
Setelah Axell selesai mandi ia bergegas menemui kimberly dimeja makan, di lihatnya Kimberly sedang berada didapur menghangatkan makanan yang berada diatas meja.
"Sudah selesai mandinya" ucap Kimberly yang menyadari keberadaan Axell
"Udah" ucap Axell singkat ia pun mengambil soft drink didalam lemari es.
"Siapa yang masak ko udah ada makanan aja disini" ucap Axell yang gak tau siapa yang menyiapkan makanannya
"Kak Valden yang menyiapkannya aku hanya angetin aja makanannya" ucap Kimberly, namun Axell hanya ber -oh ria sambil pokus sama laptop yang ia bawa dari dalam kamarnya, laptop pribadinya yang sering ia gunakan namun laptop pemberian kakeknya yang ia temukan didalam peti ruang rahasia ia simpan dengan aman laptop serta barang barang yang waktu ia sempat temukan, bahkan laptop itu sudah memakai privasi keamanannya sendiri.
Axell melihat data data yang sempat dikirimkan oleh anggota the Axe serta dari tangan kanannya bahkan dari Axs shadow Army yang banyak mengirimkan data data yang belum sempat Axell periksa, namun ada data dari Daren yang orang yang ditugaskan untuk mengurus perusahaan barunya, ia pun langsung menghubungi Darren
📞bagaimana bisa perusahaan cabang serta proyek pembangunan mendapatkan masalah
📞aku juga tidak terlalu tau akar permasalahan king tapi Darel sedang menyelidiki penyebabnya sedangkan Dendrick dia turun tangan mengurusi proyek pembangunan itu king
📞kau cari tau siapa yang ingin bermain² denganku
📞kami akan menyelidikinya king
📞hancurkan saja perusahaan itu yang berani beraninya mengusiku
📞kami akan melakukannya
📞aku akan meminta Eric untuk menekan perusahaan itu, dan kalian perlu menyelidiknya siapa yang ingin bermain main denganku
📞baik king, kami akan menyelidikinya lagi setelah selesai kami akan menghubungimu lagi
📞okay, kalian selesaikan •••
Setelah Axell menutup sambungannya dengan Daren ia langsung duduk salah satu kursi
"Kenapa apa ada masalah besar" ucap Kimberly
"Sedikit, perusahaanku sedang masalah, sudalah gak perlu dipikirkan" ucap Axell
Axell pun mengajak Kimberly untuk makan bareng, mereka makan berdua dimeja makan cukup hening sampe akhirnya Kimberly membuka pembicaraan
"Ax Aku cukup penasaran hubunganmu sama uncle Aston, soalnya uncle Aston seperti mengenalmu" ucap Kimberly yang tiba tiba bicara seperti itu sampe sampe Axell tersedak
Uhukk...uhuk...
"Pelan pelan donk Ax makannya" ucap Kimberly yang menyodorkan segelas air minum
"Kenapa Kimberly tiba tiba bicara seperti itu" batin Axell
"Makasih" ucap Axell yang menerima gelas itu dan meminumnya
"Apa perlu aku menjawabnya" ucap Axell yang mematap lekat Kimberly, dan Kimberly hanya mengangguk.
"Aku memang mengenal Aston, bukankah dia seorang casanova dan mana mungkin aku tidak mengenalnya" ucap Axell namun kimberly
"Jawabmu tak seperti yang aku inginkan Ax, ayolah Ax sampai kapan kau menutupinya dari aku lama lama kamu cukup misterius Ax" ucap Kimberly yang terlihat kesal
"Okay baiklah. Aku memang mengenal Aston aku bukannya takut saat menemuinya namun untuk saat ini aku gak mau kalau Aston mengetahui keberadaanku yang sekarang" ucap Axell
"Memangnya kenapa" ucap Kimberly penasaran
"Aston adalah teman dekat dari keluargaku aku takut jika Aston mengetahui keberadaanku ia akan mengatakan pada keluargaku yang sekarang mereka belum mengetahui keberadaanku dan mungkin mereka menganggap kalau aku sudah tewas dalam ledakan saat di new york" ucap Axell yang masih mematap Kimberly
"Jadi" ucap Kimberly yang terpotong
"Iya aku bisa hidup sampe sekarang karna keluargamu yang menolongku setelah aku lolos dari ledakan itu, saat ledakan itu aku terjatuh dari jembatan dan ketinggian airnya cukup dalam jadi aku berenang sampai keujung sungai tepatnya ditengah hutan, dan the Army yang menemukanku, aku cukup berhutang budi pada keluargamu yang telah merawatku sampai akhirnya aku bisa mengingat semua memoriku yang dulu sempat hilang, aku juga hampir gila karna gak bisa mengingat semuanya, maaf aku dulu mengingkari janji kita" ucap Axell, bahkan saat Axell mengatakan hal itu Kimberly tidak melihat kebohongan dimata Axell ia berbicara dengan kejujuran.
"Kamu gak perlu minta maaf seharusnya aku yang meminta maaf karna dulu sempat gak mempercayai ucapanmu" ucap Kimberly
Axell pun menggemgam tangan Kimberly dan menatapnya
"Kimi aku mohon jangan pernah kasih tau siapapun tentang keberadaanku sama saja itu ancaman bagiku, selama ini aku menyembunyikan identitasku dan juga menutupi keberadaanku, semua ini aku lakukan untuk melindungi diriku sendiri makannya banyak yang bilang aku misterius aku gak pernah menampakan keberadaan bahkan aku perpindah pindah menyamarkan namaku itu hal biasa bagiku, pliss kim rahasiakan keberadaanku dari Aston dan juga orang orang yang mencurigaiku termasuk" ucap Axell namun ia menjeda ucapannya
"Anggota dewan" ucap Axell lirih
"Memangnya ada apa dengan anggota dewan" ucap Kimberly penasaran
"Tidak ada apa apa" ucap Axell mengalihkan pandangannya
"Axell" ucap Kimberly yang menatap Axell
"Baiklah, segini jika anggota dewan tau keberadaanku itu sangat bahaya bagiku" ucap Axell yang langsung terpotong pembicaraan oleh Kimberly
"Apa kamu seorang mafia sama seperti orang tuaku" ucap Kimberly dan dibalas anggukan oleh Axell
"Iya, makanya aku menyembunyikan identitasku dan juga keberadaanku, karna mungkin saja mereka akan mengincarku" ucap Axell
"Tapi memangnya kenapa mereka mengincarmu" ucap Kimberly yang penasaran
"Aku tidak tau, aku hanya menjalankan perintah kakekku, pliss kim rahasiakan ini dari semua orang termasuk keluargamu rahasiakan nama Asliku" ucap Axell yang memohon
"Aku akan merahasiakan setelah kamu menjelaskannya dan aku juga kemaren menyamarkan namamu pas uncle Aston bertanya soal nama aslimu" ucap Kimberly
"Menyamarkan" ucap Axell yang terlihat bingung