
Setelah membaca itu Axell diam mencerna isi buku itu
"Apa iya warna biru pekat yang aku miliki itu juga ada hubungannya dengan sang king itu" ucap Axell ia pun melanjutkan membaca kehalaman selanjutnya.
“King mafia punya ambisi sang sangat kuat untuk menghabisi setiap musuh musuhnya, bahkan sang king juga punya misi tersendiri, tanpa diketahui oleh orang lain. kekejaman king mafia sangat tak bisa ditandingi bahkan ia cukup banyak cara untuk menghancurkan musuhnya sampai keakarnya dalam artian tidak ada keturunan dalam musuhnya, sang king juga ia gak bisa membedakan mana keluarga mana musuh ketika emosinya benar benar melucak apalagi mata merah serta bola mata yang berwarna biru pekat itu muncul. dan terkadang sang king bisa menyakiti dirinya sendiri ketika emosinya meluncak bahkan orang disekitarnya bisa terkana imbasnya. ”
"Apa apaan ini...keteria sang king gak lebih seperti iblis bahkan aku pun gak ngerti dari maksud ini, ngak ngak mana bisa seperti itu" ucap Axell yang mulai kesal dengan buku yang ia bacanya
"Ini sih bukan kiteriaku tapi kalau halaman awal sih iya, ngaco nih buku" ucap Axell yang membanting buku itu, tapi buku itu terjatuh dan membuka kehalaman terakhir yang memiliki judul "Keturunan dari sang king mafia" mata Axell yang tertuju pada buku itu ia langsung mengambilnya dan membaca halaman tersebut.
“Keturunan selanjutnya yang akan mengantikan sang king mafia ketika keturunanya sudah beranjak 25 tahun dan ciri ciri tersebut akan muncul ketika ia sudah beranjak keusia 23 tahun berbeda dengan sang king yang ia memiliki ciri tersebut ketika ia beranjak remaja tepatnya umur 17 tahun. King mafia selanjutnya ia tidak memiliki ciri khusus seperti sang ayah namun hal tersebut terpicu pada darah dari sang ayahnya sendiri. Keturunan dari king mafia sendiri ialah adalah keturunan laki laki pertamanya tapi jika sang king tidak memiliki keturunan anak laki laki pertamanya kemungkinan keturunan pertama anak laki laki selanjutnya bisa dikatanya cucu dari sang king sendiri. ”
"Apa iya dengan dimaksud dari ini, jadi kalau anakku sama Kimberly nanti anak pertamaku laki laki kemungkinan aku akan memperwarisi semuanya keanak laki lakiku, tapi kalau anak pertamaku perempuan kemungkinan dari cucu pertamaku yang akan mengantikanku kalau cucuku laki laki dan kemungkinan akan seterusnya selama darahku masih mengalir dalam keturunanku" ucap Axell yang masih memikirkan hal itu.
"Apa jangan jangan kakek juga seorang king dari mafia, tapi kalau iya kenapa daddy tidak, setauku daddy tidak punya saudara perempuan tapi kenapa semua teribas kepadaku dan alasannya apa coba kenapa aku bisa dipilih jadi sang king mafia" ucap Axell yang masih bingung dengan alasan kenapa dirinya dipilih jadi the king of mafia.
"Mana mungkin cuman karna mommy dan daddy sama sama dari keturunan mafia saja pasti ada hal lain yang aku gk ketahui" ucap Axell
Lama Axell dalam lamunannya bahkan kehidupan dirinya masih teka teki, ia pun teringat dengan sebuah kotak yang di temui dari dalam gudang rahasia milik kakeknya.
"Sebaiknyaku buka peti itu siapa tau ada clue dari sana" ucap Axell ia pun mendekat kearah peti itu dan saat hendak dibuka peti itu memiliki pasword
"King kau gak ikut makan king" ucap suara dari luar suaranya seperti milik Thommy
"Ngak kalian aja duluan, nanti aku aku nyusul" ucap Axell setengah berteriak
"Okay" ucap dari luar
"Sebenarnya apa sih passwordnya" ucap Axell ia mencoba menekan beberapa angka saat Axell memberikan password terakhir yang gak lain hari ulang tahunnya sendiri, dan ternyata benar passwordnya adalah ulang tahunnya
"Kenapa gak dari tadi" ucap Axell kesal ia pun langsung membuka peti itu ternyata didalamnya ada 1 laptop yang terlihat canggih bahkan Axell bingung kenapa ada laptop canggih disini padahalkan pada masa kakeknya mungkin laptop seperti ini belum ada. dan saat diambil laptop itu ternyata ada 2 book kecil, beberapa map, pistol yang memiliki logo berlian namun diberlian itu ada mata satu serta diatasnya ada mahkota, bahkan logo itupun ada dilaptop tersebut dan ada 3 amplop yang memiliki sempel mas dengan logo yang sama.
"Sebenarnya logo apa ini, aku gak pernah mengetahui logo ini sebelumnya, apa logo ini milik kakek yah tapi mana mungkin" ucap Axell
"Logo kakekkan hurup T bukan logo itu tadi maksud dari logo itu sebenarnya apa" sambungnya lagi, Axell pun membuka 1 kotak yang memiliki logo itu namun warnanya silver sedangkan yang satunya berwarna emas.
Saat membuka kotak itu, Axell cukup kaget pas tau ternyata isinya ada sebuah amplop dan juga topeng yang memiliki logo yang sama bukan cuman itu disitu juga ada kalung yang memiliki logo yang sama. Sedangkan diboks yang selanjutnya yaitu ternyata sebuah buku semacam diary serta sebuah kunci kuno yang ntah apa pungsinya, Axell mengambil note itu pas ia buka dihalaman pertama tampak sebuah tulisan tangan yang sangat rapi, dihalaman pertama itu sebuah Bio mungkin dari sang pemilik buku itu.
"Stevanuss Diesel, apa dia pemilik dari buku ini tapi siapa dia, tapi bentar kelahiran dia sama seperti kelahiranku tapi cuman beda ditahunnya saja dan lagi tahun kelahirannya persis seperti kelahiran kakek, apa mungkin dia sahabat dari kakek tapi maksudnya apa" ucap Axell yang masih bingung,
Axell pun membuka lembar selanjutnya yang ternyata disitu tertulis perjalanan hidupnya menjadi seorang mafia, bahkan ia mengatakan bagaimana tersiksanya dia ketika harus kehilangan anggota keluarganya karna ulah dari five devils, mata Axell langsung terbelakak saat tau musuh dia adalah five devils musuh yang sama.