
Antonius pun mengajak Theresa dan Cylame ke Apartemennya yang berada di London, sesampainya di Apartemennya yang cukup terbilang mewah mereka pun memasuki Apartmennya dan mengajak Theresa dan Cylame kekamarnya, disana Antonius sudah menyiapakan perlengkapan mereka untuk tinggal sementara karna kemungkinan besok mereka akan ke pulang ke Rusia
Cylame yang sedari tadi di gendong oleh Antonius bahkan sampe tertidur karna ia kelelahan. Cylame merasa aman dalam dekapan Antonius bahkan ia gak pernah merasakan hal itu selama ia tinggal bersama ayah kandungnya Bastian tapi ia diperlakukan kasar dirumah itu.
"Tuan Antonius terima kasih kau telah membawa putriku dari Bastian" ucap Theresa
"Tidak masalah, sebagai gantinya kau menikahlah denganku sesuai permintaan putraku, dan aku akan selalu melindungi kalian, aku tau ini terlalu cepat, tapi bagi kami para mafia kami gak tau harus hidup sampai kapan karna musuh kami, karna itulah aku mengorbankan segalanya bahkan aku juga harus kehilangan putraku dan ntah dimana keberadaannya sekarang"ucap Antonius yang menatap sendu
"Tapi kau gak perlu khawatir aku akan selalu melindungi kalian kalau harus nyawaku jadi taruhannya, kita bisa buka lembaran baru, aku tau ini terlalu cepat tapi dengan berjalannya waktu cinta bisa datang dengan sendirinya, gimana apa kau mau menjadi istriku sekaligus menjadi mommy untuk putraku Axell" ucap Antonius, Theresa yang tadi diam ia pun menganggukan kepalanya
"Aku janji akan melindungi kalian" ucap Antonius yang langsung memeluk Theresa
"Terima kasih tuan" ucap Antonius
"Mulai sekarang biasakan panggil aku dengan sebutan Antony" ucap Antonius
"Mmm baiklah" ucap Theresa yang tersenyum kearah Antonius, gak lama Cylame bangun dari tidurnya.
"Mami...." ucap Cylame dengan suara khas baru bangun
"Hallo cantik" ucap Antonius, Cylame yang belum mengenal Antonius ia terlihat ketakutan, Antonius mendekatkan dirinya pada Cylame
"Jangan takut aku bukan orang jahat, namaku Antony dan mulai sekarang kau panggil aku dengan sebutan daddy, karna kau akan menjadi putri kecilku" ucap Antonius lembut, Clyame yang mendengar itu ia langsung tersenyum bahkan matanya saja terlihat berkaca kaca
"Bolehkah aku memelukmu daddy" ucap Cylame hati hati.
"Tentu, sini daddy peluk" ucap Antonius, Cylame pun langsung memeluk Antonius, Theresa yang melihat hal itu ia menjadi terharu
"Sudah jangan menangis" ucap Antonius yang menyeka air mata Theresa.
"Aku hanya terharu saja" ucap Theresa yang langsung memeluk putrinya.
"Mami apa nanti kita akan tinggal bareng lagi mam, aku juga mau tinggal sama daddy mam" ucap Cyla
"Iya sayang kita akan tinggal bareng sama mami dan sama daddy, tapi kita gak tinggal disini kita akan tinggal di Rusia" ucap Antonius
"Yeee....Cyla akan tinggal sama mami dan daddy" ucap Cyla antusias.
"Ysudah sekarang Cyla ikut daddy dan mami kebawah okay" ucap Antonius yang me ngajak untuk turun kebawah.
"Aku nanti nyusul, aku mandi dulu" ucap Theresa, Antonius mengajak Cyla menem
Antonius mengajak Cyla bertemu dengan Mark, Lucifer dan Daniel yang sedang duduk di sebuah sopa. Bahkan mereka cukup heran dengan Antonius sekarang setelah ketemu Cyla ia terlihat sangat bahagia seperti dulu saat dirinya masih ada Axell dan Glavieska dulu.
"Aku senang akhirnya tuan Antony bisa menemukan kebahagiannya setelah sekian lama ia sendiri, Axell kau mengirimkan wanita untuk mengantikan posisi mommymu disini semoga Glavi merestui hubungan tuan Antony dengan Theresa" batin Lucifer
"Aku senang akhirnya tuan Antony bisa luluh juga, Axell gak salah pilih untuk menjadikan Theresa sebagi mommy sambungnya" batin Daniel,
"Kenapa kalian hanya diam" ucap Antonius
"Akh...iya" ucap mereka yang gelagapana.
"Cyla mereka sekarang akan menjadi pamanmu, ini paman Mark, dan ini paman Lucifer dan itu yang terakhir kau panggil uncle Daniel karna ia lebih muda dari mereka" ucap Antonius yang diakhiri senyuman
"Baru kali ini aku melihat tuan Antoni tersenyum seperti itu, setelah Axell pergi keindonesia dan setelah Axell dinyatakan tewas saat ledakan di new york" batin Lucifer
"Aku Cyla paman, uncle" ucap Cyla yang tersenyum, bahkan terlihat sangat lucu.
Mereka banyak mengobrol dengan Cyla bahkan Cyla terlihat sangat gembira, walaupun muka mereka cukup sangar dan cukup kaku saat berbicara dengan Cyla beda dengan Daniel yang terlihat asik berbicara dan mengajak Cyla bermain, gak lama ponselnya Daniel menyala tanda notif masuk dengan no yang tidak diketahui.
Daniel pun membuka isi notif tersebut, yang bikin penasaran siapa yang mengirim notif tersebut, gak ada nama bahkan no-nya saja seperti privat.
“Daniel temuinku di Indonesia ada yang aku ceritakan, aku tunggu besok dirumahku yang di Indonesia,
#Axell - jangan bawa orang mansion cukup kau saja yang datang, jangan sampai daddy tau masalah ini, hapus notif ini setelah kau baca notif ini”
"Ada apa Axell mau nemuinku" batin Daniel,
"Apa ada hal serius, aku harus temui Axell aku takut terjadi sesuatu" sambungnya lagi.
Antonius, Mark, dan Lucifer yang melihat gelagat aneh dari Daniel mereka hanya menatap heran.
"Ada apa Daniel" ucap Antonius yang heran dengan Daniel
"Owh tidak apa apa" ucap Daniel ia pun langsung beranjak dari duduknya, dan berpapasan dengan Theresa, Daniel pun menarik tangan Theresa kedapur.
"Ada apa" ucap Theresa bingung
"Aku cuman mau tau, apa kau mengetahui sesuatu tentang Axell" ucap Daniel yang membuat Theresa gugup.
"A...aku tidak tau" ucap Theresa gugup
"Jangan bohong, aku yakin kau tau sesuatu tentang Axell" ucap Daniel yang terlihat gugup
"Ayolah Theresa kau jangan bohongiku, aku tau kau juga pasti mendapatkan notif dari Axellkan sama sepertiku" sambungnya lagi
"Masalah ini hanya kau dan kau dan aku yang tau"ucap Daniel yang menyakinkan Theresa
Daniel yang menyakinkan Theresa dan Daniel tau kalau Theresa juga mendapatkan pesan yang sama dari Axell dan Daniel memaksa Theresa untuk jujur mengenai pesan misterius sari Axell.