The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 81 karna aku mencintaimu



Kimberly terus mengusap lembut puncuk kepala Axell yang sedang tertidur gak lama ada seseorang yang membuka pintu kamar Axell


Kreekkk.......


Saat orang itu membuka pintu kamar Axell ia cukup kaget juga saat ada seorang wanita dikamarnya Axell, siapa lagi kalau bukan Kimberly yang tengah bersama Axell.


"Saya minta maaf nona, saya kira tidak ada anda" ucap Valden yang terlihat canggung


"Akhh...tidak apa apa tuan" ucap Kimberly yang juga terlihat gugup.


Valden kini memperhatikan Kimberly dan bakhan Kimberly terlihat sangat gugup saat Valden memperhatikannya.


"Masih aman, sepertinya tidak terjadi sesuatu sama mereka berdua" batin Valden


"O iya nona nanti kalau Axell bangun suruh dia makan saya sudah menyiapkan makanannya dimeja makan" ucap Valden


"Mmm.... baiklah nanti akan aku kasih tau Axell, o iya tuan Valden jangan panggil aku dengan sebutan nona panggil aku Kimberly saja" ucap Kimberly


"Baiklah aku akan memanggilmu dengan sebutan nama dan kau juga jangan panggil aku tuan karna aku bukan tuanmu jadi panggil aku Valden saja" ucap Valden yang tersenyum tipis


"Jika aku memanggilmu dengan sebutan nama saja aku rasa kurang enak gimana Kalau aku memanggilmu dengan sebutan kakak saja" ucap Kimberly


"Tidak terlalu buruk, lagian aku juga sudah menganggap Axell kekasihmu seperti adikku sendiri" ucap Valden


"Kim, apa boleh aku meminta sesuatu sama kamu"sambungnya lagi


" tentu, memangnya kau mau minta apa kak"udah Kimberly penasaran


"Tetaplah seperti ini dengan Axell, selama aku bersamanya aku gak pernah liat Axell sebahagia ini saat dia bersamamu, bahkan saat Axell tertidur pun ia terlihat tenang dan juga tidurnya sangat pulas selama ini aku gak pernah liat Axell seperti itu dia selalu dihantui sama dendamnya, jadi aku minta tetaplah bersamanya jangan pernah tinggalkan Axell karna kamu wanita yang paling berarti dalam hidupnya setelah mommynya Axell" ucap Valden, ntah kenapa air mata Kimberly menetes membanjiri pelupuk matanya.


"Mungkin aku wanita paling bodoh kalau harus meninggalkan, aku terlanjur mencintainya karna dari dulu rasa ini gak pernah berubah kak, aku tau Axell memang cukup misterius tapi aku minta kak jagain Axell aku gak mau kehilangan Axell seperti aku kehilangan kak juna" ucap Kimberly


"Apa dia tidak mengetahui kalau Arjuna itu masih hidup" batin Valden


"Pasti, kami akan selalu melindunginya" ucap Valden


"Kim jika nanti Axell bangun dan menanyakanku bilang aku pergi menemui Xavier" ucap Valden


"Akan kusampaikan kak" ucap Kimberly


"Okay, aku pergi dulu baik baik disini" ucap Valden yang bergegas pergi dari kamarnya Axell.


"Aku mencintaimu Axell Stevano"ucap Kimberly lirih, tak disadari ternyata Axell sudah bangun dari tidurnya


"Aku juga mencintaimu Kimberly Amora" ucap Axell yang kini membuka matanya, Kimberly hanya tersenyum manis saat Axell mengatakan hal itu, Axell pun bangkit dari tidurnya dan kini ia duduk disamping kimberly dan bersandar di tempat tidurnya.


"Apa kamu masih ngantuk Ax" ucap Kimberly yang menatap Axell


"Udah mendingan tidak seperti tadi, makasih yah kim" ucap Axell


"Untuk" ucap Kimberly


"Semuanya, makasih udah nemenin aku tidur, ntah kenapa saat aku tidur disampingmu aku ngerasa lebih tenang, sekali lagi makasih " ucap Axell ia pun penyenderkan kepalanya dibahu Kimberly "selama ini aku gak pertidur setenang ini, karna selalu saja dihantuin oleh rasa dendamku dimasa lalu" ucap Axell bahkan kini air matanya hendak menetes namun Axell cepat cepat menghapusnya agar ia gak terlihat lemah dimata Kimberly.


"Aku sudah tau dari kak Valden ia juga mengatakan hal yang sama" ucap Kimberly yang kini menatap lekat Axell


"Mungkin orang orang diluaran sana bisa beranggapan kalau aku kejam bahkan tak sesekali mereka mengatakanku seperti iblis, tapi memang itu adanya karna dendam dimasa lalu yang membuatku seperti ini, terkadang mereka juga mengatakan kalau aku iblis berwujud malaikat" ucap Axell yang tersenyum getir


Kimberly langsung memeluk erat tubuh Axell, bahkan tak sengaja air matanya membasahi pelupuk matanya. Axell yang menyadari kalau Kimberly menagis ia melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya


"Sudah jangan menangis aku gak suka liatmu menangis" ucap Axell yang menakup wajah Kimberly, terukir senyum diwajah keduanya, Axell pun langsung mencium bibir Kimberly, Kimberly yang hanya dia diam ia pun mengigit bibir bagian bawahnya agar ia mau buka mulutnya, ia pun memperdalam ciumannya ****** bibir Kimberly, sampe akhirnya Axell melepaskan ciumannya terlihat kimberly sudah kehabisan napas karna ulahnya, Axell hanya tersenyum manis dan ia pun membersihkan bibir Kimberly dengan tangannya karna ulahnya.


"Selalu saja kamu seperti itu Ax" ucap Kimberly yang terlihat kesal


Axell hanya tersenyum tipis dengan ocehan Kimberly, "mungkin bibirmu membuatku candu kim" ucap Axell yang tersenyum jail, Kimberly yang kesal ia menyubit tangan Axell


"Awww .... Sakit tau babby"ucap Axell


" biarin, siapa suruh kamu mulai"ucap Kimberly yang mengkerutkan bibirnya, Axell semakin gemas dibuatnya


"Jika kamu terus seperti itu, maka aku gak segan segan menciumnya lagi" ucap Axell sambil tersenyum jailnya


"Dasar nyebelin" ucap Kimberly, Axell hanya tersenyum manis kearah Kimberly


"Aku mau mandi dulu setelah itu aku akan menemanimu kemana pun kamu mau" ucap Axell, saat Axell mengatakan hal itu Kimberly tersenyum bahagia kearah Axell


"Benaran Ax kamu mau nemenin aku kemana pun aku mau" ucap Kimberly yang terlihat senang


"Tentu" ucap Axell ia pun mencium kening Kimberly sebelum ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi


"Aku tunggu kamu dimeja makan Ax" ucap Kimberly segera bangkit dari duduknya ia pun mengambil tasnya dan melangkahkan kakinya keluar dari kamar Axell, sedangkan Axell ia sedang mandi sebelum ia menemani Kimberly jalan.