
Acara akad nikah yang digelar pada pagihari pun sudah selesai , tinggal menunggu untuk acara nanti malam saja yaitu acara resepsi.
Mia dan Reyhan tidak lagi terpisah kamar , Barang-barang Reyhan sudah dipindahkan kekamar Mia.
Tanpa mengangti baju terlebih dahulu Reyhan langsung tidur dikasur.
" Nyamannya.. " Ucap Reyhan sambil berguling-guling dikasur. Dari awal Reyhan masuk kekamar Mia sudah tercium aroma parfum yang sering dipakai Mia , suasana berbeda pun dilihatnya.
Pintu kamar mandi terbuka keluar lah Mia yang baru selesai menghapus semua make-up nya. Betapa terkejut dirinya melihat Reyhan yang sedang berguling-guling kekanan kekiri tanpa menganti baju terlebih dahulu.
" Bagus ya.. langsung tidur gitu aja tanpa ganti baju " Ucap Mia melihat Reyhan sambil menyilangkan tanganya didada.
Reyhan yang mendengar suara Mia langsung menghentikan aktivitasnya berguling-guling. Reyhan tersenyum cengengesan kearah Mia dengan posisi tidurnya.
" Jangan marah dong.. " Ucap Reyhan.
" Gimana aku ngak marah,...! kalau kak Reyhan langsung tidur tanpa ganti baju " Ucap Mia ketus.
" Ya maaf sayangku.. " Ucap Reyhan masih dengan menampakan senyum.
Mia memutarkan bola matanya malas. " Yaudah sana ganti baju ! " Suruhnya.
" Sini dulu.. " Ucap Reyhan dengan gaya yang sok imut sambil duduk bersender diatas kasur.
Mia benar-benar sudah lelah berdebat dengan suaminya ini , akhirnya dirinya menuruti omongan suaminya dan ikut duduk bersama suaminya.
" Apa ? " Tanya Mia masih dengan sikapnya yang ketus.
Reyhan tersenyum manis kearah Mia , Mia memasang mimik wajah yang heran. Kedua tangan Reyhan menangkup wajah Mia , benar sekarang Mia semakin heran dan gugup atas sikap Reyhan kepadanya.
" Boleh kan ? " Tanya Reyhan.
Mia mengernyitkan dahinya tidak mengerti kemana arah pembicaraan Reyhan saat ini. " Boleh apanya? " Tanya Mia heran.
Reyhan hanya senyum-senyum saja kepada Mia , tanpa menjawab pertanyaan Mia Reyhan mengecup singkat bibir Mia. Mata Mia langsung terbelalak tubuhnya juga langsung diam membeku saat merasakan bibirnya dicium oleh Reyhan.
Karena takut akan dipukuli oleh Mia , Reyhan langsung pergi berlari kekamar Mandi. Mia masih saja diam membeku atas perlakuan Reyhan tadi.
dipegangnya bibir yang baru saja dikecup oleh Reyhan.
" Kak Reyhan !!! " Teriak Mia. Reyhan yang mendengar itu dari dalam kamar mandi hanya bisa tersenyum atas apa yang dilakukan dirinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Rangga sedang berlari terburu-buru menuruni anak tangga. " Ma Rangga pergi dulu ya assalamualaikum ! " Teriak Rangga karena harus buru-buru.
Mama Erina yang mendengar itu dari dapur langsung pergi menengok keruang tengah , dirinya melihat kalau Rangga sedang berjalan sambil menelpon seseorang. " Anak itu , kemana saja dia mau pergi " Ucapnya heran.
Kafe.
Seorang perempuan sedang duduk menunggu sambil menyeruput minuman , bibirnya menyungingkan senyum smrik.
Dilihatnya arloji yang menempel ditangannya. " Tiga menit lagi " Ucapnya.
Pintu kafe terbuka , terlihat lah sosok Rangga yang datang sambil ngos-ngosan. Mata Rangga melihat kesemua arah sampai matanya menagkap sosok wanita yang dicarinya.
" Hah.. " Suara helaan nafasnya.
" Akhirnya lo datang juga " Ucap keyla. Ya wanita yang ditemui Rangga adalah keyla mantan kekasihnya.
" Lo belum lakuin itu kan ? " Tanya Rangga.
Keyla tersenyum mendengar pertanyaan dari mulut Rangga. " Santai,... duduk aja dulu " Ucap kayla mempersilahkan Rangga duduk dikursi yang berada didepan nya.
Rangga sudah duduk dikursi. " Lo belum lakuin itu kan ? " Tanya Rangga lagi.
Keyla menampakan wajah nya seperti sedang berfikir. Rangga memukul meja dengan keras sehingga semua pengunjung kafe melihat apa yang Rangga lakukan." Jawab gue !. Lo belum ngelakuin yang lo bilang kan! " Bentaknya.
" Pft.. " Suara tertawa yang terkesan seakan meremehkan Rangga. " Memangnya kenapa ?, Lo mau gue ngelakuin hal itu ? " Tanya Keyla.
" Udah deh.. jangan buat gue habis kesabaran cuma karena lo bersikap kayagini ! " Ujarnya karena sudah sangat Emosi.
" Oke , oke. Iya.. gue belum lakuin apa yang seharusnya gue lakuin " Ucap Keyla.
Rangga merasa lega mendengar ucapan dari mulut Keyla. " Baguslah " Ucap Rangga.
Keyla mendekatkan wajahnya kearah Rangga dan menaruh jari telujuknya dibawah dagu Rangga. " Tapi... bukan sekarang waktunya,... mungkin aja,... gue bisa ngelakuinnya besok... atau.. sekarang juga bisa ! " Ucapnya menantang sambil tersenyum smrik.
