
Hai hai, kali ini aku nggak akan bahas karakter, tapi bahas tentang gelar kehormatan yang ada di karakter yang ada di novel ini. Aku ngikutin gaya Eropa omong-omong.
Emperor & Empress (Yang Mulia Raja & Yang Mulia Ratu). Ini bisa juga diartikan sebagai kaisar. Tapi karna penyebutannya nggak begitu bagus menurutku, jadi aku pake "Yang Mulia" aja. Aku ngasih gelar ini kepada pemimpin dari 7 keluarga kerajaan bangsawan kelas atas. Mereka ini memimpin wilayah yang disebut Empire.
King & Queen (Raja & Ratu). Aku ngasih gelar ini ke pemimpin dari keluarga bangsawan kelas bawah. Mereka memimpin wilayah yang disebut Kingdom.
Prince & Princess (Pangeran & Putri). Gelar ini diberikan ke anak dari keluarga bangsawan saja. Jadi semisal ada anak dari keluarga bangsawan dan iblis biasa, dia nggak akan diberi gelar ini karena dianggap darah bangsawannya nggak murni. Untuk gelar Pangeran Mahkota diberikan pada laki-laki calon penerus pemimpin kerajaan yang telah terpilih atau putra tunggal. Untuk Tuan Putri diberikan pada anak perempuan tunggal atau istri dari pangeran mahkota (calon ratu).
Knight (Ksatria). Juga bisa disebut Panglima. Dan ini lebih condong ke posisi ya, karna untuk panggilan biasanya nama mereka diawali dengan "Sir".
- O w O -
Ia membelikan ini untuk Ryan sang pujaan hati.
Kata-kata Ryan beberapa minggu lalu tidak membuat semangatnya turun. Selain fakta bahwa Felicia belum mau terjun ke dunia percintaan, ia juga bisa memanfaatkan Reon yang juga mencintai Felicia. Dengan beberapa rencana kecil, ia akan menbuat Reon dan Felicia berada dalam situasi dimana mereka akan berduaan, lalu Felicia akan menyukai Reon, Ryan akan menyerah, lalu ia akan datang sebagai obat penenang.
Namun hari ini, di saat pesta perayaan kelahiran Ares Vermillion Gregory, ia menyaksikan sendiri wajah hangat dan ekspresi Ryan yang tidak pernah ia tunjukkan pada Aluna. Hatinya terasa sangat sakit. Ia berlari menuju ke taman di samping istana. Beberapa saat kemudian Alicia datang, memeluknya untuk memberikan ketenangan.
"Kita akan membuatnya malu."
"Bagaimana caranya?"
"Saat berdansa nanti, kau akan tetap bersama dengan Pangeran Ryan. Aku bersama Pangeran Imanuel. Aku akan menariknya menuju bagian tengah ruangan."
"Lalu?"
"Ia tidak pandai berdansa, juga tidak punya teman dansa. Hanya ada dua pilihan. Kembali menepi dengan perasaan malu, atau diselamatkan oleh Pangeran Mahkota Reon."
"Diselamatkan?"
"Kau kira ia akan melewatkan kesempatan untuk berdansa dengan Tuan Putri Felicia? Tidak, ia akan menyelamatkannya. Lalu mereka akan berdansa, membuat Ryan sadar ia harus mundur."
- O w O -
Semua berjalan sesuai dengan rencana sang kakak. Alicia benar-benar cerdas.
Aluna bisa menangkap perubahan ekspresi di wajah Ryan. Ia mendadak jadi tidak mood setelah melihat Reon dan Felicia yang tampak mesra. Dengan begini ia akan mundur, atau akan ada lebih banyak rencana untuk membuatnya sadar bahwa Aluna adalah wanita yang paling pantas untuk Ryan.
"Pangeran Mahkota Reon dan Tuan Putri Felicia lucu sekali. Aku harap mereka berpacaran saja. Benar kan, Pangeran Ryan?"
- O w O -