The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 95 sebentar lagi



malam harinya mereka sudah bersiap untuk berangkat kekota italia dimana mereka akan melakukan penyerangan besar besaran terhadap salah satu anggota five devils.


sesampainya di italia mereka langsung pergi kesalah satu mansion yang sudah dipersiapkan olah anggota the Axe



malam harinya mereka baru saja sampai di Italia dan mereka langsung memasuki kawasan mansion yang sudah dipersiapkan, bahkan mansion itu salah satu aset milik Stevanuss bahkan gak ada yang mengetahui kalau mansion itu milik Stevanuss dan juga mansion itu berada dipinggiran jauh dari keramaian kota Italia.


"kalian cari kamar untuk istirahat, tapi sebagian kalian jaga jangan istirahat semua, takutnya ada yang mengetahui keberadaan kita disini" ucap Axell yang masih mengunakan nada dinginnya


"baik king....." ucap mereka barengan


Axell pun memilih kamar yang cukup unik dibagian pintunya dan kamar tersebut berada dilantai atas, Axell yang seperti sudah tau setiap sudut mansion itu termasuk salah satu ruangan yang berada dilantai atas dan juga ruangan bawah tanah. bahkan mereka cukup bingung kenapa Axell bisa mengetahui setiap sudut ruangan itu termasuk Axell yang sudah memilih kamarnya bahkan mereka dilarang keras memasuki kawasan lantai paling atas, yang mereka heran kenapa Axell bisa mengetahui sedetail itu titik mansion itu bahkan mereka dan juga Axell baru pertama kali mengunjungi mansion tersebut, bahkan ada yang berpikir sosok Stevanuss Diesel yang sekarang menguasai raganya Axell saking mereka herannya.


"apa kalian sudah pernah kesini untuk sebelumnya" ucap Ciro penasaran


"setauku, king belum pernah kesini dan juga wilayah italian juga cukup asing dan juga king lebih menguasai daratan Asia dan Amerika kalau soal eropa bukan king yang menguasainya tapi kami Axe shadow Army " ucap Valden dan diikuti anggukan oleh mereka


"dan bukannya mansion ini baru dikasih tau oleh tuan Helius, karna ini merupakan aset milik tuan Stevanuss, dan awalnya juga king menyuruhku untuk mencarikan mansion tapi tuan Helius melarang dan menyuruh kami untuk menempati salah satu aset milik tuan Stevanuss" ucap Xavier


"apa jangan jangan...." ucap Andrew yang menghentikan ucapannya


"tadi tuh bukan king Axe tapi tuan Stevanuss yang meminjam raganya king Ax, dan apa kalian gak liat tadi bola matanya king Ax" ucap Andrew


"sudahlah lupakan...kalian cepat beresin tuh barang barang kalian dan cek anggota yang harus berjaga, mungkin 2 atau 3 jam lagi pasukan dari the Ax akan datang" ucap Valden pada Ciro, Andrew, Jordan dan Galen dari pada mereka harus membicarakan prihal king mereka kalau kedengeran king mereka bisa saja peluru ataupun panah langsung melayang kearah arah mereka terlebih mood king Ax yang lagi kurang baik.


"Valden dan bagaimana dengan Ax's " ucap Xavier yang menanyakan pasukan bayangan milik Axell itu, apa akan diikut sertakan dalam penyerangan itu atau justru tidak


"mereka sudah berada dikordinat masing masing, jadi pada saat pertempuran mereka sudah berada dibelakang untuk mengawasi pasukan lain yang ikut membantu, dan juga sebagian di Roma untuk mengamankan situasi juga, saat ini kita akan melakukan penyerangan di 2 tempat, italia sendiri dan roma, tapi itu sih baru perkiraanku saja, selebihnya balik lagi sama king" ucap Valden dan diikuti angguka oleh Xavier mereka pun bergegas pergi kekamar mereka


sedangkan ditempat lain tepatnya dikamar khusus milik tuan Stevanuss yang sekarang ditempati oleh Axell, Axell hanya diam sambil memperhatikan setiap sudut ruangan itu, senyum misterius dari Axell kini ia pancarkan saat melihat bingkai photo para dewan Drakness


"sebentar lagi aku akan mengejukan seluruh jajaran dewan Drakness, dewan Drakness lihatlah aku akan kembali, dewa kegelapan akan datang.....Axell Stevanuss king of the Mafia" ucapan spontan Axell saat melihat bingkai photo para dewan Drakness


Axell pun beranjak dari duduknya dan mengambil sesuatu dari dalam laci yang berdesain klasik itu, sebuah topeng dan juga pistol yang memiliki logo diamord devils


"dulu aku pernah mati ditanganmu, tapi sekarang....kalian yang akan mati ditanganku five devils" ucap Axell lagi secara spontan dalam pengucapannya bahkan kini bola matanya berubah menjadi biru pekat


terdengar suara pesawat dan juga helikoper kearah mansion, Axell pun melangkahkan kakinya kearah jendela kamarnya dilihatnya helikoper dan juga pesawat landing di samping mansion ya....karna disamping mansion halamannya cukup luas dan juga jauh dari jangkauan penduduk.


"sebentar lagi....." ucap Axell sambil tersenyum misteriusnya menatap kearah luar sambil memperhatikan anggota the Axe yang baru saja turun dari helikoper dan juga pesawat dan juga mereka menurunkan berberapa senjata yang mereka bawa.