
Edgar Sair El Lucifer
Nama Lengkap : Edgar Sair El Lucifer
Nama Panggilan : Edgar
Umur : 2096
Tanggal Lahir : 10 Desember
Tinggi badan : 191 cm
Berat badan : 85 kg
Makanan Fav : Olahan daging rusa
Minuman Fav : Teh Chamomile
Hubungan :
- Adelt Sair El Lucifer (Ayah)
- Hanna Sair El Lucifer (Ibu)
- Brandon Sair El Lucifer (Kakak)
- Brezenska Van Der Lucifer (Istri)
- Felicia Sair El Lucifer (Anak)
- Nayla Sair El Dantalion (Sepupu)
- Adelline Dantalion (Keponakan)
- Julio Dantalion (Keponakan)
Latar Belakang :
Sejak kecil Edgar dan Brandon dididik dengan keras oleh Adelt. Bukan tanpa alasan. Salah satu dari mereka akan menjadi penerus Kerajaan Acacia yang agung. Sudah sejak zaman dahulu kala kekuatan Kerajaan Acacia adalah yang paling mendominasi. Tentu saja Adelt tidak ingin penerusnya menjadi sosok yang lemah.
Yang terpilih menjadi putra mahkota adalah Brandon. Padahal Edgar menguasai sihir jauh lebih baik dari pada dia, jauh lebih pintar dalam berpedang dari pada dia, dan jauh lebih pantas menjadi penerus Adelt dari pada Brandon. Kesalahannya hanya satu ; Edgar bukan anak pertama.
Edgar akhirnya melakukan kudeta, merebut tahta dan memerintah. Ia menusukkan pedangnya di ketujuh jantung Brandon dan menggantung mayatnya di gerbang istana. Awalnya para penghuni istana tidak suka dengan Edgar. Tapi lama kelamaan mereka sadar bahwa pemerintahan Edgar membuat hidup mereka jauh lebih sejahtera dari pada pemerintahan Adelt. Perlahan, mereka berjalan di sisinya dan bersumpah setia padanya.
Setelah merebut tahta, Edgar menikahi seorang putri dari Kerajaan Agatha bernama Brezenska. Mereka tampak seperti pasangan yang saling melengkapi. Hingga beberapa lama kemudian, Brezenska mengandung. Kebahagiaan mereka akan semakin lengkap dengan kehadiran seorang anak. Tidak masalah perempuan atau laki-laki, Edgar akan menyayanginya.
Namun, seorang peramal yang pernah diselamatkannya datang ke istana. Amberlene namanya, manusia setengah ular yang suka sekali menyelinap ke surga dan mendengarkan percakapan para malaikat. Ia mengatakan bahwa anak yang berada dalam kandungan Brezenska akan menjadi penyebab kematian mereka berdua.
Edgar percaya dengan ramalan itu. Brezenska berkali-kali meyalinkan Edgar bahwa bayi itu tidak akan melukai siapapun jika diberi kasih sayang dan dididik dengan baik. Namun Edgar tetap ketakutan saat mengingat perkataan Amber. Bukan karena kematiannya, tapi karena kematian Brezenska. Edgar lebih baik tidak punya penerus dari pada harus kehilangan Brezenska.
Ia sempat beberapa kali mencoba menggugurkan kandungan Brezenska. Namun usahanya sia-sia. Hingga akhirnya bayi itu lahir, dan Brezenska menghembuskan napas terakhirnya. Edgar yang diliputi rasa sedih berhasrat untuk membunuh bayi kecil itu. Namun tindakannya dihentikan oleh tangan kanannya, Mahessa.
Faktanya, Brezenska mati karena tubuhnya yang semakin lemah. Bayi itu tidak salah apa-apa. Walaupun Brezenska tidak hamil, kematiannya tetap akan terjadi dalam waktu dekat. Edgar paham, dan menyerahkan bayi itu pada Mahessa. Lelaki itu menitipkan si bayi di Istana Vega, tempat tinggal para pelayan perempuan.
- O w O -
(Karna di aplikasinya gaada kaki ular, jadi aku kasih kaki manusia. Mohon berimajinasi sendiri ya :'> Madam Amber itu dari pinggang ke bawah macem ular)
Nama lengkap : Amberlene
Nama panggilan : Madam Amber
Umur : 389 tahun
Tanggal lahir : 31 Maret
Tinggi (panjang) badan : 4,6 m
Berat badan : 159 kg
Makanan Fav : Olahan daging ****
Minuman Fav : Teh
Hubungan : -
Latar Belakang :
Ada banyak sekali ras di alam semesta ini. Namun yang jahat akan kembali ke Neraka, diadili, dan dikirim ke Nirwana untuk bereinkarnasi. Yang baik akan diberikan kenikmatan di Nirwana sebelum bereinkarnasi.
Amber adalah salah satu yang baik. Ia mendapat banyak kenikmatan selama di Nirwana. Hingga tiba saatnya untuk ia bereinkarnasi. Ia cukup semangat berjalan di jembatan kehidupan yang akan mengantarkannya untuk mengambil gulungan nasib yang digantung di ranting Pohon Kehidupan.
Tiap roh yang akan bereinkarnasi harus mengambil gulungan nasib untuk mengetahui bagaimana kehidupannya di kehidupan selanjutnya. Amber mengambil salah satu gulungan yang diikat oleh tali berwarna orange. Ia membukanya, dan membaca kata demi kata yang ada di sana.
Gulungan Nasib
Manusia
Kau akan menjadi anak kedua dari pasangan pedagang kain. Mereka sangat baik padamu. Kakakmu perempuan. Kau akan menjadi biarawati, mati dengan kesucian yang abadi.
Iseng, Amber malah mengambil satu lagi gulungan nasib. Itu sangat dilarang. Masing-masing roh hanya boleh mengambil satu.
Gulungan Nasib
Ular
Kau akan dipelihara oleh seorang anak perempuan berumur 6 tahun. Ia sangat sayang padamu. Ia tidak mengurusmu dengan baik. Kau dilepaskan ke hutan dan mati karena manusia.
Malaikat murka, melempar Amber dari surga. Ia mendarat di sebuah kerajaan iblis peminum darah yang sangat mengerikan. Tubuh bagian bawahnya juga telah berubah menjadi ular. Di tangannya tumbuh sisik dan matanya juga menjadi seperti reptil. Fisiknya yang terlihat mengerikan membuat kerajaan menganggapnya ancaman dan memburunya.
Amber yang bersembunyi di hutan berhasil ditemukan oleh salah satu pasukan kerajaan. Nyawanya nyaris melayang saat itu. Untung saja seseorang datang dan menyelamatkannya. Edgar namanya, raja dari kerajaan iblis yang sangat besar dan makmur.
Edgar membawa Amber ke istananya, menyuruh pelayan untuk merawat Amber hingga sembuh. Untuk membalas kebaikan Edgar, Amber bersumpah setia dan bersedia mengorbankan nyawanya untuk Edgar.
- O w O -