
"Menyamarkan namaku" ucap Axell yang masih terlihat bingung
"Axellio Stevanuss" ucap Kimberly hal itu yang membuat Axell kaget, pasalnya nama Stevanuss adalah nama dari kehidupan sebelumnya Stevanuss Diesell.
"Kenapa gak suka yah" ucap Kimberly namun Axell hanya tersenyum
"Makasih udah mau membantuku menyembunyikan identitasku " ucap Axell
"Tapi apa hubungan kamu dengan anggota dewan, apa selama ini kamu manfaatin keluargaku secara ayahku ketua dari dewan darkness dan ibuku juga termasuk anggota dewan apa kamu akan membunuhnya" ucap Kimberly yang menatap insten mata Axell
"Maaf aku harus berbohong kim, aku gak mau kamu ikut campur terlalu jauh tentang masalahku" batin Axell
"Mana mungkin aku membunuh orang tuamu, orang tuamu udah seperti orang tuaku mana mungkin aku membunuhnya, justru aku banyak berhutang budi pada keluargamu yang sudah menolongku" ucap Axell.
"Terus, apa apa yang kau takutkan dari dewan darkness" ucap Kimberly
"Jika mereka mengetahui keberadaanku mereka bisa saja mereka membunuhku didepan matamu sendiri dan mungkin saja ayah melakukan hal yang sama jika mereka tau siapa aku" ucap Axell, ntah kenapa ucapaan membuat Kimberly meneteskan air matanya, karna ntah takut ia kehilangan Axell jika orang tuanya tau siapa Axell sebenarnya
"Jangan pernah tinggalin aku Ax, aku gak mau kehilanganmu lagi, aku akan lakuin apapun asal kamu tidak pergi dari sisiku Ax" ucap Kimberly yang langsung menagis
"Maafkan aku kim" batin Axell
"Tolong rahasiakan tentangku kim, hanya itu yang aku minta" ucap Axell sambil menghapus air matanya
"Aku akan melakukannya asal kamu tetap disampingku" ucap Axell, Kimberly yang langsung memeluk Axell
"Aku akan selalu ada disampingmu, aku gak akan pergi dari sisimu" ucap Axell, Kimberly pun duduk dipangkuan Axell
"Janji" ucap Kimberly
"Janji, aku gak akan pergi dari sisimu karna kamu wanita satu satunya yang ada dihatiku" ucap Axell Kimberly langsung mempererat pelukannya
"Aku tidak bisa janji kim, aku takut kalau suatu saat aku tewas ditangan musuhku seperti Stevanuss yang tewas ditangan musuhnya saat menjalankan misinya" batin Axell
"Sudahlah jangan sedih sedihan terus bukannya kita akan jalan, menghabiskan waktu berdua hari ini sebelum aku pergi ke Italia" ucap Axell,
"Memangnya kamu mau apa keitalia apa lama kamu disana" ucap Kimberly namun sebelum Axell menjawab pertanyaannya ia mengajak Kimberly duduk disopa agar mereka lebih leluasa ngobrolnya, Axell duduk disofa dengan menyalakan televisi dan juga ia menuangkan wine kedalam gelas
"Axell kamu belum jawab pertanyaanku" ucap Kimberly yang langsung duduk disamping Axell
"Duduk disini" ucap Axell yang menyurihnya duduk dipangkuannya, Kimberly hanya menurutinya
"Aku pergi keitalia ada hal yang harus aku kerjakan disana dan juga aku akan menemui seseorang disana, setelah itu mungkin aku pergi ke Washington untuk mengecek perusahaan yang disana" ucap Axell
"Apa kamu akan pergi lama Ax" ucap Kimberly
"Ntah aku juga tidak tau" ucap Axell
"Apa kamu akan pergi Italia bersama kak Valden" ucap Kimberly dan dibalas anggukan oleh Axell
"Setelah semuanya selesai aku akan kembali kesini menemuimu, tapi jangan menungguku karna aku juga gak tau kapan aku akan kembali" ucap Axell
"Jangan lama lama perginya" ucap Kimberly
"Apa kamu cemburu Ax, dia hanya sahabatku lagian Reno juga baik ko" ucap Kimberly
"Kamu hanya tau dia baik dari balik topengnya saja kamu tidak tau sikap aslinya yang bahkan menyimpan perasaan denganmu" ucap Axell yang berbicara dengan nada dingin
"Aku tau dia ada maksud lain kenapa dia mendekatimu, aku hanya memperingati saja jangan terlalu dekat dengannya" sambungnya lagi
"Aku mengerti" ucap Kimberly
"Sudahlah ngapain bahas itu, sebelum kamu pergi aku mau kamu temenin aku seharian Ax" ucap Kimberly yang langsung bangkit dari duduknya
"Baiklah, bentar aku ambil jaketku dulu" ucap Axell yang mengambil jaket hitamnya dan juga topinya, bukan cuman itu saja Axell menyelipkan 2 pistol kesayangannya dibalik punggungnya untuk berjaga jaga.
