
Antonius yang baru dateng ia langsung mencari keberadaan Daniel, bahkan para pengawal dan juga para pelayan langsung kaget, Antonius yang baru dateng ia langsung mencari keberadaan Daniel, Daniel yang mendengar namanya dipanggil oleh Antonius ia pun langsung menghampirinya.
"Tuan Antony ada apa, apa saya melakukan kesalahan" ucap Daniel ia bingung dengan sikap Antonius yang baru dateng langsung mencari namanya.
"Bawa laptop milik Axell yang pernah putraku titipkan padamu, kau ambil diruang kerjaku" ucap Antonius, Daniel pun membawa laptop milik Axell yang berada di laci ruang kerjanya milik tuannya
"I....iya tuan" ucap Daniel yang langsung pergi keruang kerja milik tuannya itu
"Kenapa Tuan Antoni menyuruhku untuk mengambil laptopnya milik Axell, sebenarnya apa yang terjadi, dan siapa wanita yang ikut bersama tuan Antoni" batin Daniel
Setelah mengambil laptopnya milik Axell Daniel pun langsung menghampiri Antonius, Nickolas, Daniel dan juga Theresa yang sudah menunggu Daniel, gak lama Diegow dan Mark pun menghampiri mereka.
"Ada apa ini, dan kapan kau kembali tuan" ucap Mark yang baru dateng
"Kami baru saja dateng" ucap Lucifer yang menjawab perkataan Mark
"Dia siapa, apa dia calon istrimu tuan" ucap Diegow, yang langsung mendapat tatapan tajam dari Antonius.
Daniel pun langsung mengambil alih laptopnya, ia pun langsung membuka situs yang berada dilaptop itu.
"Daniel kau bisa masukan password yang berada digelang itu" ucap Antonius yang mengambil gelang pemberian dari Theresa tadi.
Daniel cukup kaget saat melihat gelang itu, ia cukup mengenal gelang itu, dulu gelang itu sering Axell pakai dan juga beberapa gelang yang sering ia gunakan, ia cukup tau beberapa hal tentang Axell tapi Daniel tidak mengetahui kalau gelang yang digunakan Axell memiliki password rahasia yang tersembunyi dibalik gelang itu.
"Gelang ini, dari mana kalian menemukan gelang ini" ucap Daniel dengan nada datarnya,
Daniel memang sudah menganggap Axell seperti adiknya sendiri, bahkan saat ledakan yang menimpa Axell Daniel menyalahkan dirinya karna tidak bisa melindungi Axell.
"Apa kau mengenal gelang ini" ucap Antonius
"Aku cukup mengenalnya, ada beberapa gelang yang sering Axell pakai, termasuk gelang itu, dan aku baru tau kalau gelang itu memiliki password rahasia" ucap Daniel ia pun menatap semua orang yang berada disitu satu persatu
"Dari mana kalian menemukan gelang ini" ucap Daniel dengan nada datarnya
"Hey... Daniel kau kenapa, kenapa kau bicara sedatar itu, apa kau tidak tau atau pura pura amesia sih, liatlah didepanmu itu siapa, dia tuanmu jadi apa pun yang ia cari pasti dapatkan termasuk sebuah gelang itu" ucap Nickolas
"Ya karna aku tau, gak semudah itu kalian mendapatkan apa yang kalian cari termasuk info tentang Axell, dia bisa melindungi apa pun yang berkaitan dengannya, bahkan selama 3 tahun ini aku sudah meretas semua data data tentang Axell, dan hampir aku retas namun data itu dilindungi situs rahasia yang gak semudah itu retasnya semacam situs jaringan rahasia"ucap Daniel
"Dan dari mana kalian menemukan gelang ini" ucap Daniel lagi mereka yang berada disitu hanya diam mencerna ucapannya Daniel tadi.
" apa ini juga ada hubungannya sama kejadian tempo dulu saat aku dan Axell pergi ke Singapure bersama Axell, dan diantara mereka ada yang mengenal Axell tapi mereka memanggil Axell dengan sebutan king, dan dulu juga ada aku dan Axell bertemu seseorang yang menanggil Axell dengan sebutan Stev, bukan cuman itu ketika aku pergi ke suatu tempat ada saja yang mengenal Axell tapi anehnya setiap orang yang axell temui pasti mereka menyebut Axell dengan nama yang berbeda, seperti King, Stev, Stevent, Stevano, dan sekarang Fano apa jangan jangan selama ini Axell menyembunyikan sesuatu dariku"batin Daniel
Mereka cukup bingung dengan Daniel yang tiba tiba bengong
"Lucifer sepertinya adikmu kehilangan sedikit akalnya, bukannya kita yang menemukan gelang itu tapi ko malah dia yang ikut sewot" ucap Nickolas
"Lebih baik kau diam, sepertinya Daniel mengetahui sesuatu pada gelang itu" ucap Lucifer yang sedang memperhatikan adiknya itu
"Aku tau Daniel mungkin cukup dekat dengan putraku jadi mungkin sedikit mengetahui tentang putraku Axell" ucap Antonius yang juga memperhatikan Daniel
"Apa jangan jangan yang waktu itu adalah Axell yang menyuruhku mencari tau tentang keberadaan Theresa Victoria" batin Daniel
đź’˘Flashback onđź’˘
Daniel yang tengah pokus dengan layar laptopnya tiba tiba saja ada sebuah pesan yang masuk ke emailnya namun tidak diketahui mengirim itu. Daniel pun membuka isi email itu
“ Daniel aku menyuruhmu cari seorang wanita yang bernama Theresa Victoria, ia memiliki gelang yang aku titipkan dan gelang itu memiliki password rahasia, cepat cari keberadaanya“
"Siapa dia, kenapa dia menyuruhku cari wanita itu," ucap Daniel
"Apa aku lancak aja, biar aku tau siap yang mengirim email ini" sambungnya lagi, Daniel pun langsung melacak siapa mengirim pesan yang masuk ke emailnya.
Namun saat Daniel melacak ia gak bisa melacak siapa pengirim pesan itu.
"Kenapa sangat sulit melacak siapa orang yang mengirim pesan ini" ucap Daniel
"Sebenarnya siapa dia" sambungnya lagi, Daniel pun terus melacak mencari tau siapa yang nengirim pesan itu, namun hasilnya tetap nihil Daniel gak bisa melacak siapa yang mengirim pesan itu
đź’˘Flashback off
Daniel pun terus mengingat tentang pesan misterius itu yang menyuruhnya mencari wanita yang bernama Theresa Victoria
"Apa nama kau Theresa Victoria" ucap Daniel dengan menatap Theresa seksama
"Iya tuan, saya Theresa Victoria apa anda mengenal saya" ucap Theresa
"Daniel bagaimana bisa mengenal Theresa" ucap Antonius yang mentatap intens Daniel, saat Daniel menanyakan nama Theresa Victoria apalagi Theresa belum menyebutkan namanya, dan juga sikat Daniel yang kali ini benar benar terlihat aneh