kekasihnya tepatnya mantan kekasihnya yang pernah mengisi hari harinya di masa lalu, walaupun wanita itu sudah mengkhianati cinta tetap saja seorang Axell tidak bisa membohongi perasaannya sendiri.
Axell berjalan kesalahan satu tempat di sana ya sebut saja tempat itu taman kota yang cukup terkenal di Jerman. Axell keluar dari dari dalam mobilnya dan berjalan kearah taman itu,
kini Axell menghentikan langkahnya dan pandangannya tertuju pada seorang wanita yang tengah duduk disalah satu kursi dengan mengelus perut buncitnya itu. Axell ia mengerutkan keningnya seakan mengenali siapa wanita itu, dan tidak lama seorang anak kecil yang sangat Axell kenal berjalan bersama seorang pria dan menghampiri wanita itu dengan membawa ice cream ditangan pria itu, bahkan ekspresi bahagia sangat terpancar dari raut wajah wanita itu walaupun sedikit aneh
"apa itu Kimberly...."ujarnya lirih sekaligus syok dengan apa yang ia lihat barusan
"Kimberly hamil, aaa...anak siapa yang dia kandung, apa itu anak dari brengsek itu, hahah.... benar benar gila, Kimberly hamil anak dari pria brengsek yang udah merebut Kimberly dariku"ujar Axell frustasi
"Axell....."ujar seseorang dengan suara yang sangat familiar di telinga Axell, Axell pun melirik sekilas kearah wanita itu dan memberikan tatapan penuh kekecewan dan Axell pun langsung pergi begitu saja, bahkan wanita itu berteriak histeris memanggil nama Axell dan sementara Axell dia meninggalkan tempat itu tanpa berbicara apapun pada wanita itu.
Axell dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan menuju ke salah satu club malam yang di kelola oleh the Axe, Axell pun berjalan memasuki club malam itu dengan wajah yang tak bersahabat
Axell dia langsung disambut oleh beberapa orang yang bekerja di bar itu yang tak lain salah satu dari anggota the Axe, Axell dia berjalan mengacuhkan orang orang yang menyambutnya dan menyuruh salah satu dari mereka mengantarkan alkohol berkadar tinggi keruangan VIP.
Axell ia meneguk habis 1 botol wine kadar tinggi, dan kini pikirannya mulai meracau dengan kenangan buruk yang terus menghampirinya bahkan penghiatan Kimberly yang lagi lagi melayang layang dipikirannya bercampur kenangan manis yang pernah mereka lewati termasuk janji janji mereka mereka yang tak ditepati Axell bermula karna tragedi ledakan di new York, dan Axell yang kehilangan sebagian memorinya yang membuatnya tak menempati janjinya.
"aghhhhhh..... brengsekkk" teriak Axell sambil mengacak acak rambutnya frustasi, Axell pun mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang
" aku gak akan biarkan Kimberly bahagia dengan pria mana pun termasuk dengan ayah dari anak yang Kimberly kandung, hahah..... Kimberly hanya milikku hanya Axell yang bisa memilikinya"ujarnya
"Kimberly aggghhhhhh..... kau buat aku gila Kimberly Calandra...." ujar Axell yang sudah mabuk berat,
"aghhhhhh.... sialan dasar brengsek"
brakkkk.....
hahah.....
Axell pun benar benar kehilangan akalnya, dan kini Axell terlihat frustasi dengan penampilan yang cukup kacau.
Axell dia melemparkan bekas botol wine itu Kedinding bahkan menimbulkan suara yang cukup mengema diruangan itu, dan sementara Axell dia hanya bisa tertawa getir meratapi kekacauan nya.
Axell pun beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan itu bahkan Axell berjalan cukup sempoyongan beberapa orang dari anggota the Axe yang hendak membantu Axell malah di marahi dan disuruh menjauh darinya
Axell berjalan kearah mobilnya dan hendak melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menerobos gelapnya suasana malam kota Jerman, dan kini mobilnya menghentikan lajunya tepat disebuah gedung apartment mewah dan Axell langsung memasuki apartment mewah itu