Mereka pergi kesuatu tempat yang cukup indah bahkan mereka menghabiskan waktu berdua becanda ria bahkan seperti dunia milik mereka berdua.
Sementara dimansion keluarga Calandra tepatnya mansion komandan Zero Antonius dan Aston mereka berkunjung mansion komandan Zero, maksud kedatangan mereka, mereka akan menanyakan soal anak angkat komandan Zero,
"Sebenarnya apa maksud dari kedatangan kalian" ucap komandan Zero
"Tumben sekali kalian berkunjug kemansionku kenapa kalian gak bicarakan nanti pas pertemuan dewan tumben sekali mengunjugi mansionku" ucap Nyonya Rane yang terlihat tidak menyukai kedatangan Antonius dan juga Aston
"Nyonya Rane harusnya kau senang kedangan kami kesini, bukankah saya gak pernah berkunjung kemansionmu" ucap Antonius yang menanggapi datar ucapan nyonya Rane
"Sebaiknya kalian jelaskan maksud dari kedatangan kalian kesini" ucap Komandan Zero datar
"Maksud kedatangan kami kesini hanya hanya ingin bertemu dengan anak angkatmu bukankah kau ingin memperkenalkannya padaku" ucap Aston yang sedang menikmati segelas wine
"Dia tidak ada disini, bukankah aku pernah bilang percuma kalian menemui Stev dia orangnya sibuk mana mau dia bertemu dengan kalian yang menurutku membuang waktunya saja"ucap Kimberly dari ambang pintu yang juga baru saja datang.
•flashback on
Setelah mereka selesai makan dan hendak pergi kesatu tempat lagi Axell mendapatkan panggilan dari Valden, dan juga ada satu notif dari Nando dan juga Ran salah satu anggota The Axe yang mengawasi Antonius dan juga Andreas Aston.
Axell mengangkat telpon dari Valden, dan ia menghentikan mobilnya untuk angkat telpon
📞kenapa Val
📞gawat Ax kita harus gerak sekarang kita gak ada waktu lagi,
📞maksudmu apa, bicara yang jelas donk Val, jika masih kau bicara seperti itu aku sendiri gak segan segan mengirim droAx untuk menembakmu
📞astaga Ax kau ini dikit dikit menembak dikit dikit mengancam, okay okay aku jelasin jadi gini aku udan Xavier sepakat untuk ikut dengannu ke San Marino
📞bukankah aku sudah menyuruhmu untuk ikut denganku
📞yaps memang, dan saat aku menyelidiki lebih detalil dengan mengunakan akses AXred dan kami menyimpulkan untuk lebih cepat kita menemui tuan Helius king
📞gak ada pilihan lain nanti sore kita berangkat kesana, dan kalian berdua jemputku kesini
📞baik king,
Setelah Axell menutuskan sambungannya dengan Valden ada sebuah notif dari Ran dan juga Nando dan juga Nicki