
"Maaf tuan Fano, saya mau memberitahu saja 3 jam lagi kita harus terbang keKorea untuk mengadakan meeting penting tuan" ucap Astrid yang menghampiri Axell, Axell juga sudah memberikan kode pada Astrid untuk membantunya.
"Baiklah kau urus saja semuanya" ucap Axell datar,
Andreas yang tadi mencurigai Axell sebagai mata mata kini ia berubah pikiran apa lagi mata Aston tak berkedip saat melihat Astrid apalagi penampilan Astrid yang preminim yang biasanya ia memakai celana jeans sekarang ia tampil preminim, begitupun dengan Glsdis,
"Mmm aku minta maaf tuan, saya kira kau mata mata ternyata kau tamu undangan juga" ucap Andreas Aston
"Sebaiknya tuan cuci mata, dan jangan memandang orang dari luarnya saja apa lagi kau menuduh tuanku sebagai mata mata" ucap Astrid dengan nada datar,
"Menarik" batin Andreas Aston
Kini Axell sudah meninggalkan tempat itu, disana hanya Astrid dan Aston dan saat Astrid pergi namun tangannya ditahan oleh Aston
"Siapa namamu wanita cantik" ucap Andreass Aston yang menarik tangan Astrid
"Lepaskan tangan saya, dan gak ada gunanya berkenalan denganmu tuan Aston" ucap Astrid lalu ia menginjak kakinya Aston
Dak...
Aghhh...
"Aku gak suka dengan caramu yang merendahkan tuanku, jika kau tak tau siapa tuanku sebenarnya kau bisa saja mati ditangannya tuan Aston" ucap Astrid yang langsung pergi meninggalkan Aston
"Cukup unik biasanya para wanita tergila gila padaku tapi kenapa dia ngak, aku harus bisa mendapatkannya, kau pasti akan jadi milikku nona cantik" ucap Andreass yang tersenyum melihat kepergian Astrid.
Axell yang sudah mengirim pesan pada Daniel yang menyuruhnya Cyla untuk menemui Axell, Daniel yang mendapat pesan dari Axell ia langsung mengajak Cyla, bahkan ia memikirkan cara untuk mengajak Cyla agar ikut dengannya, apalagi Cyla sangat dijaga ketat oleh Nickolas, Lucifer, Mark, dan Diegow
Daniel menghampiri Cyla yang sedang tersenyum memperhatikan mami serta daddynya.
"Hallo Cyla" ucap Daniel yang mendekati Cyla
"Uncle Niel" ucap Cyla yang menyebut Daniel dengan sebutan uncle Niel, Daniel memang cukup dekat dengan Cyla bahkan 4 tangan kanan Antonius sering memanggilnya dengan sebutan pawang anak anak, karna anak anak gampang akrab dengan Daniel bahkan Daniel punya panggilan khusus.
"Cyla mau ikut uncle gak ngambil es cream" ucap Daniel yang merayu Cyla
"Mau uncle, Cyla mau es Cream" ucap Cyla yang antusias
"Okay...lets go girls" ucap Daniel dan Daniel mengajak Cyla untuk mengambil es Cream tapi sebelum itu Daniel ditahan oleh Mark dan Lucifer
"Kau mau bawa Cyla kemana Daniel" ucap Mark
"Aku mau mengambil es cream untuk Cyla kenapa" ucap Daniel
"Ya sudah, dan awasi Cyla jangan sampai ia terluka ataupun ada kejadian aneh terjadi" ucap Lucifer yang mewanti wanti, karna ini dunia mafia gak semudah itu mempercayai orang lain, apalagi banyak para tamu dan mungkin saja ada yang mengambil kesempatan mencelakai salah satu anggota dari keluarga Antonius, karna Cyla sekarang
" uncle ayo kita ambil es cream uncle"rengek Cyla, Dan Daniel pun segera pergi dan mengambil es cream bersama Cyla.
"Cyla kamu tunggu dulu disini okay, uncle mau ngambil es cream dulu" ucap Daniel yang memberikan kode pada Axell, setelah Daniel pergi Axell pun menghampiri Cyla dengan di awasi oleh Calvin dan Zico dan juga Gladis serta Astrid karna ia takut ada yang mencurigainya.
"Cylame..." panggil Axell dan ia pun berjongkok agar sejajar dengan Cyla
"Uncle siapa" ucap Cyla yang terlihat ketakutan
"suttttsssss....jangan takut ini kakak" ucap Axell dengan nada suara yang cukup pelan karna takut ada yang mendengar percakapannya
Lalu Axell membuka maskernya "kakak tampan" teriak Cyla, Axell langsung mendekap mulut mungilnya Cyla, dan memakai lagi maskernya
"Sutttssss.....jangan teriak nanti ada orang yang dengar" ucap Axell yang melepaskan dekapan tanganya dari mulut Cyla
"Jangan bilang siapa siapa kalau kakak ada disini, o iya Cyla tolong kasih ini ke daddymu dan juga mamimu" ucap Axell
"Kenapa gak kakak tampan saja yang kasih" ucap Cyla
"Tidak bisa, kotak yang kecil untuk Cyla dan dan yang besar ini kasih kedaddy okay" ucap Axell yang berikan 2 buah kotak yang satu berukuran sedang dan yang satunya berukuran kecil
"Kenapa kakak tampan menyebut daddyku dengan daddy juga" ucap Cyla polos
"Karna daddymu daddyku juga Cylame Victoria" ucap Axell datar
"Sudahlah jangan kau bahas kau terlalu kecil untuk mengerti semuanya yang jelas sekarang kau adalah adik kecilku, kakak harus pergi, berikan salamku buat daddy dan mamimu" ucap Axell yang langsung pergi, diikuti yang lain yang sedari tadi mengawasi Axell.
Sebelum Axell pergi ia menghampiri Chen Wang sedang mengambil gelas yang berisi Wheskey,
"Chen Wang nikmatilah hidupmu dan puas puasin minum wheskeymu itu, sebelum aku menjadi malaikat penyabut nyawamu, sekarang kau gak bisa berkutik lagi Chen Wang teman temanmu mafia sekutu sebentar lagi mereka akan lenyap ditanganku, aku memberi kesempatan untuk menikmati masa masamu Chen, dan kau perlu tau sebentar lagi aku akan membuka kedokmu didepan dewan darkness kalau kau itu musuh dalam selimbut" ucap Axell yang berbisik, Chen Wang yang me dapat ancaman dari Axell ia merasa ketakutan dengan ancaman Axell, Apalagi aura yang Axell pancarkan
"Berani kau mengancamku" geram Chen Wang
"Tentu, apa yang harus aku takutkan dari pak tua sepertimu" ucap Axell yang hendak melangkahkan kakinya, namun saat Axell membalikan badannya Chen Wang hendak menembak Axell tapi hal itu didahulukan oleh Calvin yang lebih dulu menembak kaki Chen Wang.
Dor....
Aghhhh.....
"Hahaha....Chen Wang kau perlu belajar cara menembak yang jitu"ucap Axell yang mengejek Chen Wang yang terlihat kesakitan
"Sebelum peluru itu mengenai king kami maka peluru kami yang akan lebih dulu menembakmu pak tua" ucap Eric. Banyak yang melihat kejadian itu, apa lagi saat mendengar terdengar suara tembakan dan juga melihat Chen Wang yang kesakitan memegangi kaki kirinya