
Ceytamold melompat ke belakang sambil tersenyum licik melihat seseorang yang tidak terduga datang untuk menyelamatkan dua iblis yang tidak terlalu dikenal oleh kalangan bangsa Iblis.
Rxeonal meregangkan kedua lengan-nya dan ia mulai memegang leher-nya sampai mengeluarkan suara tulang. Setelah itu Rxeonal meludah ke depan bahwa dia sudah siap untuk bertarung dalam waktu yang cukup lama.
"Rxeonal... Raja bangsa Oni, aku tidak menyangka bahwa kau mencoba untuk mengubah takdir...? Kau memanglah pendosa yang memiliki ideal berbeda."
"Aku datang karena aku mau, menyelamatkan raja dari bangsa Onimakura hanyalah sampingan bahwa aku ingin sekali melihat kekuatan yang kau dapatkan, Ceytamold. Akhir-akhir ini planet yang kita tepati sudah tua berkat dirimu."
Rxeonal menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan-nya keluar. Ia melirik ke belakang dan melempar dua botol ramuan yang berisi cairan merah.
"Kalian berdua... Lebih baik melihat saja dan menunggu kondisi kalian sampai pulih. Ikut bertarung juga boleh, tetapi kalian akan terbunuh duluan karena aku tidak suka pengganggu."
Xirkitsu dan Koreomi melepas tutup botol tersebut, mereka segera meminum cairan tersebut sampai habis. Tubuh mereka terasa panas untuk sekejap dan kepanasan tersebut memberi hasil yang cukup baik yaitu mereka dapat pulih kembali.
Ceytamold mulai menunjukkan kuda-kuda bertarung-nya, Rxeonal bisa melihat beberapa anggota tubuh-nya mulai membesar dan kekuatan-nya juga tidak jauh dari kata bertambah lebih besar.
"Hoooooo... Menarik juga kau ini, gila. Kau dapat menghasil sebuah jantung sempurna dari bangsa Giblis itu ya...? Apa yang aku harapkan dari raja iblis tergila yang aku kenal."
Rxeonal yang datang dengan penuh perlengkapan mulai melepas zirah-nya karena ia bisa memprediksi bertarung melawan Ceytamold dengan penuh pertahanan akan menghambat-nya saja, kecepatan itu bisa dijadikan kunci untuk menang bagi dirinya sendiri.
Zirah tebal berwarna merah terlepas dari tubuh Rxeonal, ia tidak menggunakan kaos apapun melainkan ia telanjang dada dan menunjukkan otot-ototnya yang ideal.
"Aku siap melawan-mu kapanpun, iblis gila. Tidak perlu menahan diri loh, hancurkanlah aku karena aku adalah pendosa yang akan menggantikan dirimu...!" Rxeonal tersenyum licik.
Ceytamold terlihat seperti waspada ketika menghadapi Rxeonal yang sudah siap untuk bertarung.
"Apakah kamu takut...? Bangsa Inugami yang bekerja sama dengan bangsa Giblis takut kepadaku...?"
Ceytamold melesat ke depan dan melakukan beberapa serangan tinju yang dipenuhi kekuatan dan tenaga. Semua tinju itu mampu tertahan oleh tulang tebal yang muncul dari tubuh Rxeonal, tinju itu mampu meretakkan beberapa tulang itu tetapi tulang itu kembali meregenerasi.
Rxeonal tidak hanya diam di posisi melainkan ia bergerak mundur sambil melakukan beberapa backflip karena setiap tenaga dan kekuatan Ceytamold pasti akan terus bertambah berkat bantuan jantung-nya.
Ceytamold muncul di belakang Rxeonal dan secara refleks Rxeonal melirik ke belakang dengan posisi yang sudah siap untuk menahan tendangan Ceytamold.
Tendangan itu mengenai kedua lengan Rxeonal yang terlindungi dengan tulang-tulang itu, Rxeonal hanya bisa tersenyum jahat bahwa lawan-nya kali ini dapat membuatnya kesusahan.
Ceytamold memuntahkan beberapa Giblis dari dalam mulut-nya dan itu membuat dirinya terkesan bahwa ini adalah pertama kalinya ia melawan seorang iblis yang mendapatkan kekuatan Giblis paling unik.
"Bukan fragmentasi ya... Apakah kau takut...? Sampai kau membuat pasukan Giblis itu untuk melawanku sendiri...!?"
