Luz Demonio

Luz Demonio
49 - Demi Memenangkan Perang



Seluruh pasukan dari pihak yang berbeda maju menyerang. Mereka semua bergerak maju sambil berteriak penuh dengan semangat karena seseorang yang bertahan akan menentukan masa depan untuk semesta Zuusuatouri.


Formasi pasukan Ceytamold berpencar dan membuat Vania berpikir bahwa semua ini adalah jebakan yang direncanakan oleh Ceytamold dari awal. Ceytamold melepaskan dorongan yang besar tetapi dorongan itu mulai terhalang oleh perisai milik pasukan aliansi dan Illya, kedua pemimpin dari pihak berbeda juga akan ikut bertarung.


Rxeonal, Kizura, Aldine, Xirkitsu, dan Koreomi maju paling depan karena mereka yakin dengan kekuatan yang miliki itu mampu menghabisi beberapa pasukan Ceytamold. Rxeonal menciptakan tulang berduri dari atas daratan dan mampu menghabiskan beberapa iblis Ajin dengan satu tusukan saja, Aldine melepaskan elang yang besar melalui bilah pedangnya dan elang itu melahap habis bangsa Inugami.


Ketika pasukan musuh mencoba untuk menghancurkan barisan depan pasukan Aliansi, Xirkitsu dan Koreomi bersama-sama menggunakan [Dead Zone] dimana sebagian pasukan musuh langsung masuk ke dalam jurang yang tidak ada batasnya. 


Kizura melepaskan api kemarahan-nya dari dalam tubuhnya membuat pasukan Giblis yang terbang di atas langit terbakar habis, ia tidak memberi mereka kesempatan untuk melakukan fragmentasi. Sebagian pasukan musuh tertekan dengan sihir paling kuat, bangsa Ajin tidak bisa menggagalkan sihir mereka jantung mereka langsung hancur oleh pasukan Tyirfei dengan busur dan crossbow mereka.


Alisha dari atas langit mulai mengontrol seluruh pasukan musuh menggunakan sihir telekinesis-nya, kali ini dia mengarah musuh yang mencoba sesuatu yang berbahaya. Tidak ada satupun pasukan musuh yang mampu mengeluarkan sihir mematikan mereka berkat Alisha dan pasukan Tyirfei, Kurma maju ke depan dengan cambuk yang ia pegang erat.


"[Whip of Demon Madness]" Cambuk Kurma terlumuri dengan aura kegelapan.


Kurma menghabisi semua pasukan musuh yang lemah, ia bisa melihat musuh yang lemah menggunakan kedua mata-nya yang tajam itu. Hanya Kurma saja yang mengincar pasukan lemah berbeda dari ketua seksi lainnya dimana mereka mengincar pemimpin dan pasukan yang memiliki kemampuan mematikan.


Karla melepaskan hujan meteor es dari atas langit dan menyebabkan sebagian pasukan musuh membeku lalu meledak menjadi serpihan es biasa. Ceytamold dan Zale tidak percaya apa yang baru saja ia lihat, mereka melihat pasukan mereka mampu kalah oleh beberapa pasukan aliansi yang kuat saja.


Pasukan aliansi bisa bertambah kuat karena satu orang yaitu Zakhr, iblis ketua dari seksi tujuh dimana kemampuan-nya dapat mendukung seluruh pasukannya dan membantu mereka menjadi kuat setiap pertarungan berlangsung. Oui mereka juga terus bertambah karena bantuan dari area sihir Zakhr.


Zakhr menembak kedua senjata api-nya ke atas langit dan kedua peluru itu meledak menjadi beberapa partikel yang memberi pasukan aliansi kekuatan dan tenaga lebih. Ceytamold merasa kesal melihatnya dan ia mencoba untuk melakukan hal yang sama tetapi Zakhr menghentikan sihir itu dengan membidik peluru-nya.


Pasukan Giblis yang sudah berevolusi tinggi tidak bisa menahan beberapa serangan dan tebasan yang dilakukan oleh pasukan Oni dan Onimakura. Pasukan Giblis lalu mengorbankan diri demi melakukan fragmentasi yang terkuat, dengan hal itu terjadi pasukan Oni dan Onimakura terus berkurang karena terbantai habis.


Terdapat puluhan Montoblis yang mengepung beberapa ketua seksi, semua Montoblis itu sama-sama mengeluarkan nafas beracun mereka ke arah pasukan aliansi dan semua racun itu dapat terbakar dengan mudah selama tiga detik membuat pasukan aliansi kehilangan pasukan yang cukup banyak. Itsuki, seorang iblis ketua seksi sembilan maju menuju arah ketiga Montoblis di hadapannya.


"[Mordaz Demonio: Venom Formation II]!" Ucap Itsuki, ia memegang kedua belatinya dengan sangat erat sampai bilah belati itu mengeluarkan gas racun yang hanya efektif kepada musuhnya sendiri.


"Formasi di dengar, master. Bersiap-siap untuk melumpuhkan musuh dengan satu racun yang langka." Ucap Mordaz.


Ketiga Montoblis itu bergerak mengelilingi Itsuki. Itsuki melebarkan kedua sayapnya dan ia terbakar ke atas sambil berputar melempar kedua belati-nya ke arah ketiga Montoblis itu. 


Kerusakan yang dimiliki kedua belati itu sangatlah kuat, serangan akan terus bertambah kuat setiap racun mengenai musuh dan racun itu akan membuat serangan kedua belati itu menjadi berkali lipat. Ketiga Montoblis itu mulai merasa lemas sampai mereka terjatuh di atas tanah dengan tubuh yang meleleh.


