
Setelah Axell menutuskan sambungannya dengan Valden ada sebuah notif dari Ran dan juga Nando dan juga Nicki
Kimberly yang melihat Axell sedang sibut dengan urusannya ia hanya menatap Axell sekilas
"Ax, apa kita masih lama disini" ucap Kimberly
"Sebentar" ucap Axell datar, Axell masih sibuk dengan ponselnya
“king tuan Antonius sedang menuju Jerman bersama tuan Aston, dan kami gak tau tujuannya king” • Ran
“ king tuan Aston merencanakan untuk menemui komandan Zero bersama tuan Antonius dimansionnya komandan Zero” • Nando
“king taun Antonius dan tuan Aston sekarang sedang berada di mansion komandan Zero, dan tujuan mereka mencari tau soal putra angkat komandan Zero bukankah itu king bukan” • Nicki
Axell menatap dingin ponselnya "sialll kenapa mereka secepat itu bertindak" ucap Axell yang membanting strirnya
"Ax kamu kenapa sih" ucap Kimberly, namun Axell tidak menjawab
"Aku anterin kamu pulang kim, sore ini aku harus segera kembali Itali ada yang harus aku kerjakan disana" ucap Axell yang kini melajukan mobilnya, Kimberly hanya diam tak menjawab pertanyaan dari Axell
"Apa kamu marah kim" ucap Axell yang melirik kearah Kimberly
"Aku tidak marah ko" ucap Kimberly yang langsung mencium pipinya Axell
Cup...
"Mmmm kayanya kamu sudah berani menciumku, kenapa cuman pipi yang ini doank"ucap Axell yang tersenyum jail
Cupp..cupp..
Kimberly pun kini mencium pipi yang sebelahnya lagi dan juga keningnya Axell, Axell hanya mengembangkan senyumannya
"Kimmi kenapa cuman pipi dan keningku yang kamu cium, kenapa gak bibir sekalian dicium" ucap Axell yang tersenyum jail
"Udah pokus sama jalan" ucap Kimberly, saat mereka sampai dimansion komandan Zero terlihat ada 1 mobil yang seperti Axell mengenal mobil itu
"Aston, dugaanku benar mereka akan lebih bertindak mencari keberadaanku yang sekarang" ucap Axell
"Apa uncle Aston kesini lagi" ucap Kimberly, dan dibalas anggukan oleh Axell,
"Sebaiknya kamu masuk, sebelum mereka lihat aku disini" ucap Axell dan sebelum kimberly keluar dari mobilnya Kimberly memberikan gelang pada Axell
"Aku kasih kamu gelang agar kamu bisa mengingatku walaupun kita berjauhan Axell" ucap Kimberly yang memasangkan gelang ditangan Axel
•flashback
"Dia sudah pulang" ucap Kimberly
"Kenapa kau tak mengajaknya kesini" ucap Aston
"Uncle Aston sudah kubilang dia orangnya sibuk dan gak punya waktu untuk sekedar menemui kalian" ucap Kimberly
"Wanita ini benar benar buatku kesal" batin Aston
"Memangnya kenapa kalian ingin sekali menemui Stev" ucap komandan Zero
"Dia buronan kami" ucap Aston santai
"Kami sudah lama mencari keberadaannya, dan aku hanya ingin memastikan saja apa dia orangnya yang kami cari atau bukan itu saja komandan Zero" ucap Antonius
"Jika itu benar kamu nak daddy sangat senang bisa bertemu denganmu, tapi kenapa kau gak menemui daddy Axell" batin Antonius
"Apa yang dikatakan Axell memang benar mereka sedang mencari keberadaannya aku takut kalau mereka sampe membunuh Axell, aku harus gimana aku gak mau kehilangan Axell" batin Kimberly sedih
"Dia bukan orangnya, sudah kubilang uncle Aston kau memang salah orang dia bukan orang yang kalian maksud, jadi berhentilah mencari tau keberadaannya percuma saja" ucap Kimberly yang langsung pergi meninggalkan tempat itu
"Apa yang dikatakan putriku memang benar kalian berdua berhentilah mencari Stev" ucap nyonya Rane
"Sudah kukatakan komandan Zero kami hanya ingin memastikan saja apa dia orang yang kami maksud atau bukan" ucap Antonius
"Kenapa kau ingin sekali menemui putra angkatku" ucap Komandan Zero
"Sudah saya bilang komandan dia buronan kami" ucap Aston yang sudah terlihat kesal
"Aku hanya ingin memastikannya saja komandan Zero kalau putra angkatmu itu benaran orang yang selama ini kami cari atau bukan, kami juga gak akan menyentuh putramu karna kami hanya ingin memastikan saja" ucap Antonius
"Dari tatapan Antonius sangat dalam, kenapa dia ingin menemui putra angkatku" batin nyonya Rane
"Aku akan memperkenalkannya pada kalian jika dia kembali kesini, dia jarang pulang kesini dia sibuk sama urusan dan aku pun gak tau urusan Stev" ucap nyonya Rane
"Stev apa nama dia Stev" tanya Antonius
"Axellio Stevanuss, duplikat dari dari buronan kita Antoni" ucap Aston
"Nyonya Rane, komandan Zero saya mohon pertemukan saya dengan anak angkatmu itu" ucap Antonius yang memohon ia gak tau harus apa lagi sekarang yang dipikirannya hanya Axell dan Axell putra kesayangannya
"Antoni apa kau sudah gila kau memohon seperti itu, aku gak tau jalan pikirmu seperti itu sampe sampe kau memohon pada komandan Zero dan nyonya Rane biarkan saja jika mereka gak mau memperkenalkan putra angkatnya kita cari dengan cara lain" ucap Aston yang gak habis pikir dengan sahabatnya ini.
Antonius selalu berharap bisa bertemu dengan putranya walaupun hanya sekali tapi ia hanya ingin memastikan kalau putranya baik baik saja, 4 tahun ia gak pernah tau kondisi putra kesayangannya bahkan ia sudah menyuruh orang mencari tau keberadaannya tapi tetap saja gak menemukan titik terang, bahkan ada yang sampe tewas saat menjalankan perintah dari Antonius untuk mencari tau putranya. Ia juga cukup lega pas tau putrannya masih hidup namun perasaan seorang ayah pada anaknya yang ingin bertemu walaupun hanya sekali tapi hal itu gak pernah terwujud.