"Iblis gila bajingan...!!! [Bone Creation EX: Judgement Chronicles Bones]"
Rxeonal menunjuk ke depan menggunakan kedua tinju-nya sampai daratan mengeluarkan beberapa tulang tajam yang berbentuk seperti akar, semua tulang akar itu mencabik-cabik tubuh Giblis tersebut sampai tidak tersisa lagi.
"Bukannya raja dari bangsa kita sendiri pernah bertarung pada zaman itu? Generasi satu raja dari bangsa Inugami dan Oni! Mari kita mengulang sejarah dan menciptakan pertarungan legendaris yang lebih hebat, iblis gila!" Kedua telapak tangan Rxeonal menciptakan dua pedang tajam yang terbuat dari tulang.
Ia maju ke depan dan melakukan beberapa serangan kombinasi menggunakan seluruh pedang yang ia ciptakan, setiap tebasan mampu mematahkan tulang pedang tersebut tetapi Rxeonal tidak menyerah sampai ia menciptakan senjata-senjata lainnya dari tulang.
Ceytamold menghantam Rxeonal mundur, tetapi untungnya ia menahan serangan tersebut menggunakan perisai tulang yang muncul di lengan kanan-nya.
"Aku tahu... Kau sudah tidak bisa lagi berbicara... Jantung itu mempengaruhi seluruh tubuhmu dan perlahan-lahan merubahmu menjadi iblis gila, apa yang aku harapkan dari bajingan sepertimu yang menginginkan kekuatan bangsa Giblis tanpa mengetahui cara mengontrolnya." Rxeonal menyilangkan kedua lengannya.
"[Bone Creation EX: Storm of Assault Bones]"
Terciptalah beberapa tulang yang berbentuk seperti tombak tajam di langit-langit yang hitam, jumlahnya tidak bisa terhitung.
"Lebih baik kau menikmati saja tidur malam-mu ini...!!!"
Semua tulang yang berada di atas langit itu melesat menuju arah Ceytamold dan perlahan-lahan menusuk seluruh tubuhnya.
"Heehhh... Pembunuh dewa... Pendosa segalanya... Omong kosong-mu itu tidak menunjukkan kekuatan aslimu---"
Rxeonal melotot melihat semua tulang tombak itu patah dan terbakar sebelum mengenai tubuh Ceytamold. Ceytamold menatap Rxeonal dan mulai tersenyum layaknya seperti psikopat.
"Bagaimana bisa Rxeonal mampu menahan Ceytamold cukup lama...?" Tanya Koreomi.
"Raja Rxeonal adalah salah satu raja yang berani untuk berpetualang demi mencari pengalaman bertarung yang baru. Ia memiliki banyak sekali pengalaman bertarung sejak kecil hingga ia sudah pernah melawan beberapa giblis yang menggunakan jantung sempurna Giblis." Xirkitsu mengenal Rxeonal lama karena bangsa Oni dan Onimakura itu rekan.
"Tetapi... Jika begitu, seharusnya Ceytamold bisa menghabisi Rxeonal dengan cepat bukan?"
"Mudah bagimu untuk mengatakan-nya, Ceytamold memiliki pengalaman bertarung seperti Giblis seperti pikiran petarungan yang tinggi. Ia pasti sudah mengetahui apa yang akan terjadi jika dia menyerang dengan jarak yang dekat karena Rxeonal memiliki beberapa sihir yang masih ia sembunyikan."
"B-Begitu ya..."
"Tapi... Iblis yang memakai jantung sempurna Giblis kali ini sepertinya mampu menarik perhatian Rxeonal, Ceytamold sepertinya bukanlah lawan yang mudah untuk kalah."
Ceytamold menunjuk ke depan, "Dosa... Ya... Aku bisa merasakan-nya... Dosa-dosa yang terkumpul di dalam tubuhku... Ini semua berkat dirimu... Raja Oni sepertimu... Akan... Siap... Untuk... Dijadikan tempat untuk... Diriku mandi..."
"Aku terkesan melihat dirimu adalah bangsa iblis yang cukup beda. Kau mampu mengontrol jantung itu sepertinya, tetapi apakah kau mampu menang melawan raja iblis sepertiku yang sudah memiliki pengalaman besar dari kecil...?"
"GRAAGGGHHHH...!!!" Ceytamold mengaum cukup keras hingga membuat Rxeonal terpental ke belakang.
Ceytamold melakukan beberapa serangan, tetapi semua serangan itu tidak mampu mengenai Rxeonal. Ia menghindari semua serangan itu sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat senang sekali.
