The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 9 Password rahasia



Diegow pun memberikan kalung, kalung itu milik Axell bahkan kalung tersebut di lengkapi GPS pemberian Antonius


"Ini kalung Axell" ucap Antonius yg gak bisa menahan kesedihannya


"Axell kau dimana, maafkan daddy, daddy gak bisa melindungi mu Axell, Glavi aku gagal melindungi putra kita aku gagal" ucap Antonius lirih.


"Tuan sebaiknya kita kembali ke Mansion, besok kita lanjut mencari tuan muda" ucap Nickolas Antonius hanya mengangguk


•black to Axell•


Ketika kejadian ledakan itu Axsel terpental dan terjun dari jembatan, dan Axell terjatuh kesungai yang cukup dalam, dengan luka yang cukup parah dan juga ada luka tembakan di tangan kanannya.


Axell terus berenang menyebrangi kedalaman sungai, bahkan air sungai pun cukup deras,


"Aku harus bisa bertahan, aku harus bisa menyebrangi kedalaman sungai ini agar aku menjauh dari tempat ini" batin Axell yang terus berenang dengan sisa tenaga yang di milikinya.


Ketika ia melihat kepermukaan ternyata Axell sudah berada di ujung sungai tepatnya di tengah hutan, dan gak terdengar lagi suara ledakan


"Aku harus mencari permukiman untuk istirahat dan mengobati luka di tanganku" ucap Axell yang berjalan menyusuri area hutan.


"Hutan ini terlalu luas" ucap Axell sambil memegang tangan kanannya yang terluka


Aghhhh......


"Aku harus keluarin peluru di tanganku" ucap Axell ia pun mencoba mengeluarkan peluru di tangannya


Aghhh......


"Kenapa susah sekali sih, aku udah keburu lemas akibat banyak darah yang keluar" ucap Axell ia pun coba keluarkan peluru di tangannya akhirnya peluaru itu keluar dari tangan Axell.


Setelah peluru itu berhasil di keluarkan Axell pun coba bangkit dan mulai berjalan lagi untuk mencari permukiman wajah Axell udah terlihat pucat akibat banyak darah yang keluar, saat Axell berjalan tiba tiba saja pandangannya blur dan ia terjatuh ke dalam jurang.


Di mansion Amerika Antonius nampak kacau bahkan gak segan segan menghancurkan mansionnya sendiri, Lucifer, Diegow, dan Nickolas hanya diam mereka gak bisa apa apa mereka juga memahami kondisi tuannya saat ini.


"Axell kau sekarang dimana, maafkan daddy gak bisa melindungimu Axell" ucap Antonius


Aghhh......


"Afroad....kau sudah membunuh putraku, lihat saja aku akan membunuhmu Afroad" ucap Antonio yang terlihat nampak emosi


"Axell Aghh....." ucap Antonio, ia pun melempakan barang barang yang berada di sekitarnya.


Saat itu Daniel yang mendengar amarah emosi tuannya ia langsung menyamperin Antonius sambil membawa tas punya Axell yang di suruh amankan tasnya.


"Tuu...tuan..tonny" ucap Daniel gugup ia tau ini bukan saatnya untuk berbicara dengan Antonius, Antonius hanya menatap tajam Daniel


"Ada apa, kau sudah baikan" ucap Antonius dingin


"Apa maksudmu, bicara yang jelas" ucap Antonius yang mendekat kearah Daniel


"Ini tas milik Axell tuan, saat masih di Bandara Axell sudah tau apa yang akan terjadi, ia menyuruh saya untuk mengamankan tasnya, dan suruh di kasih ke tuan tonny, Axell bilang di tas ini ada laptopnya dan disitu terdapat data rahasia dan juga agar tuan bisa mengetahui apa saja yang Axell lalukan di laptop itu, Axell telah merangkumnya" ucap Daniel, Antonius pun meraih tas itu dan mengambil laptop saat di buka laptopnya di lengkapi password rahasia


"Apa kau tau password rahasia milik Axell?" tanya Antonius


"Maaf tuan saya tidak mengetahui password rahasia milik Axell" ucap Daniel


"Panggil Nickolas serta yang lain ke ruang kerjaku" ucap Antonius dingin


"Baik tuan" ucap Daniel, Daniel pun keluar dari dalam kamarnya Antonius, Daniel pun memasuki life ia pun menemui Nickolas, Mark, Lucifer, dan Diegow yang tengah berada di meja makan serta Laptop di hadapan mereka.


"Kalian semua di suruh keruangan tuan Antonius" ucap Daniel


"Ada apa kita di suruh keruangan tuan Antoni apa kita di suruh membersekan pecahan kaca" ucap Nickolas


"Bukan, sebaiknya kalian ikut aku keruangan tuan Antoni buruan sebelum tuan Antoni benar benar melayangkan pelurunya di kepala kalian" ucap Daniel yang melangkahkan kakinya masuk ke dalam life dengn di ikuti oleh yang lain.


Setelah sampai di depan pintu ruangan kerja Antonius mereka langsung masuk.


"Ada yang bisa kami kerjakan tuan Antoni" ucap Lucifer


"Kalian coba buka password rahasia milik Axell, atau kalian retas data data yang berada di dalam laptop itu" ucap Antonius


"Biar saya yang coba tuan Antoni" ucap Nickolas ia pun mulai membuka laptop itu, ternyata banyak cctv rahasia yang berada di dalam laptop itu.


“selamat datang di AXRED..data rahasia milik Axell Stevano Timofey tidak bisa di buka coba masukan password rahasia agar mudah mengakses“


“cctv AXRED Terpasang...“


”anda tidak dapat meretas data rahasia milik Axell Stevano Timofey“


“anda tidak bisa membuka password rahasia“


“hanya sidik jari Antonius Tomofey yang mampu membukanya dengan masuk ke pusat komando milik Axell Timofey“


"Daniel apa kau tau pusat komando itu" ucap Antonius


"Saya juga gak mengetahii itu tuan, selama Axell bersama saya Axell gak pernah cerita soal itu, akhir akhir ini ia lebih suka mengurung diri di kamarnya, pas saya tanya dia bilang Axell lagi sibuk mempersiapakan ujian akhir, hanya itu saja" ucap Daniel


"Sebenarnya di mana pusat komando itu" ucap Antonius


Saat di buka ke situs lain Nickolas menemukan sebuah file yang di beri nama ' needs Axell ' karna mereka penasaran mereka membuka fils itu, hanya fils itu yang bisa diretas oleh Nickolas.


Saat di buka itu berisi kenangan bersama keluarga Timofey serta curhatan Axell, disitu juga Axell mengatakan kalau dirinya seorang Hacker dan juga punya sistem jaringan sendiri, hanya Axell dan Antonius yang bisa mengunakan itu dengan menggunakan sidik dari Axell serta Antonius namun di situ tidak menemukan di mana pusat komando itu, dan juga password rahasia milik dari Axell sendiri