Tangan Rangga akan melayangkan sebuah tamparan dipipi mulus Keyla , namun karena para pengunjung cafe sedang merekam mereka berdua sambil berbisik-bisik ditahannya tindakannya kali ini.
" Kenapa ngak jadi ? , takut ya ? " Tanya Keyla dengan wajah nya yang menganggap enteng Rangga.
" Lo ! " Ucapnya sambil menunjuk wajah Keyla. " Jangan berani-berani nya deketin dia ! " Ancam Rangga dengan tatapan elangnya.
Rangga berdiri dari posisi duduknya. " Keylaaa..!! " Ucapnya dengan suara yang meninggi sekarang dirinya sudah tidak peduli lagi dengan para pengunjung.
Keyla juga ikut berdiri dan mensejajarkan tubuhnya dengan Rangga " Apa..!! " Ucap Keyla tak kalah kerasnya sambil melotot kan matanya.
" Lo itu jadi orang ngk bersukur banget ya " Ucap Rangga.
" Memang nya kenapa !! , salah kalau gue egois mau milikin lo ?!! " Teriaknya.
" Iya lo salah !! , lo tau kan kalau gue sudah punya calon istri !! " Ujarnya sambil membentak.
" Calon istri yang lo cuma baru kenal tiga bulan ? , yang lo sampe sekarang jadiin dia sekertaris lo ! " Hardik Keyla dengan nada sinis menyindir Rangga.
" Kalau memang iya kenapa ? , Lo juga bukan keluarga nya dia !. Terus apa masalah lo ngatur - ngatur posisi dia di kantor gue !! " Bentaknya.
" Heh.. " Ucapnya tertawa meremehkan. " Sedih banget ya.. nasip calon istri lo , yang kerjaannya cuma jadi orang yang ada pada saat dibutuhin aja " Ucap Keyla lalu mengambil tasnya diatas meja dan pergi meninggalkan Rangga yang masi sangat marah dengan sikapnya.
" Keylaa.. !!! " Teriak Rangga memanggil karena tidak terima Tasya dicap orang seperti itu.
Didalam mobil Keyla tidak bisa menahan tangisnya , tangisnya pecah seketika. " Kenapa sih nga.. lo ngak bisa buka hati lagi kegue ?? " Tanya Keyla sambil terisak-isak dalam tangisnya.
" Nona.. apakah nona baik-baik saja? " Tanya supir yang juga dari tadi melihat pertengkaran antara nonanya dengan Rangga dari dalam mobil.
" Iya. Jalan pak " Ucap Keyla. Mobil keyla pun pergi meninggalkan area kafe.
Rangga juga pergi meninggalkan area kafe saat mobil Keyla sudah pergi. " Sial " Umpatnya sambil memukul kemudi mobil. " Gue nyesel pernah kenal sama lo " Ucap Rangga menyesal.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pesta pernikahan untuk acara resepsi digelar mewah , kolega-kolega bisnis , keluarga , serta teman dari kedua mempelai juga sudah banyak berdatangan.
" Abang.. Tasya ambil minum dulu ya " Ucap Tasya meminta izin kepada Abang nya. Ya sesuai arah pembicaraan mereka beberapa minggu kemarin Tasya datang bersama Vano untuk menghadiri acara pernikahan antara Mia dan Reyhan.
" Iya. Tapi jangan lama-lama " Ucap Vano.
" Siap " Jawab Tasya.
Reyhan yang daei tadi memperhatikan gerak - gerik Taaya dari kursinya hanya diam karena terpesona akan kecantikan yang dimiliki Tasya. Ditambah lagi dengan keanggunan nya.
" Hai.. " Sapa Rangga yang ikut mengambil segelas minuman.
Kepalanya melihat kemana arah suara itu berasal , dirinya melihat kesamping ternyata bosnya yang menyapa dirinya. " Eh bapak , maaf saya tadi ngak lihat bapak disini " Ucap Tasya sambil tersenyum.
Minuman yang mereka ambil sudah berada ditangan , Rangga mengikuti arah langkah Tasya. " Ngak papa. Kalau lagi bukan dikantor jangan panggil say bapak " Ucap Rangga memberitau.
" Terus saya panggil nya apa ? " Tanya Tasya.
" Rangga aja biar ngak terlalu formal " Jawab Rangga
" Iya pak , m-maksud saya Rangga " Ucapnya gerogi karena merasakan dirinya tidak pantas memanggil bosnya dengan namanya.
" Ayoo... semua tamu undangan termasuk keluarga yang masi sendiri atau jomblo , kita berkumpul untuk mendapatkan bunga dari pengganti... siapa tau nanti anda akan sama nasibnya dengan mereka! " Seru si MC.
Tasya yang mendengar itu langsung tergerak hatinya untuk ikut bergabung , Taaya menaruh gelasnya dimeja. " Ayo kita ikut kesana " ajak Tasya sambil menarik tangan bosnya.
" T-tapi " Rangga ingin protes namun langsung dipotong oleh ucapan Tasya.
" Ayo... kita berdua kan jomblo " Ucap Tasya.
Semua orang sudah berkumpul didepan panggung acara , ramai orang yang ingin mengambil bunga yang dilempar oleh Mia dan Reyhan.
" Mari kita hitung sama-sama " Ucap MC. Semua orang menghitung dari angka satu sampai angka tiga dan happp bungan itu ditangkap.
~ Bersambung ~
Happy Wedding Reyhan and Mia.
Akhirnya kapal berlayar , tinggal nunggu debay lahir sama prahara rumah tangga mereka di season 2.
Kira - kira siapa ya yang dapar bunganya ?
ada yan tau ?
Yaudah tunggu di next episode ya !
semangat likenya sama ,vote.
Keberuntungan novel ini ada ditangan kalian semua para reader.
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang merayakan !!!
Semangat aku saya kalian para reader !!