The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 52 pembantaian 3



The Axe yang memiliki luka yang cukup parah Axell tidak mengizinkan untuk ikut di penyerangan selanjutnya, karna ia gak mau mengambil resiko dengan kondisi the Axe sendiri, ada 2 orang anggota the Axe yang gak ikut serta Daren yang juga gaj ikut totalnya 3 orang yang gak ikut untuk penyerangan selanjutnya. Mereka hanya ditugaskan untuk mengendalikan drone serta komputer sebagai pusat komando yang memantau keberdaan sang king dan The Axe yang memulai penyerangan.


Kali ini tujuannya mereka akan membantai Fox mafia sekutu yang berada dikota Victoria Madrid, Spanyol. Axell sudah siap dengan sejata yang cukup lengkap seperti, pistol, senapan dengan amunisi penuh, busur panah dengan anak panah yang sudah dilengkapi racun diujung panah, granat dan bom rakitan dan tak lupa juga membawa gas beracun serta gas bius.


Axell segera membagi tugas, karna pasukan Fox lebih banyak dari pada pasukannya Gono, Axell pergi sendiri dengan masuk lewat timur dan Darel dan pasukannya ia lewat depan sedangkan Kendrick ia lewat utara bersama pasukannya, Axell yang dijaga Drone untuk menbantunya Drone yang sudah dirakit sedemikian rupa dengan kemampuan yang cukup luar biasa dengan memiliki peluru beracun untuk pelengkap serta laser.


"Darel kalian jangan sia siakan waktu setelah gas beracun diluncurkan kalian segera memasang bom rakitan dibeberapa tempat tertentu, Kendrick masuk lewat timur lakukan seperti biasa dan gw bakal masuk lewat belakang dan langsung menemui Fox apa kalian mengerti" ucap Axell lantang


"Mengerti king" ucap Mereka serampak


"King tapi kenapa kau gak bawa salah satu anggota The Axe" ucap Darel


"Disini kalian yang lebih penting, jangan pikirinku ikuti saja apa yang aku arahin, jika ada sesuatu yang mendesak cepat hubungi Daren agar ia memberitahui pasukan yang lain yang lain yang bertugas di Spanyol" ucap Axell dan dibalas anggukan oleh The Axe.


Mereka pun langsung bersiap untuk masuk Darel yang kebagian masuk lewat depan ia udah menlancarkan aksinya dengan meluncurkan gas beracun dan juga misil pada area depan.


Siiitttssssss......


Duwar .....Duwar.....


Bahkan dari arah utara terdengar suara tembakan dan juga luncuran misil dan granat


Dor dor dor dor dor....


Siiitssss duwarr....


Duar...Duarr....


Alarm mansion udah menyala dengan begitu nyaring, kini giliran Axell masuk dengan hati hati dengan menyelinap lewat area yang tak terlalu terjangkau, saat Axell masuk dilihat ada orang dan Axell langsung meluncurkan busur panahnya.


Jleb....aghh....


Jleb....aghh....


Jleb...jlebb....aghh...


2 orang tangan kanannya Fox udah tewas ditangan Axell, Axell masih berada ditempat itu dan 2 orang lagi yang menghampir ke 4 tangan kanan Fox, Axell mengenali siapa orang itu ia langsung memanah orang itu


Jleb....jlebb....


"Baguss....semua tangan kananmu udah mati ditanganku sekarang tinggal giliran kau Fox, kau akan mati ditanganku sekarang" ucap Axell dengan tersenyum devilnya, Fox yang baru turun dari lantai atas ia hendak menembak Axell namun Axell


Fox yang baru turun dari lantai atas ia hendak menembak Axell namun Axell berhasil menghindar


Dor......


Kreekkk.... Dorr.....


Axell yang berhasil menembak kakinya Fox,


Dor...


Ternyata ada sniper dan berhasil menembak tangan kanannya Axell, hal itu langsung tertangkap oleh laser DroAx dan langsung menembaknya dengan peluru beracun


Dor.... Aghh....


Kini DroAx berjaga ketat dibelakang Axell, DroAx adalah kiriman dari Ax's Shadow Army, Axell sengaja menyuruh Valden dan Javier untuk mengirimkan DroAx untuk mengawasinya,


"Siapa kau, kenapa kau menyerang mansionku" ucap Fox yang terlihat kesakitan


Axell mendekati Fox dan DroAx yang berjaga ketat dibelakang Axell dengan laser yang menyala


"Kenapa kau mau membunuhku aku gak pernah berurusan denganmu, bocah ingusan" ucap Fox ia pun mengambil pistolnya dan hendak menembak Axell tapi DroAx segera memabrakan pistol itu sehingga pistol itu jatuh


Trakkk.....


"Brengsekkk...." ucap Fox ia langsung menyerang Axell dengan tangan kosong, begitupun dengan Axell, dan DroAx pun menembakkan sesuatu pada Fox, racun untuk melumpuhkan sarap sarap,


Jleb....


Aghhh.....


Brakkk.....


"Brengsekkk, sebenarnya siapa kau bocah ingusan" ucap Fox yang menahan sakit ditubuhnya


"Sekarang kau gak bisa apa apa lagi tuan Fox" ucap Axell dengan tersenyum defilnya


"Jika kau mau tau siapa aku, Aku anak yang hampir kau bunuh Fox, apa kau lupa saat pembantaian 13 tahun yang lalu dan kau yang sudah membunuh mommyku" ucap Axell dengan menatap tajam Fox


"Ja....jadi ka...kau anak dari Timofey" ucap Fox yang terlihat kaget


"Ucapkan selamat tinggal untuk duniamu Fox" ucap Axell ia langsung melayangkan panahnya tepat didada Fox


Jlebb......


Aghh....


Axell pun langsung mengambil senapannya dan memberondong menembak Fox


Dordordordor......


Aghhhhhh.....


Dor...


Axell pun mengambil bom rakitan dan ditaro ditubuhnya Fox, Axell segera turun dari lantai dua karna bentar lagi bom pasti akan meledak


DUWARRR......


Duwarrr.....


suara getaran yang dipantulkan oleh bom rakitan itu sangat mengelegar bahkan sampe menimbukan getaran, Axell menyuruh The Axe untuk keluar dari mansion, dan setelah para The Axe keluar Axell melemparkan granat serta misil


Duwar....


Siiitttsssss .....duwarr....


Bahkan tejadi ledakan yang diakibatkan dari bom rakitan


"Segera masuk kemobil" perintah Axell, the Axell pun langsung masuk kedalam mobil dan segera meninggalkan tempat itu bahkan suara bom meledak diarea mansion


DUWARRR.....


DUWARRR.....


DUWWARRRRRR.....


suara ledakan yang dahsyat terus tergiang bahkan suara ledakan itu meningatkan Axell pada pembantaian yang terjadi mansion yang meninggalkan luka di hati Axell. Saat Mobil yang membawa the Axe pergi meninggalkan area mansion Axell nampak diam ia gk banyak berbicara bahkan luka ditangannya saja ia gak mau diobati, Axell terkena tembakan ditangan kanannya walaupun tembakan itu gak parah hanya terkena goresan peluru.