
- Author PoV -
Seluruh penjuru ruangan diselimuti oleh kabut sihir berwarna hitam pekat. Tidak ada yang bisa keluar dari sana. Dan tepat di singgasana, Sang Raja sedang menahan kemurkaan yang amat besar kepada orang yang telah memberi racun di dalam makanan putri kecilnya, Putri Felicia.
"Jangan biarkan seorangpun keluar dari istana ini tanpa diperiksa terlebih dahulu. Tangkap Carolina dan ikat kedua tangannya dengan rantai surga. Panggilkan alchemist terbaik istana."
Dua tanduk yang besar dan panjang muncul di kedua sisi kepala Edgar. Itu adalah pertanda bahwa iblis itu benar-benar marah. Ia berusaha menahan amarahnya dengan terus menatap wajah Felicia. Jika ia marah, semua iblis di istana akan menerima efeknya tanpa terkecuali, artinya kondisi Felicia akan makin buruk jika ia murka.
Dua alchemist terbaik istana datang membawa berbagai alat-alat kesehatan dan botol kecil berisi potion beraneka warna. Edgar menidurkan Felicia di singgasananya, membiarkan kedua alchemist itu memeriksa putri kecilnya. Saat mereka melihat dada kiri Felicia, kedua alchemist itu serentak melepaskan kedua tangannya dari tubuh mungil sang tuan putri.
"Ini racun dari jamur senbeli."
Jamur senbeli adalah jenis jamur langka yang hanya hidup di neraka. Bagi ras selain iblis, jamur ini adalah obat yang bisa menyembuhkan segala penyakit dan menawarkan segala racun. Namun bagi iblis, jamur ini adalah racun paling berbahaya yang dapat membuat iblis mati dalam hitungan menit.
Iblis yang teracuni akan mengeluarkan cahaya berwarna kuning emas dari dada kirinya. Dan iblis lain yang menyentuh bagian yang bercahaya itu akan terbakar. Kedua alchemist itu meminumkan Felicia sebotol cairan berwarna hitam pekat.
"Yang Mulia, kita harus mencari jamur mori secepatnya. Ramuan ini hanya mampu untuk menahan agar racun itu tidak merenggut nyawa tuan putri."
Berkebalikan dengan jamur senbeli, jamur mori adalah jamur yang dapat mengobati segala macam penyakit yang diderita iblis dan menawarkan segala macam racun. Namun jika ras lain memakannya, mereka akan mati dalam hitungan menit. Dan lagi jamur ini hanya tumbuh di surga.
"Berapa lama ramuanmu dapat menahannya?" tanya Edgar dengan nada suara yang dipaksa untuk tenang.
"Tuan putri dapat bertahan sampai kapanpun anda mau, Yang Mulia. Namun," alchemist itu menghirup napas sebentar, berusaha untuk mencari kata-kata yang tidak membuat Edgar putus asa. Kemudian ia melanjutkan, "Sebelum tuan putri meminum ramuan dari jamur mori, ia tidak akan pernah membuka matanya."
-~~~-
Wanita yang menyamar itu lantas tertawa jahat, kemudian berkata bahwa Felicia tidak akan bisa bertahan lama. Kalaupun bisa bertahan, ia hanya akan tertidur di kasur tanpa bergerak sedikitpun. Jamur mori hanya tumbuh di surga, dan ras iblis sudah didepak dari surga sejak zaman dahulu kala. Ia juga menjelaskan bagaimana caranya menjatuhkan sebuah keramik agar perhatian Lina teralihkan dan iblis itu bisa menambahkan racun ke dalam adonan yang dibuat oleh Lina.
Wanita itu lantas menjadi sasaran utama amukan Edgar. Tubuhnya dicabik-cabik dengan begitu sadis di hadapan semua tamu. Api hitam milik Edgar membakar habis wanita itu hingga tak tersisa. Bukan hanya untuk melepaskan amarah, Edgar melakukan ini juga untuk memberikan pelajaran bagi siapa saja yang berani menyakiti putrinya akan bernasib sama, bahkan lebih parah.
Kalian penasaran tentang Lina? Ia dilepaskan karena Edgar merasa wanita itu sama sekali tidak bersalah. Sejak kecil Edgar dirawat oleh wanita itu. Edgar merasa tidak mungkin Lina berniat menyakiti Felice.
Namun iblis tetaplah iblis. Edgar mengambil langkah aman dengan menjauhkan Lina dari Felice dan memanggil Lexy serta Lilya ke istana. Mereka adalah pelayan yang merawat Felice sejak ia lahir sampai usia 4 bulan.
Lexy dan Lilya tidak kuasa menahan tangis saat melihat tubuh mungil Felicia terbaring tak berdaya di atas ranjang. Deru napasnya masih teratur, seperti sedang tidur. Namun ia tidak bangun saat tubuhnya disentuh, saat telinganya menangkap suara berisik, dan saat keningnya dikecup dengan penuh kasih sayang.
Ras iblis telah didepak dari surga, yang artinya mustahil bagi Edgar untuk masuk ke surga walau hanya sebentar. Otaknya berfikir keras. Sudah genap seminggu putri kecilnya menerima perawatan dari berbagai alchemist terbaik di seluruh penjuru neraka, namun tidak ada hasil. Ia masih saja nyaman di alam mimpinya.
Seketika Edgar mengingatnya. Iblis memang didepak dari surga, tapi tidak dengan gorgon. Artinya ada seorang kenalan yang bisa membantunya.
Madam Amber.
-~~~-