The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 34 Casino



Antonius pun pergi ke taman belakang tepatnya dekat kolam berenang mansion Hans Kendrick, pikirannya masih tertuju pada Axell dimana saat ia melihat Axell terdari jembatan yg debit airnya mencapai 3 meter dalamnya.


"Axell daddy kangen sama kamu, sekarang kamu dimana, jika kau masih hidup semoga orang baiklah yang merawatmu, daddy harap kau cepat kembali Axell" batin Antonius


"Glavi maafkan aku jika aku tidak bisa memenuhi janjiku untuk melindungi putra kita, dan aku sendiri tidak tau dimana sekarang keberadaannya, apa kau akan kecewa sama aku Vi, aku gagal jadi daddy yang baik untuk Axell dan aku tidak bisa melindunginya dari musuhku" batin Antonius, ketika Antonius sedang melamun Hans dan Aston menghampiri Antonius yang lagi duduk disalah satu kursi yang berada di dekat kolam berenang


"Maafkan aku Antoni, andai saja aku tidak mengundang kalian keacara ulang tahun anakku pasti kau gak akan keingat sama putramu Axell" ucap Hans


"Aku tidak apa apa Hans, aku memang keingat dengan Axell tapi aku juga gak akan mengecewakan sahabatku yang sudah susah sudah mengundang kami" ucap Antonius yang menyakini sahabatnya itu


"Apa kau yakin" ucap Hans, dengan diikuti anggukan oleh Antonius


"Aku hanya keingat dengan Axell karna besok adalah hari ulang tahunnya yang ke 20 tahun" ucap Antonius


"Jadi kau sedih bukan karna diundang kepesta ulang tahun Leo dan Viona" ucap Aston


"Bukan" ucap Antonius


"Sudahlah kau jangan sedih seperti itu, malam nanti aku akan mengajakmu ke Casino kau happy² disana dengan para wanita yang berada di casino" ucap Aston


"Terserah kau" ucap Antonius, dan mereka pun kembali ke pesta ulang tahun putranya Hans dan Natheline untuk menghormati yang punya pesta.


Malam harinya Aston mengajak Antonius ke Casino miliknya yang berada di Las vegas, Casino milik Aston selalu rame pengunjungnya karna termasuk Casino terbesar di Las vegas.


Setelah sampai diCasino mereka sempat minum minum Wine yang kadar tinggi namun gak membuat Antonius serta Aston mabuk karna mungkin sudah terbiasa, sedangkan Aston dia minum Wine dengan ditemeni para wanitanya, yaps Aston memang terkenal dengan playboynya jadi tak heran jika sampe sekarang ia belum menikah karna dulu Aston sempat dikhianati oleh seorang wanita dan juga sempat mau menikah dengan wanita itu tapi wanita itu menghianati, dan sampe sekarang Aston belum mau menikah dan malah sering bermain main dengan para wanita dan juga sering berganti ganti wanita.


Saat mereka sedang minum terjadi keributan di Casino milik Aston. Aston dan Antonius pun menghampir keributan itu dan ternyata seorang wanita yang sedang dihina karna tidak mau melayani para tamunya.


"Ada apa ini" ucap Antonius yang menghampiri keributan itu, Saat mereka menengkok kearah sumber suara itu dimana Antonius dan Aston mereka semua cukup mengenal siapa Aston dan Antonius Dewan Mafia yang cukup di segani karna kekejamannya.


"Maafkan saya tuan Antonius dan tuan Aston sudah menganggu ketenagan kalian ini hanya ada sedikit insiden" ucap salah satu orang yang gak lain ia adalah seorang pengunjung Casino tersebut


"Hey pak tua kenapa kau memperlakukan dia seperti itu" ucap Aston


"Karna dia sudah kurang ajar tuan, dia tidak mau melayani mereka dan bisanya hanya menangis saja dia pantas diginiin biar tau rasa" ucap Pak Tua itu sambil menarik rambut wanita itu, dan wanita itu makin kesakitan


"Mmaaafkan saya tuan, tolong ampuni saya tuan" ucap Wanita itu sambil menagis kesakitan karna rambutnya ditarik oleh pak tua itu.


"Lepaskan tangan kotormu dari wanita itu kalau ngak kupatahkan tanganmu" ucap Antonius yang menatap tajam pak tua itu, ia merasa iba pada wanita itu yang di perlakukan kasar oleh pak tua itu.


"Apa jaminanya jika aku melepaskan wanita sialan ini" ucap Pak tua itu yang melepaskan tangannya dari rambut wanita itu sampai sampai wanita itu hampir terjatuh sontak Aston menagkapnya agar wanita itu tidak terjatuh


"Kau mampu membayar berapa wanita sialan ini" ucap pak tua


"Ok deal..." ucap pak tua itu yang langsung deal


Antonius pun mentransfer uang sebesar 500 jt pada pak tua itu.


"Bagaimana bisa Antoni membeli wanita seperti ini, bahkan banyak wanita yang mau dengannya, kenapa malah mau wanita seperti ini apa ada yang spesial dari wanita ini" batin Aston,


Selesai bertransaksi dengan pak tua itu Antonius langsung membawa wanita pergi dari Casino


"Aston aku pergi dulu, kau nikmatilah dengan wanitamu" ucap Antonius


"Mmm baiklah" ucap Aston


"Kau ikut denganku" ucap Antonius pada wanita itu yang terlihat sangat ketakutan.


Antonius membawa wanita itu ke mansion yang berada di Amerika,



setelah sampai di Mansion wanita itu nampak ketakuan dan hanya menundukan kepalanya.


"Kau jangan takut aku tidak akan menyakitimu, sebaiknya kau ikut masuk kedalam aku gk suka liatmu dalam keadaan seperti itu" ucap Antonius yang masuk kedalam mansionya,


"Iii...iya tuan" ucap Wanita itu yang mengikuti Antonius dari belakang, saat masuk kedalam Mansion disana ada Nickolas dan Lucifer. Sementara Daniel, Mark, serta Diegow mereka berjaga di Mansion Rusia.


"Tuan Antoni kau bawa siapa, tumben kau bawa wanita ke Mansion, apa dia sekarang jadi mainanmu" ucap Nikolas yang langsung mendapat tatapan tajam deri Antoni


"Kenapa wanita itu hampir mirip sama Theresa wanita yang pernah nyelamatin tuan Antony dari kecelakan waktu Los angles" batin Lucifer


"Siapkan baju yang berada dilemari istriku kasih dia untuk ganti aku gak suka dengan cara dia berpakaian terlalu terbuka" ucap Antonius


"Apa kau yakin mau kasih baju wanita itu dengan baju milik mendiang istrimu" ucap Nickolas


"Tuan gak perlu, saya bisa memakai baju milik pelayan disini" Wanita itu


"Tidak, kau pakai baju mendiang istriku, gak pantas jika kau memakai baju bekas pelayan" ucap Antonius


"Lucifer kau anterkan wanita ini kekamar yang ada baju milik istriku, kasih dia baju yang pas tapi jangan terlalu terbuka" ucapnya lagi


Lucifer pun mengantarkan wanita itu kekamr dimana tersimpan semua baju milik glavieska mantan istri Antonius. Lucifer nganterin wanita itu kekamar dan menyuruhnya menganti bajunya