
Rxeonal dan Xirkitsu adalah kakak beradik yang tinggal hanya berdua di luar sana. Di luar yang rumor-nya menyakitkan dan susah karena kedua orang tua-nya sudah meninggalkan, terbunuh oleh bangsa Giblis. Rxeonal dan Xirkitsu adalah kedua iblis yatim-piatu dimana mereka selalu ditindas karena tidak memiliki tempat tinggal.
Hidup mereka sangatlah keras, tetapi Rxeonal sudah berjanji sebelumnya bahwa ia akan melindungi adik-nya yaitu Xirkitsu. Iblis-iblis yang mengganggu mereka terbunuh oleh Rxeonal sendiri karena dia sudah tidak tahan melihat mereka berdua lemah dan hanya diam saja tanpa melawan.
Rxeonal mendapatkan banyak pengalaman dari kecil, ia pernah membunuh beberapa iblis dari bangsa yang berbeda, umur-nya masih 5 tahun dan Xirkitsu sendiri masih 3 tahun. Fisik Rxeonal terus bertambah kuat setiap ia membunuh seorang iblis.
Rxeonal yang masih berusia kecil bersama Xirkitsu pergi berpetualang demi mencari sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelum-nya, hampir sama seperti petualang dimana mereka bisa saja terbunuh dalam waktu yang dekat.
Ketika Rxeonal sudah berusia 7 tahun dan Xirkitsu berusia 5 tahun. Rxeonal berencana untuk melatih Xirkitsu menjadi seorang iblis yang berani layaknya seperti calon prajurit, mereka berdua memiliki mimpi yang sama yaitu menjadi raja bangsa Iblis yang hebat dan bijaksana dimana karisma mereka bisa dirasakan oleh bangsa itu sendiri.
Xirkitsu yang dulunya selalu takut untuk bertarung dan melihat darah, di usia 5 tahun dia telah berubah berkat Rxeonal yang terus memarahi-nya dan melukainya sambil menjelaskan Xirkitsu bahwa semua bangsa Iblis itu tidak akan bisa menang jika mereka ketakutan, bukan hanya itu saja tetapi seorang raja yang bijaksana itu selalu berani.
"Xirkitsu... Kau akan menjadi raja iblis yang hebat, aku percaya itu!"
Melihat Xirkitsu yang masih ketakutan, Rxeonal maju ke depan dan memukul Xirkitsu tanpa henti, setiap tinju yang mengenai Xirkitsu mampu memberi dirinya motivasi untuk bisa menjadi lebih kuat dari kakak-nya sendiri.
Xirkitsu berhasil menahan beberapa serangan dari Rxeonal dan ia juga berhasil dalam menyerang balik Rxeonal di bagian wajah dan perut-nya. Hal itu membuat Rxeonal sendiri bangga melihat adik-nya yang berkembang.
Mereka berdua terus berlatih bersama untuk meraih mimpi mereka yaitu menjadi raja. Ketika Rxeonal berusia 12 tahun dan Xirkitsu berusia 10 tahun, mereka berdua mampu mengalahkan beberapa pasukan dari bangsa lain yang mencoba untuk membunuh iblis pelarian atau iblis yang tidak memiliki bangsa sama sekali.
Rxeonal dan Xirkitsu tidak pernah mengetahui bahwa mereka baru saja menyelamatkan dua iblis yang berasal dari bangsa Oni, ketika semua pasukan yang menyerang kedua iblis Oni terbunuh, kedua iblis Oni itu mengakui bahwa mereka berdua memiliki potensi untuk menjadi bangsa Oni.
Kedua iblis itu mengajak Rxeonal dan Xirkitsu untuk bertemu dengan raja dari bangsa Oni bernama [Oni Bordrex], Oni Bordrex mendapatkan beberapa informasi tentang Rxeonal dan Xirkitsu bahwa mereka dapat bertarung melawan pasukan iblis yang kuat itu dengan hanya berduaan saja.
Kedua iblis itu memohon kepada Bordrex bahwa mereka ingin dicabut menjadi jabatan sebagai seorang prajurit dan pindahkan jabatan itu kepada yang lebih pantas seperti Rxeonal dan Xirkitsu.
Bordrex menuruti apa yang dikatakan oleh kedua iblis itu dan ia dengan senang hati mengangkat Rxeonal dan Xirkitsu menjadi seorang prajurit bangsa Oni. Nama mereka sekarang adalah [Oni Rxeonal] dan [Oni Xirkitsu].
Xirkitsu dan Rxeonal tidak pernah di pandang buruk oleh semua bangsa Oni, mereka bahkan menghormati keduanya karena sikap mereka itu layaknya seperti prajurit yang tegas. Bordrex juga mulai mengenal kedua iblis itu lebih dekat bahkan ia menganggap mereka berdua seperti anaknya sendiri.
Kedua iblis itu menerima beberapa pelajaran penting tentang ilmu pedang, sihir, dan semua kekuatan yang bisa mereka gunakan. Semua pelajaran akan langsung dipahami dengan cepat oleh kedua iblis itu.
Rxeonal memiliki bakat tinggi tentang kekuatan dan ilmu senjata, berbeda dengan Xirkitsu dimana ia hanya memiliki bakat tinggi terhadap ilmu sihir yang ada.
Bordrex lebih memilih Rxeonal karena bakat-nya yang berbeda jauh dengan Xirkitsu. Dia sudah memberitahu sebagian dari prajurit-nya bahwa raja selanjutnya dari bangsa oni adalah Rxeonal sendiri.
