
dengan tergesa pria itu membawa tubuh gadis yang tak berdaya itu kesuatu tempat dibawah gelapnya langit malam . dia terus berlari sambil menggendong tubuh gadis yang tak lain adalah hara ya gadis cantik yang malang itu . setelah sampai di sebuah kamar yang gelap itu pria itu membawa hara ke ranjang dan membaringkan nya disana lalu dia menghidupkan lampu . dan terlihat lah wajahnya yang tampan itu ya, pria itu tak lain adalah pria yang menolong nya tadi siang .
lalu sedikit demi sedikit mata hara terbuka dan merasakan sesak di dadanya .
" kau kenapa ? " katanya dengan penuh khawatir .
" a-aku... ".ucap hara dengan terengah-engah.
" tenang, kau coba tarik nafas lalu buang pelan-pelan ( yang langsung diikuti oleh hara ) bagus coba sekali lagi ( hara pun menurutinya lagi ) ya begitu " ucapnya .
" kau baik-baik saja?" sambungnya.
" kenapa aku ada disini ?" kata hara dengan heran.
" a-aku melihatmu pingsan di jalan dan langsung membawamu kesini " kata pria itu .
sedangkan hara hanya diam saja mendengarkan ucapan pria yang tak tahu namanya nya itu .
lalu pria itu membawa kan hara segelas air putih agar hara merasa tenang .
" ini minumlah supaya kau tenang " ucap nya sambil menyodorkan segelas air .
"terima kasih ." ucap hara sambil mengambil air tersebut .
" malam ini kau boleh tinggal disini . tapi aku hanya memiliki kamar ini saja kau. bisa tidur di kasur dan aku akan tidur di sofa saja " kata pria itu .
hara hanya diam saja dan tiba-tiba air matanya keluar dari mata yang sendu itu . dan langsung membuat pria itu terkejut.
" ke- kenapa kau menangis , aku tidak melakukan apapun padamu. " ucap pria itu .
" tolong aku " kata hara dengan penuh harap .
lagi-lagi air mata hara tak bisa terbendung dia menangis tanpa suara yang mungkin sangat menyakitkan hatinya .
tanpa sadar laki-laki itupun memeluk hara dengan hangat " tenanglah , kau akan baik-baik saja" katanya dengan meyakinkan.
dia membiarkan hara menangis di pelukannya .
baru kali ini hara seperti manusia yang punya mempunyai rasa keberanian untuk berbicara pada orang . biasanya dia hanya tetap diam dan tak bisa berbicara .entah kenapa dia merasa nyaman padanya dan tak takut sama sekali . lalu dia melepaskan pelukan itu .
" tolong bantu aku pergi dari sini , aku ingin pulang ke rumah ku " ucap hara
" ya baiklah aku akan membantumu " kata pria itu .
" tidurlah ini sudah malam aku akan tidur di sofa . ini selimut kau akan kedinginan nanti " ucap nya dengan perhatian .
entah kenapa laki-laki itu bisa sepeduli itu pada gadis yang baru ia temui tadi siang . biasanya dia hanya cuek saja saat sedang bersama perempuan lain .
" terima kasih " kata hara sambil menerima selimut itu .
malam semakin larut dua insan itu kini tenggelam dipikirannya masing-masing tak ada yang berbicara seakan-akan tak ada manusia didalam itu . mereka tidak bisa tidur yang satu merasa jika dia akan tertangkap setiap dia menutup mata dan yang satu merasa sangat curiga apa yang gadis itu alami .
keesokan harinya pria itu bangun lebih dulu dan menyiapkan sarapan untuk si gadis . lalu dia berjalan kearah ranjang dan dilihatnya wajah gadis itu polos, cantik nan lugu . tiba-tiba dia tersenyum
" ah sial.. apa yang kupikirkan, kenapa aku tersenyum ?" ucapnya
langsung saja pria itu mengalihkan penglihatan nya . " hmm ka..kau sudah bangun ?" katanya dengan gugup.
" ah ya.. ". kata hara .
" ini makanlah , hanya ada roti dan susu saja , aku tidak punya yang lain " kata pria itu .
" tidak masalah, ini sudah lebih dari cukup " kata hara .
dan langsung hara mendekati sarapan itu dan langsung memakannya . satu gigitan dia merasakan jika roti itu sangat enak dan langsung saja dia melahap semua roti itu seluruhnya dengan cepat dan langsung meminum susu itu tanpa rasa malu sedikitpun . sedangkan pria itu hanya tersenyum tipis melihat tingkah perempuan itu . dia pikir perempuan ini lapar atau memang dia menyukainya . entahlah dia hanya bisa tertawa dalam hati .
" kenapa kau tersenyum" kata hara dengan curiga .
" hmm ti...tidak aku hanya merasa bibirku sulit bergerak jadi aku menggerakkan sedikit ya... hmm ya begitulah " ucapnya dengan terbata-bata .
" oh begitu " kata hara .
" ada yang ingin kutanyakan padamu " kata pria itu .
" katakan " jawab hara sambil berjalan dan duduk di kasur .
" sebenarnya siapa dirimu , hmm maksudku siapa namamu . kemarin aku tidak sempat bertanya " kata pria itu sambil melihat wajah gadis itu tetapi gadis itu hanya menunduk saja.
" namaku hara kayra hermania , kau bisa memanggilku hara atau Ara" kata hara yang terus menunduk.
" oh hara hmm( sambil mengangguk-anggukan kepalanya) kemarin kau bilang kau ingin aku membantumu kan ? bagaimana aku bisa membantumu ?".kata pria itu
" sebenarnya aku bukan gadis yang seperti mereka katakan kemarin . aku tidak bekerja ditempat itu . aku hanya dikurung didalam rumah . didalam kamar yang gelap " kata hara dengan tatapan kosongnya .
" kenapa mereka mengurungmu disana " kata pria itu .
" aku juga tidak tahu kenapa . yang aku tahu semenjak ibuku meninggal orang-orang itu memaksaku dan mengurungku disini " kata hara .
"Dimana tempat yang kau tinggali itu ?" katanya .
" entahlah aku tidak yakin , aku tidak tahu dimana itu yang aku ingat disitu ada batu besar dibangun didepan rumah itu oh ya batu warna putih " jawab .
" lalu bagaimana kau akan pergi dari sini , apa kau punya paspor ?" tanyanya
" aku punya tapi ada dirumah itu dan disimpan oleh mereka " kata hara dengan sedih.
" kau bertanya tentangku dan skrng aku ingin tahu sebaliknya " kata hara .
" katakan " ucap pria itu .
" siapa namamu ?" kata hara
pria itu tak bergeming dia diam dan tiba-tiba dia tersenyum.
" aku adalah ...
Hay readers segitu dulu ya tunggu up nya besok . dan kira-kira siapa ya si pria misterius nan tampan itu jadi pingin tau deh .
nah kalo pingin tau terus baca novel ku ya dan juga jangan lupa like , komen dan vote teman-teman . mksh ya 😉