Rxeonal melakukan beberapa tindakan gegabah yaitu ia menahan semua serangan itu dengan hanya menggunakan kedua lengan-nya.
"GRAAAAAGGGHHHH!!!" Ceytamold mengaum lagi dan membuat Rxeonal terdorong ke belakang.
"Terserahlah! Aku sudah muak mencium bau mulut-mu itu...!!! Aku akan memberikanmu peringatan bahwa melawan raja iblis seperti itu sama saja berjabat tangan dengan dewa kematian...!!!"
Kedua mata Rxeonal bersinar merah yang menandakan bahwa seluruh energi sihir-nya terisi penuh. Daratan mulai retak ketika Rxeonal menginjak-nya cukup dalam karena ia sudah tidak memiliki waktu lain selain menghabisi lawan-nya.
"[Bone Creation EX: Combination Burst]"
Beberapa tembok tulang yang memiliki duri-duri tajam muncul di sekitar Rxeonal dan Ceytamold. Hujan tulang tombak telah kembali karema panggilan Rxeonal dan itu tidak mampu menghentikan Ceytamold karena semua tulang itu tidak mampu melukainya.
"... ...!" Rxeonal melesat ke depan dan melakukan beberapa serangan menggunakan kedua pedang-nya.
Semua serangan fisik dan sihir apapun tidak mampu melukai Ceytamold sedikitpun. Hal itu membuat Rxeonal terkejut karena jantung yang dimiliki Ceytamold sepertinya berbeda dari yang lainnya.
"Tidak mungkin...!"
"GRAAAGGGGGHH!!!" Ceytamold menghantam wajah Rxeonal sampai ia terpental ke belakang.
Rxeonal memukul daratan untuk menyeimbangkan tubuh-nya kembali sampai ia bisa berdiri tegak, hidung Rxeonal mengeluarkan sedikit darah dan ia bisa mengkonfirmasi bahwa Ceytamold memiliki jantung yang lebih berevolusi.
"Aku tidak menyangka-nya..." Rxeonal mengusap darah tersebut.
Ceytamold maju ke depan dan siap untuk melakukan beberapa serangan yang lebih kuat dari sebelum-nya.
"[Bone Creation EX: Death Skeleton Disc]"
Rxeonal menciptakan dua tulang tajam yang berputar di kedua telapak tangan-nya, ia melemparnya ke depan dan Ceytamold menghindarinya dengan melompat ke atas.
"... ..."
Rxeonal hanya bisa tersenyum dengan licik melihat Ceytamold yang menginjak salah satu jebakan-nya.
"Dan sekarang kau akan menjadi Giblis panggang yang gila..."
"[Bone Creation EX: Dragon of Skelebones]" Rxeonal menjentikkan jari-nya.
Daratan yang yang di injak oleh Rxeonal mulai hancur karena seekor naga tulang yang muncul dari dalam daratan tersebut. Seluruh tubuh Ceytamold terkena hantaman kepala naga itu dan membuatnya terdorong ke belakang.
"Dosa... Dosa... Dosa apalagi yang akan kau sediakan...?!"
"Dosa keakhiran-mu."
Naga yang dipanggil oleh Rxeonal berputar di atas langit, Rxeonal sendiri sedang melayang di depannya sambil mengepalkan tinju kanan-nya cukup erat karena ia siap untuk melakukan serangan akhir.
"Dragon..."
"...Smash!"
Rxeonal tiba-tiba muncul di depan Ceytamold dengan kecepatan penuh, ia menghantam perut Ceytamold dan membuatnya terdorong ke belakang dengan naga tulang itu yang langsung melahap seluruh tubuh-nya.
"GRAAAGHHHHH!!!"
Ceytamold mengaum lagi dan membuat naga tulang itu hancur menjadi kepingan tulang kecil yang tidak berguna.
"Tidak mempan..."
"Tidak mempan... Benar, tapi serangan yang lebih awal pasti akan mempan."
Rxeonal mengepalkan tinju kiri-nya seolah-olah ia seperti menarik sesuatu.
ZBAAAASSSSHHHHH!!!!
Tubuh Ceytamold terbelah menjadi dua karena terkena tebas oleh tulang tajam yang berputar itu, Xirkitsu dan Koreomi tidak menyangka bahwa serangan itu masih ada walaupun Ceytamold tadi berhasil menghindari-nya.
"A-Ack..." Ceytamold terjatuh di atas tanah.
"Hehhh..." Rxeonal tersenyum sinis, "Bajingan sampah..."