"... ..." Itsuki mengangkat kedua tangannya untuk menarik kembali kedua belati-nya.


Yusa melihat Asteria melarikan diri menuju arah pasukan Ceytamold, hal itu membuat Yusa tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena beban yang dimiliki oleh Luz. Luz Demonio terus bertambah berat dan itu membuat Yusa merasa sulit untuk bergerak.


"Hanya untuk hari ini saja... Ini keadaan darurat dimana perang ini dapat mengubah masa depan untuk Zuusuatouri nanti." Yusa mengusap darah yang terdapat di mulutnya.


Yusa melihat pasukan aliansi yang mulai terkalahkan dan itu membuatnya semakin kesal, ia tidak mencoba untuk membantu pasukan aliansi itu tetapi dia lebih memilih untuk maju ke depan sendirian untuk melawan seluruh pasukan Ceytamold dengan kekuatannya sendiri karena ia tidak tahan melihat korban yang terus berjatuhan.


"Aku muak dengan semua ini... Akan aku coba sekuat mungkin untuk bisa melindungi semua iblis yang aku bisa! Aku janji itu, demi membuat ibu dan ayah bangga... Aku harus menjadi iblis yang berani!!!" Kedua mata Yusa terbakar dengan api mimpi buruk.


Vania menyuruh pasukan-nya untuk terus bertarung lebih keras dari sebelumnya, ia mengancam mereka semua untuk memberi mereka semangat yang tinggi. Vania juga sudah merasa muak melihat banyak sekali korban yang berjatuhan, jika mereka menang maka pesta yang besar akan terjadi dan jika mereka kalah maka pesta yang dipenuhi dengan kehancuran akan terjadi mulai dari sekarang.


Vier menyuruh seluruh pasukan Tyirfei untuk menghabisi pasukan musuh yang kuat terlebih dahulu, Elvano mulai berbicara dan ia menyuruh pasukan Oni dan Onimakura untuk terus bertahan dan mengalahkan pasukan terlemah musuh. 


Seluruh ketua seksi sudah mencoba sekuat mungkin sampai salah satu dari mereka terluka cukup parah. Rxeonal juga ikut terluka karena terserang oleh pasukan Ajin, pasukan musuh terus bertambah kuat dan itu membuat pasukan aliansi memiliki kesempatan kecil untuk bisa menang.


Yusa memejamkan kedua matanya, ia menggunakan insting membunuhnya agar ia bisa menemukan musuh yang memiliki ancaman besar. Yusa sudah menyiapkan sihir memanipulasi tulangnya dimana ia menciptakan enam pedang dan seluruh gagang pedang itu di pegang dengan hanya menggunakan jari-jari saja.


Yusa melompat ke atas dan melempar semua pedang tulang itu yang tak habis-habis ke arah pasukan musuh yang kuat, semua lemparan itu dapat mengenai sasaran yang tepat yaitu kepala dan jantung mereka. Xirkitsu teriak sekeras mungkin karena itu adalah kesempatan mereka untuk mendorong mundur pasukan musuh.


Yusa mendarat di tengah pasukan musuh dan ia langsung menerima banyak sekali serangan dari mereka semua, semua serangan itu dapat ditahan oleh Yusa menggunakan perisai tulangnya, dia juga mencoba untuk membiarkan seluruh pasukan aliansi untuk maju dan menyerang. Rencana Yusa adalah pengalihan dimana dia akan mengalihkan semua pasukan musuh agar pasukan aliansi bisa menyerang dan memulihkan diri sebentar.


Yusa mengeluarkan tulang-tulang berduri di sekitarnya, ia sudah muak bertahan. Yusa menghabisi setiap musuh yang ada di sekitarnya, dia juga harus berhati-hati untuk tidak tersentuh oleh pasukan Ajin atau menatap mata mereka. Yusa menggerakkan ekor-nya yang dipenuhi dengan duri tulang.


Semua serangan Yusa mulai tidak berguna ketika mengenai Giblis karena pasukan Giblis yang mulai menyerbu Yusa memiliki kemampuan yang sama dengan Ceytamold yaitu [Everlasting Immune], Yusa mulai dikepung sampai ia tidak diberi kesempatan untuk menahan, melarikan diri, dan menyerang.


"[Bone Creation: Explosion Bones]" Yusa menciptakan tulang-tulang berduri yang menghalang seluruh tubuh-nya, Yusa tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk mundur mencari celah dimana ia tidak bisa dikepung.


"Aku harus terus maju...! Dengan semua kemampuan yang aku miliki...!" 


Yusa memaksa tubuhnya, aksi Yusa bisa terlihat oleh beberapa iblis dari pasukan aliansi termasuk Alisha yang hanya bisa melihat dengan bangga bahwa Yusa tumbuh dengan cepat. Dia sudah terlihat seperti iblis yang layak dan tangguh dalam pertarungan.


Yusa mampu menghabisi beberapa musuh sendirian dengan hanya menggunakan sihir [Bone Creation], tetapi sihir itu mulai memberi efek negatif kepada dirinya sendiri dimana tubuhnya terasa lemas, tenaganya terkuras, dan Oui yang langsung habis.


"... ..." Yusa mencekik leher Zale dimana di pertarungan-nya tadi ia berhasil menangkap Zale, seluruh pasukan musuh yang berada di depannya tidak berani untuk menyerang karena Yusa menggunakan Zale sebagai perisai.


"Pemimpin kalian terlihat lezat..."


Yusa melahap habis kepala Zale dan setelah itu ia memakan seluruh tubuhnya sampai habis tanpa menyisakan apapun kecuali darah yang berjatuhan dari mulut Yusa dan darah yang mengotori tubuh dan baju-nya.