The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 60 Ancaman dari King-Axe



"Apa kalian lupa dengan apa The Axe lakukan, dia sudah nembunuh putraku" ucap Caesar Thomas


"Kita harus segera menjalankan misi kita membantai habis The Axe, termasuk KingAx yang akan ku lenyapkan dengan tanganku sendiri" sambungnya lagi


"Kenapa aku seperti gak terima ya saat Thomas mengatakan akan melenyapkan KingAx, sebenarnya apa yang terjadi denganku" batin Antonius Timofey


Gak lama suara alarm menyala, bahkan layar monitor yang berada di ruangan itu menyala


"Apa ada penyusup kesini" ucap Antonius, bahkan suara alarm begitu nyaring, alarm menyala karna mendeteksi ada sesuatu yang masuk keruangan itu, Nickolas, Lucifer serta tangan kanan yang lain masuk kedalam ruangan pertemuan itu.


Layar monitor yang berada diruangan itu menyala dan menampilkan sesosok pria dengan jaket hitam serta topeng yang menutupi sebagian arena matanya


📽📺


••“Jangan pernah mengusiku, jika kalian tidak mau bernasib sama seperti Doke (Dalen) dan juga mafia sekutu bukan hanya kalian saja yang akan mati tapi seluruh keturunan kalian juga yang akan menanggung akibatnya jika kalian mengusikku, aku gak pernah main main dengan ucapanku”•• ucap Axell dengan penuh penekanan bahkan ucapanya bikin orang mengidik ngeri bahkan aura yang axell pancarkan sangat berbeda, apa lagi sorot mata Axell yang sangat tajam bukan hanya itu saja kilat biru pekat mampu terpancar dibola mata Axell, mereka cukup kaget juga dengan kilat biru pekat yang terpancar dibola mata Axell.


••“camkan ucapanku dewan darkness, dan kalian lihat saja nanti aku akan beri sebuah kejutan untuk kalian dewan darkness, sejarah yang tak akan kalian lupakan kembalinya 3 jiwa salam wadah yang sama, bahkan aku sendiri yang akan membantai serigala dalam selimbut jika telah waktunya haha....jangan pernah mengusikku jika kalian mengusikku maka aku sendiri yang akan membantai seluruh anggota dewan darkness termasuk keturuan kalian, aku akn menganti kedudukan dewan darkness dengan The Axe, camkan itu, selama misiku belum selesai jangan pernah mengusikku, ingat itu....salam dariku KingAx”•• seketika layar monitor mati dengan sendirinya, mereka hanya diam membisu setelah mendengarkan ucapan Axell, mereka gak berani bicara apa apa selain diam membisu, kata kata Axell mampu membuat mereka mengidik ngeri, acaman yang Axell berikan bukan ancaman biasa, jika mereka salah langkah maka keluarga mereka juga yang kena ibasnya, bukan cuman itu saja the Axe mampu bersaing sangat pesat dipasar ilegal tapi the Axe punya wilayahnya sendiri dan tak mengganggu wilayah para dewan darkness.


"Apa yang harus kita lakukan saya gak mau mengorbankan keluarga saya untuk kedua kalinya dulu saya sudah mengorbankan Glavi dan juga putraku dan sekarang saya gak akan mengorbankan istri dan anak saya tuk kedua kalianya, jika kalian beranggapan saya pengecut silahkan, karna saya hanya ingin melindungi keluarga saya dan juga orang orang dalam jajaran saya the Axe bukan orang sembarangan dia bisa melakukan berbagai cara jika ada yang mengusiknya, saya tau betul aura yang dia pancarkan apalagi kilat bola matanya yang menandakan dia bukan orang sembarangan dan dia juga bisa jadi ancaman untuk para dewan jika kita mengusiknya"ucap Antonius bakan banyak ada yang setuju tentang pendapat dari Antonius Timofey


"Kau salah tuan Antonius, KingAx gak akan mengusikmu justru KingAx akan melindungimu tanpa kau ketahui dia hanya mengancam para dewan untuk tidak ikut campur dalam misinya" batin Ivano Edrick


"Saya juga sependapat dengan Antonius dan saya bukan tidak mempunyai nyali tapi ini resiko lebih besar dan keluarga kita yang akan menanggung akibatnya, saya yakin King Ax itu seorang mafia elit" ucap Hans Dendrick


"Saya juga gak akan ikutan dalam pembantaian the Axe, saya masih ingin menikmati kesenanganku dengan para wanitaku" ucap Andreas Aston, Aston memang terkenal dengan casanova bisa dibilang dia seorang playboy.


"Jika kalian masih ingin meneruskan pembantaian ini silahkan saja tapi kami gak akan ikut campur" ucap Jhon Walker, Antonius Timofey, Andreas Aston, Hans Kendrick, Alexander Pon, Ramos Baxter, Ivano Edrick serta Jhon Walker mereka menolak keras untuk ikut campur dalam pembantaian itu.


"Saya lebih setuju dengan pendapat mereka, kita masih punya keluarga yang harus kita lindungi, dan saya juga menolak untuk ikut dalam pembantaian itu" ucap nyonya Rane, ia gak mau mengambil resiko sehingga akhirnya putrinya jadi korban dalam pembantaian itu setelah Arjuna pernah jadi korban


"Sebaiknya kita hentikan rencana pembantain itu, untuk sementara sebelum kita mengetahui dibalik topeng KingAx, saya mengambil jalur tengahnya" ucap Komandan Zeno dan disetujui oleh semua anggota dewan darkness.


Setelah mereka menyetujui kesepakatan yang diajukan komandan Zeno mereka pun membubarkan diri.


Antonius segera menghampiri tangan kanannya Nickolas dan Lucifer bahkan moodnya Antonius lagi kurang bagus, ntah kenapa saat mereka membicarakan tentang pembantaian the Axe dan juga rencana penundaan pembantaian the Axe, seperti ada yang menganjal dalam benaknya.


"Kenapa aku seperti ingin melindungi KingAx dari pembantaian para dewan, sebenarnya ada apa, bahkan bola mata itu seperti milik Axell, aku tahu betul bola mata itu, bahkan saat melihat bola mata itu kenapa bayangan Axell, dan Glavi seperti melintas" batin Antonius


"Apa kemungkinan besar King Ax itu adalah Axell, aku bisa merasakan hal itu dari tatapannya, walaupun aura yang ia pancarkan sangat berbeda" batin Antonius. Antonius yang sibuk dengan pikirannya ia dikejutkan oleh Nickolas yang membuyarkan lamunannya.


"Tuan Antoni,, kau kenapa dari tadi kau hanya diam sibuk dengan pikiranmu sendiri sampe sampe kau tak menyadari kalau ini sudah didepan mansionmu sendiri" ucap Nickolas. Ketika ia melihat sudah dimansionnya ia langsung keluar dari mobilnya dan menghiraukan Nickolas dan Lucifer yang sudah dilanda penasaran, karna dari saat keluar dari gedung pertemuan Antonius nampak berbeda