Looking For A Destination

Looking For A Destination
pacaran



sejak pernyataan cinta itu keduanya sedang merasakan jatuh cinta satu sama lain , Hara belum juga keluar kamar padahal ia sudah bangun ia sangat malu mengingat kejadian semalam ia merutuki dirinya sendiri .


" Aish , kenapa aku seperti itu , aku sangat malu sekarang " ujarnya sendiri dengan gelisah , ia terus berjalan kesana-kemari tak jelas didalam kamarnya .


" apa yang harus aku katakan jika aku bertemu dengannya nanti " pikirnya .


" ah haraaaaaa kau benar-benar sangat bahagia " lanjutnya lagi dengan senyuman cantiknya .


iapun menjatuhkan dirinya sendiri di ranjang dan kakinya tak henti-hentinya bergerak .


brakk.


" astaga " ujar hara ia kaget saat tiba-tiba pintu terbuka begitu saja ia langsung menoleh dan ternyata Ken sedang berdiri disana dengan senyuman tampannya .


" selamat pagi " ujar Ken .


hara yang masih tengkurap di ranjangnya pun terus menatap Ken tanpa sadar ken terus melihat tingkahnya .


" hmm, selamat pagi juga " jawab hara saat ia melihat tubuhnya ia baru sadar ternyata ia masih tengkurap iapun segera bangun dan merapikan bajunya .


Ken terkekeh melihat tingkah hara itu .


" maaf , aku ... aku hanya ..." ujar hara dengan gugup .


" tidak apa-apa , apa kau mau kepantai ? aku sudah menyiapkan sesuatu untukmu " ujar Ken sambil berjalan mendekat ke arah .


" benarkah ? ayo kita kesana " jawab hara .


" ayo " ujar Ken , Ken pun langsung menggandeng tangan hara lalu melirik ke wajah hara , hara tersenyum senang dan menerima gandengan tangan Ken .


setelah sampai di pantai mereka Ken memperlihatkan pada hara sebuah tenda yang sudah ada 2 kursi , makanan dan minuman sudah tertata rapi disana Ken membuatnya sangat indah dihiasi bunga mawar putih .


" wah , ini benar-benar cantik " takjub hara .


" kau senang ? " tanya Ken yang juga bahagia melihat ekspresi hara .


" tentu saja , aku sangat bahagia benar-benar bahagia " ujar hara ia pun langsung melirik ke wajah Ken .


" terima kasih " sambungnya dengan penuh cinta .


" ayo kita kesana pacarku " ujar Ken .


" apa katamu tadi ? aku ...aku ..." ujar hara ia tak percaya apa yang Ken katakan membuatnya terkejut.


" hmm , pacarku " jawab ken .


hara tersenyum malu Dan langsung menunduk .


" kenapa ? apa kau tidak suka ? " tanya kenapa.


" mana mungkin aku tidak suka , hanya saja , aku bahagia , pacarku " ujar hara mereka pun saling melemparkan pandangan penuh cinta dan tersenyum satu sama lain .


disisi lain dirumah Rina Jefry , tom dan Joy terus mengintai laki-laki itu yang bernama Adrian .


Jeffry merasakan sesuatu yang aneh saat melihatnya dari gelagatnya dia sungguh orang yang mencurigakan .


tapi malam ini Jefry dan kedua orang itu merencanakan sesuatu agar Adrian tertangkap basah oleh karena itu semua orang yang ada dirumah akan menginap di hotel milik hara .


" kita akan kemana kak ? " tanya sam .


" hey jagoan , apakau tidak ingin bermain-main ? " tanya Jefry .


" ini hadiah dari kak hara , dia menyuruh kita semua berlibur " ujar Jefry .


" wah , kakakku memang baik " jawab Sam .


" aku sudah siap , bagaimana ? aku tampak cantik kan ? " tanya jeny yang baru datang menggunakan dress berwarna hijau dan rambutnya digerai .


" kau selalu cantik sayang , apapun yang kau pakai kau terlihat seksi " jawab tom .


" ish kau ini , aku bertanya pada Jefry bukan dirimu " ketus Jeny .


" ketua Jefry sudah punya pacar jangan mengganggunya , sedangkan aku tidak punya pacar kita bisakan " ujar tom ia membuat raut muka yang lucu .


" heh bermimpi saja " jawab Jeny .


" walaupun Jefry sudah ada pacar , belum tentu pacarnya jadi istrinya , maka aku akan bekerja keras untuk menjadi istrinya " ucap Jeny dengan percaya diri .


sedangkan Jefry hanya tertawa mendengarnya begitu juga dengan Sam dan yang lainnya kecuali tom yang kesal .


................................,............


" apa yang anak itu lakukan ? aku pikir dia tidak pernah sekolah tapi kenapa otaknya begitu cerdas " ujar Sira yang sedang rapat bersama 4 tangan kanan kepercayaan nya .


" Bu , dari dulu keturunan Herman selalu terampil dalam bidang ini jadi itu wajar saja " ujar pak Ferdy membuat Sira kesal dan menatapnya dengan tajam.


" siapa saja yang mendukung proyek itu ? " tanya Sira .


" tentu saja para pemilik saham , mereka sangat percaya pada gadis itu " jawab Maria .


" aku akan membuat proyek itu gagal dan membuatnya turun dari jabatannya " ujar Sira .


" bagaimana caranya ? " tanya Maria.


" kau turuti saja apa perintahku " tegas Sira .


sedangkan untuk Ken dan hara mereka sedang menikmati kebahagiaan mereka berdua Ken terus menatap hara yang sedang makan itu .


" apa kau tidak makan ? " tanya hara walaupun ia tidak melihatnya tapi ia tau betul bagaimana ken.


" kau sangat cantik " ujar Ken ia langsung merapikan rambut hara yang berterbangan karena angin pantai .


setelah makan mereka pun duduk di atas pasir putih di tepi pantai menatap ombak sedang itu . hara menyenderkan kepalanya di bahu Ken .


" hara " ucap ken dengan lembut .


" hmm "


" sejak kapan kau mencintaiku ? " tanya Ken .


" entahlah kapan itu terjadi , tapi yang aku tau aku tidak ingin kehilanganmu " Jawab hara membuat Ken tersenyum senang .


" aku ingin , kita terus seperti ini Sampai nanti kita menghabiskannya dengan waktu yang lama dan bahkan sangat lama " ujar ken .


" mari kita lakukan keinginanmu dan berbahagia " jawab hara .


harapun bangun dari bahu kan lalu menggenggam tangan Ken .


" ayo kita sama-sama berjuang untuk tetap bersama , dan sama-sama berjuang untuk menghukum semua orang yang membuat orangtua kita menderita " ujar hara dengan nanar .


" hmm, aku berjanji akan membalas mereka " Ken pun memeluk hara .