The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 59 menghebohkan dunia



Axell menaro ponselnya dan ia pun langsung tertidur, karna rasa ngantuk sudah menyerangnya, sementara di markas The Axe dihebohkan dengan berita pembantaian itu, bukan cuman itu saja para dewan juga dihebohkan dengan berita pembantaian itu dengan tewasnya beberapa anggota kepolisian yang sedang mengejar orang orang itu.


“selamat pagi, berita kali ini adalah berita yang sangat menghebohkan kota spanyol dengan suara ledakan yang mengetarkan wilayah Zaragoza, bahkan mansion mewah milik tuan Doke harus habis akibat ledakan yang sangat dasyat, beberapa anggota kepolisian yang hampir mencurigai salah satu anggota yang menghancurkan mansion tuan Doke semuanya tewas akibat ledakan dari bom yang sengaja terpasang. Bahkan semua aliran listrik yang berada kota Zaragoza harus mati, apakah pembantaian itu adalah perbuatan dari para mafia ataukah ada dendam pribadi pada tuan Doke sehingga ia membunuh seluruh penghuni mansion serta membantai habis mansion tuan Doke, dan pihak kepolisian dari kota Zaragoza serta Spanyol masih menyelidiki kasus ini. Sekian dan terima kasih berita selanjutkan anda bisa saksikan diacara selanjutkan”


Berita itu menghebohkan seluruh dunia dengan aksi pembantaian yang paling sadis. Seluruh markas The Axe dihebohkan dengan berita itu, Calvin dan Eric langsung menghubungi Axell namun Axell tidak bisa dihubungi, dan akhirnya Calvin menghubungi Daren dan Darel pun tidak mengetahui keberadaan king mereka.


Akhirnya Calvin, Zico, Eric dan Thommy mereka terbang ke Madrid untuk menemui Axell serta yang lain yang berada dimadrid, ketika mereka sampai dimadrid tepatnya dikota Toledo mereka segera menemui 3D dan kebetulan Alexco ada disana.


"Selamat datang dimansion" ucap para anggota the Axe yang berjaga di depan mansion


"Antarkan kami menemui 3D" ucap Calvin dingin, salah satu anggota the Axe ganterin Calvin, Eric, Zico dan Thommy keruangan khusus 3D.


"Bagaimana bisa kalian gak mengetahui Axell pergi, bukanya kalian penjagaan mansion sangat ketat" ucap Eric yang langsung to the point


"Maafkan kami, kami tau kami salah kami tidak tau kalau king pergi dari mansion" ucap Darel


"Saat itu kami baru saja melakukan penyerangan untuk mafia sekutu dan king juga gak mengatakan sesuatu untuk rencana itu dia hanya menyuruh kami pulihkan kondisi kami" ucap Daren


"Apa waktu penyerangan itu king terluka" ucap Calvin


"Kau jangan khawatir aku sudah mengobatinya, king hanya terkena luka tembak dibagian tangan kanannya" ucap Alexco yang sedari tadi mereka tidak menyadari keberadaan Alexco


"Sejak kapan kau ada disini" ucap Zico


"Aku dari kemarin disini, Dendrick yang menyuruhku kesini karna king kalian semakin gak waras dalam melakukan penyerangan" ucap Alexco


"Maksudmu apa Alexco" ucap Thommy


"Apal kalian tidak liat siaran ditv tentang pembantaian di Zaragoza apa kalian tidak tau itu yang melakukannya Axell yang sekarang jadi buruan para polisi karna aksinya yang membabi buta" ucap Alexco


"Masalahnya itu lex, kami takut pihak pemerintah mencurigai Axell karna Axell sempat memadamkan aliran listrik seluruh kota Zaragoza" ucap Eric


"Terus kita harus gimana kita juga gak bisa mengetahui keberadaan Axell, dan juga kita gak tau Axell dan anggota mana yang Axell bawa untuk pembantaian diZaragoza" ucap Calvin


"Aku pernah mendengar kalau Axell memiliki pasukan bayangan sendiri, selain The Axe dan pasukan itu juga kemapuannya diatas The Axe, tapi aku juga gak tau dimana mereka berada, karna hanya Axell yang mengetahuinya" ucap Eric


"Fix ini Axell membawa pasukan bayangannya untuk membantai abis musuhnya" ucap Zico


"Apa Axell sekejam itu, sampe sampe ia melakukan penyerangan tanpa sepengetahuan kita" ucap Thomi yang juga belum mengetahui seberapa kejamnya Axell ketika bertemu dengan musuhnya.


"Jika kau mau tau Axell lebih kejam dari tuan Antonius, bukan hanya king Arjuna Devils julukannya tapi juga psychopath devils yang membantai tanpa kata ampun" ucap Alexco


Sementara ditempat lain Axell baru saja terbangun dari tidurnya, dan pas ia bangun dari tidurnya ia mengambil pinselnya ternyata ada 150 panggilan tak terjawab dari tangan kanannya dari The Axe, saat Axell menyakan Tv kamarnya berita utama tentang pembantaian diZaragoza yang masuk media dunia, bahkan berita itu jadi tranding dunia.


"Kalian gak bakal bisa melacakku, walaupun kalian sewa hacker terkenal" ucap Axell dengan senyum devilsnya


"Lihatlah Five Devils saudaramu sudah tewas ditanganku" ucap Axell lagi dengan senyumnya yang bikin semua orang mengidik ngeri bahkan kilat warna biru pekat melintas dibola matanya.


Sementara itu para dewan melangsungkan mengadakan pertemuan 1 hari setelah berita pembantaian itu, mereka mengadakan pertemuan diMoscow.


Diruang pertemuan mereka nampak tengang apalagi mereka akan membahas tentang pembantaian yang terjadi diZaragoza, dan mereka juga sudah tau kalau pembantaian itu dilakukan oleh The Axe


"Apa kalian masih akan melanjutan pembantaian the Axe dimarkasnya" ucap Ivano yang kini anggota bicara


"Kenapa kita harus membantai mereka selama The Axe tidak mengganggu kedudukan dewan darkness" sambungnya lagi


"Aku juga lebih setuju dengan pendapatnya Ivano" ucap Alexander pon dan diikuti anggukan oleh Ramos Baxter


"Bilang saja kau takut, untuk apa kau menjadi anggota dewan kalau hanya melawan The Axe saja kita gak mampu" ucap Meyleen na


"Apa kau tidak punya Tv dirumahmu Meyleen apa kau gak melihat kekejam The Axe, dia melenyapkan mafia elit dalam satu waktu" ucap Andreas Aston


"Aku tidak mau mati konyol apalagi kalau harus berhadapan dengan KingAx" Aston yang gak mau mengambil resiko apalagi dengan berhadapan dengan King Ax yang sama saja mengantarkan kartu kematian.