Melihat Xirkitsu yang terlihat biasa saja membuat Bordrex memandang dirinya dengan rendah sampai ia berencana untuk menyingkirkan Xirkitsu dari pasukan-nya, bisa saja Xirkitsu akan dibunuh oleh Bordrex sendiri.
Di usia 18 Rxeonal dan 16 Xirkitsu, mereka berdua sudah mengalami banyak sekali peperangan yang ada serta pengalaman mereka sudah jauh dari kata banyak, mereka tidak memiliki guru karena guru mereka sendiri adalah pengalaman dari kecil.
Berbeda dari Xirkitsu yang setiap hari selalu di anggap remeh seperti seorang prajurit rendahan. Hal itu tidak terlalu Xirkitsu pedulikan karena Rxeonal selalu memberi motivasi untuk Xirkitsu agar ia bisa berubah dan mengalahkan dirinya sendiri.
Dengan Rxeonal yang mulai berusia 20 tahun dan Xirkitsu berusia 18 tahun. Mereka sudah tidak lagi bersama karena Rxeonal termasuk pasukan yang sangat elit dan misi-nya itu sangatlah sulit sampai bisa berakhir cukup menyakitkan.
Belum lagi Xirkitsu yang hanya bisa diam karena Bordrex mencabut jabatan-nya sebagai prajurit untuk pasukan-nya sendiri. Ia sekarang menjadi warga biasa bangsa Oni yang selalu digosipkan oleh bangsa Oni lainnya.
Selama ini Xirkitsu selalu di tatap rendah oleh semua bangsa Oni, Bordrex sudah menyebarkan informasi buruk tentang Xirkitsu yang tidak memiliki bakat untuk bertarung dengan ilmu senjata atau kekuatan.
Xirkitsu sudah mendapatkan beberapa motivasi dari Rxeonal sehingga ia tidak akan terpengaruh oleh siapapun di sekitarnya kecuali Rxeonal sendiri. Xirkitsu pergi menjelajah beberapa wilayah untuk merekrut beberapa iblis yang belum memiliki bangsa.
Xirkitsu banyak melakukan kebaikan kepada semua iblis yang tidak memiliki tempat tinggal dan bangsa untuk mereka percayai. Semua iblis-iblis yang tidak mengenal bangsa itu sangat menghormati Xirkitsu.
Xirkitsu dan Rxeonal mencatat sebuah sejarah dimana mereka dapat membuat bangsa Oni sebagai bangsa yang maju dan terkenal oleh semua kalangaj iblis. Tetapi semuanya berubah ketika Bordrex mencatat sebuah perintah baru untuk bangsa Oni.
Semua iblis yang direkrut oleh Xirkitsu langsung mendapatkan hukum eksekusi karena bangsa Oni sudah tidak menerima lagi iblis pelarian. Semua iblis itu terbunuh dengan dipenggal kepala meraka satu per satu membuat Xirkitsu menangis mendengar teriakan kesakitan semua iblis itu.
Xirkitsu merasa muak dan mencoba untuk membunuh Bordrex karena kesabaran-nya sudah habis, Rxeonal menghentikan-nya dengan satu pukulan di wajah-nya untuk mengambalikan kesabaran Xirkitsu.
Berbeda dari Rxeonal dimana kesabaran-nya selalu saja hancur, ia mencoba untuk membuat adik-nya terus bersabar agar ia bisa menjadi iblis yang tidak kenal terhadap kemarahan.
Ketika Rxeonal pergi untuk menjalankan misi, Bordrex sudah tidak memiliki pilihan lain selain membunuh Xirkitsu dengan caranya sendiri tanpa membutuhkan bantuan lain dari pasukan-nya karena ia tidak mau di anggap egois oleh mereka semua.
Di malam hari dimana Xirkitsu tertidur di atas ranjang-nya sendirian, Bordrex masuk ke dalam kamar-nya melewati jendela yang terbuka. Sebuah pedang tajam sudah di pegang oleh Bordrex dan ia sudah siap untuk membunuh Xirkitsu.
"Membunuh adik-ku itu adalah satu-satunya cara untuk bisa mendekatkan diri dengan dewa kematian, raja-ku." Rxeonal mulai berbicara di belakang Bordrex dan itu membuatnya terkejut.
Seketika Bordrex melirik ke belakang, seluruh tubuhnya langsung terbelah menjadi beberapa bagian karena satu serangan dari Rxeonal yang sangat cepat. Rxeonal sudah mengetahui niat jahat Bordrex kepada adik-nya sendiri yang lemah.
Pandangan-nya terhadap Xirkitsu itu salah, Bordrex memang benar-benar sudah jatuh ke dalam lubang kehausan terhadap kekuatan dimana ia menganggap Xirkitsu yang sangat berbakat terhadap sihir lemah, itu tidak masuk akal.
Setelah Bordrex terbunuh, bangsa Oni sudah tidak memiliki raja lagi dan di saat itulah semua bangsa Oni merasa ketakutan bahwa bangsa mereka akan menjadi bangsa pelarian tanpa raja.
Tetapi beberapa pasukan Bordrex mengajukan sebuah pertanyaan tentang Rxeonal dimana dia akan di angkat menjadi raja bangsa Oni selanjutnya. Semua bangsa Oni sudah pasti akan menyetujui-nya karena mereka semua menghormati Rxeonal lebih dari raja Bordrex.
Di saat itulah Rxeonal dipilih menjadi seorang raja dari bangsa Oni dimana adik-nya sendiri ikut senang melihat kakak-nya yang terpilih menjadi seorang raja yang mengganti semua sumpah Oni menjadi sumpah yang lebih pantas dan logis.