The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 62 awasi



Nickolas pas tau Kalung itu dilengkapi camera serta GVS ia tidak mengatakan pada orang orang yang berada disitu tentang camera dan GVS yang berada dikalung itu.


"Cyla paman boleh pinjam kalungnya yah, besok paman balikin" ucap Nickolas dan dibalas anggukan oleh Cyla. Antonius, dan Lucifer sudah tau dari maksud Nickolas.


•••


Sementara di Madrid Axell baru saja kembali kemadrid saat setelah sampai di mansion ia langsung masuk kemansion dan disambut oleh anggota the Axe yang bertugas menjaga gerbang mansion.


"Selamat datang kembali kingAx" ucap Para The Axe, Axell hanya menanggapi dingin sapaan mereka, dan Axell langsung masuk kedalam ruangan mansion itu dan memerintahkan salah satu anggota the Axe untuk menyuruh Eric serta yang lain keruangan khusus yang berada disamping kamarnay Axell,


"Suruh Eric serta yang lain untuk menemuiku di ruangan pribadiku" ucap Axell dingin.


"Siap king" ucap salah seorang anggota the Axe.


Diruangan pribadi Axell, Axell duduk termenung sambil memperhatikan sebuah bingkai photo mommy, daddynya serta dirinya sewaktu ia masih kecil.


"Mom ku harap pilihanku tepat untuk menjadikan Theresa sebagai penggantimu, disamping daddy tapi posisi mommy gak akan ada yang mengantinya dihati Axell dan juga daddy, aku hanya ingin melihat daddy bahagia mom, semoga kau menyetujui hubungan itu, dan sebentar lagi daddy akan menikah dengan Theresa mom, wanita pilihanku untuk menjadi mommyku, apa kau akan kecewa mom sama pilihanku" ucap Axell yang masih memperhatikan bingkai photo itu.


"Dad maafkan aku, mungkin untuk saat ini aku gak akan bisa menemuimu, sebelum misiku selesai aku hanya ingin hidup tentang tanpa ada musuh dari masalalumu dan juga kakek, semoga kau baik baik saja dan kau bisa hidup bahagia bersama Theresa" ucap Axell ntah kenapa air mata Axell menetes secara tiba tiba


"Mom, dad maafkan Axell jika langkah Axell salah dalam membantai abis seluruh mafia yang akan menghancurkan kedudukan dewan darkness dan juga untuk balas dendam terhadap apa yang mereka lakukan pada mommy sampe sampe mommy harus pergi terlebih dulu, mom semoga kau bahagia diatas sana" ucap Axell, gak lama Eric serta yang lain masuk kedalam ruangan itu, sejujurnya mereka mendengarkan ucapan Axell saat ia berbicara sendiri, namun mereka hanya pura pura tak mendengar tentang apa yang Axell ucapkan.


"King" ucap mereka barengan, Axell pun langsung menghapus air matanya dan menatap dingin tangan kanannya.


"Duduk" ucap Axell datar, gak lama ponselnya berbunyi, petanda penggilan masuk dari Nicki, Nicki ada salah satu anggota The Axe yang ia tugaskan untuk menjaga kekasihnya Kimberly.


Axell mengangkat telpon dari Nicki


📞ada apa


📞saya mau melapor king, kalau Kimberly sedang dekat dengan seorang laki laki namamya Reno, dan menurut sniper yang saya tugasnya untuk memata matain Reno, dan ternyata Reno hanya memanfaatkan Kimberly dan saya belum tau pasti tujuan Reno memanfaatkan Kimberly king, dan saya sudah mengirim email tentang data data Reno


📞Tetap awasi dia jangan sampai lolos dalam pengawasan kalian kalau perlu bunuh dia dan jangan sampai dia menyentuh Kimberly


📞tapi king, jika kami membunuh Reno yang notabenya anak dari seorang mafia dijerman kami tidak bisa melakukannya apalagi kami....


📞apa gunanya kalian semua hanya untuk membunuh Reno doank, apa harus aku turun tangan hah...tetap awasi pergerakan Reno jika ada hal mencurigakan cepat kabari dan jangan sampai Reno berani menyetuh miliku jika sampai itu terjadi maka kalian semua yang akan menaggung akibatnya


📞ta...tapi king...iya king kami akan melaksanakan perintah


📞aku akan mengirimkan beberapa anggota The Axe untuk membantu disana,


📞 ••••


Tangan kanan Axell hanya jadi pendengar percakapan Axell lewat via telpon mereka gak berani berkata. Apa lagi Axell mengeluarkan aura yang tak biasa saat dia marah disertai kilat biru dibola matanya.


Brakkk...


Axell melemparkan ponselnya kesembarangan arah, bahkan ponsel itu sampe pecah.


"King" ucap mereka yang langsung bangkit dari duduknya


"Awas saja kau Reno, jika kau menyentuh milikku maka kau harus menanggung akibatnya" ucap Axell sambil mengepalkan tanganya bahkan lagi lagi aura itu muncul dengan disertai kilat biru dibola matanya bahkan bola mata Axell kini berubah jadi warna biru pekat, bukan lagi berwarna coklat.


"Astaga aura apa ini, kenapa auranya bikinku merinding abis, apa ini yang dinamakan kekejaman king Ax" batin Thomi


"Astaga king, kenapa aura mu bikin merinding gini sih" batin Zico


" bola mata itu, kenapa bola mata Axell berubah menjadi biru pekat seperti itu"batin Eric


"Sebenarnya apa yang terjadi sampai sampai king tidak bisa mengontrol emosinya ditambah lagi aura yang dipancarkan" batin Calvin,


"Serasa mau dimakan hidup hidup" batin 3D


"Kirim beberapa sniper terbaik ke Jerman untuk membantu Nicki" ucap Axell dingin


"Baik king" ucap mereka barengan


"Ku tugaskan untuk kalian bertiga 3D bantai mafia sekutu yang berada di Prancis dan untuk kalian ikut denganku ke Rusia" ucap Axell


"Ke Rusia mau apa" ucap Eric


"Nanti juga kau tau tujuanku kesana" ucap Axell


"Dan untuk 3D kalian persiapkan anggota terbaik kalian untuk ikut ke Pranciss bersama kalian, kalian membantai mafia sekutu yang berada di kota Nevers Prancis, data lebih detalilnya aku akan kirim kan" ucap Axell yang masih dengan nada datarnya


"Siapa king" ucap 3D


"Kalian boleh keluar" ucap Axell datar ia langsung duduk dikursinya, dan menatap kosong kedepan


"Apa yang harusku lakukan aku gak mau kehilangan Kimberly" ucap Axell yang menatap kosong kedepan, tak lama Eric kembali masuk keruangan Axell


"Ax..." panggil Eric, Axell langsung melirik kearah Eric.


"Why" ucap Axell singkat


"Jika kau lagi ada masalah sebaiknya kau cerita, jika membuatmu merasa lega Ax" ucap Eric yang langsung duduk berhadapan dengan Axell


"Kau gak bisa menyembunyikan apapun dariku karna kau ax udah seperti adikku sendiri" sambungnya lagi, Axell hanya diam ia gak tau harus mulai dari mana.....