
waktu sudah menunjukan pukul 1 siang sekarang hara sedang bersiap-siap di kamarnya ia menatap dirinya dalam cermin itu ia sangat cantik memakai dress berwarna ungu muda sangat kontras dengan kulitnya yang putih .
lalu Ken masuk kekamar hara ia lihat hara sedang menatap dirinya di cermin ia pun mendekati hara lalu hara berbalik menatap Ken dan tersenyum manis padanya .
" apa kau siap ? " tanya Ken.
" aku tidak yakin , aku belum pernah melakukannya " jelas hara diwajahnya terdapat raut wajah khawatir .
" kau pasti bisa , percayalah padaku " ujar Ken .
lalu hara berdiri menghadap ken ia langsung memeluk ken .
" saat aku melakukannya , kau harus ada di sampingku " ujar hara dalam pelukan Ken .
" Hmm , aku tidak kemana-mana " balas Ken .
hara pun melepaskan pelukannya lalu mereka tersenyum satu sama lain tampak nya mereka tidak bisa lagi menutupi semua rasa cinta mereka .
" ayo " ajak Ken .
lalu mereka turun kebawah dan ternyata semua orang menunggu kedatangan ken dan hara .
hara tersenyum pada mereka .
" nona , semangat " ujar Jeny dengan semangat .
" iya, kakak pasti bisa " sambung sam .
" nona , apapun yang terjadi percayalah kau pasti bisa melewatinya " nasehat bibi .
" aku tidak tahu harus bagaimana dan melakukan apa terhadap Kalian semua , aku hanya bisa berterima kasih untuk segala hal " kata hara matanya berkaca-kaca saat mengucapkan nya .
" kami juga , jika bukan karena nona kami tidak mungkin bisa hidup seperti ini " jawab bibi .
" tidak apa-apa " balas hara dengan nada lembutnya .
" baiklah , ayo kita akan terlambat nanti " kata Ken .
hara mengangukkan kepalanya
" aku pergi dulu " ucapnya pada semua orang .
semua orang mengangukkan kepalanya mereka berharap semua yang akan terjadi akan seperti yang diharapkan .
setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam hara dan Ken sudah sampai di salah satu stasiun televisi mereka disambut Dan dijaga ketat oleh keamanan atas perintah Rendy .
dan Rendy sedari tadi sudah menunggu kedatangan hara dan Ken ia sudah mempersiapkan semuanya dengan matang .
hara dan Ken pun langsung menghampiri Rendy yang duduk di kursi tamu itu
" ayo , langsung saja ke sana setengah jam lagi kita akan mulai konferensi pers " ujar Rendy lalu ia berdiri bersama hara dan Ken.
" mari pak , ikuti saya " ujar salah satu petugas itu.
" hmm " kata Rendy
lalu mereka mengikuti jalan yang diberikan orang itu hingga sampailah mereka ke sebuah ruangan yang didalamnya sudah berisi banyak sekali media dan reporter.
hara tidak kuat lagi untuk melangkah ia diam saat menatap semua orang yang hadir disana ia tidak bisa melakukan ia bukan orang yang bisa bersosialisasi .
Ken yang melihat nya langsung memegang tangan hara lalu tersenyum penuh arti padanya .
" aku ada di sampingmu " ujar Ken ia berusaha menenangkan dan menyemangati hara .
" sayang , Kau bisa " kata Rendy .
kemudian Hara menutup matanya perlahan ia menarik nafas lalu menghembuskan nya kemudian ia tersenyum pada Rendy Dan ken.
mereka kembali berjalan menuju tempat duduk yang sudah disediakan .
" kau bisa hara , semua orang percaya padamu " gumamnya dalam hati .
kemudian para media dan reporter pun langsung mengambil foto mereka yang duduk di depan .
mereka semua kagum akan kecantikan hara sedari tadi Mereka terus mengambil foto hara.
setengah jam kemudian acara konferensi pers pun dimulai semua orang sudah stay di kameranya masing-masing mereka akan menyiarkan nya secara live .
" baiklah , Disini saya Rendy Aditama pemilik perusahaan MK group akan memperkenalkan seseorang pada kalian semua wanita yang ada disamping saya ini HARA KEYRA HERMANIA yang tak lain adalah adik saya sekaligus penerus semua perusahaan dari herman's corp " tegas Rendy pada media .
sontak semua orang kaget mendengar nya Mereka langsung membuat artikel itu .
" maaf pak , bukankah nona hara sudah meninggal " tanya salah satu reporter.
lalu Rendy memandang hara dan dengan kepercayaan penuh hara berdiri
" perkenalkan saya hara keyra hermania cucu dari herman pemilik herman's corp . semua berita yang menyatakan saya meninggalkan itu semua adalah kebohongan " tegas hara dengan lantang .
" apa kau putri dari Rina hermania ? pebisnis muda yang populer itu ? " tanya salah satu reporter lainnya .
" benar dia ibu saya " jawab hara .
" lalu , jika nona benar anak dari nyonya Rina lantas apa benar jika anda adalah anak Wijaya Kusuma ? " tanya reporter lagi .
" memang benar Rina Hermania adalah ibu saya , tapi seingat ku semenjak aku dilahirkan aku hidup tanpa seorang ayah " jelas hara .
" apa kau tidak mengakuinya sebagai ayah ? " tanya reporter lagi .
" aku tidak bisa memilih ayah seperti apa yang harus hidup bersamaku. tapi aku tidak pernah menolak siapapun yang menjadi ayahku " jawab hara .
" dan perlu kalian ketahui jika selama ini hara tidak meninggal melainkan ia belajar di luar negeri setelah kejadian 18 tahun yang lalu semua apa yang dikatakan pada saat konferensi pers Minggu lalu itu semua BOHONG " jelas Rendy ia menekankan kata bohong di akhir ucapannya.
" bukankah pebisnis Rina hanya memiliki satu anak bagaimana mungkin kau menjadi kakaknya ? " tanya reporter lagi .
" dia kakakku , dia kakak yang sangat aku cintai " Jawab hara matanya terus menatap wajah kakaknya mereka saling bertatapan mereka saling mencintai satu sama lain .
" aku tidak perlu hubungan darah , bagiku dia kakakku satu-satu aku sangat mencintainya kami berdua tumbuh bersama dirawat oleh ibu yang sangat mencintai kami " jelas hara lagi .
" hubungan darah hanya sebagai formalitas dan indentitas saja tanda bahwa orang itu memiliki ikatan . tapi bagiku cinta lah yang membuat suatu hubungan . aku hanya perlu orang yang menyayangi ku dengan tulus dan kakakku adalah orang itu dia tidak pernah membuang ku walau kami berpisah belasan tahun dia selalu mengingatku . aku mungkin beranggapan dia adalah ayahku " jelas hara .
semua orang tampak terharu dan ada juga yang menangis mendengarnya .
" kalian membuat kami semua tersentuh, jika saja nyonya Rina masih hidup ia akan bangga melihat anak-anaknya saling mencintai satu sama lain . kata salah satu orang disana .
hara dan Rendy tersenyum mendengarnya mereka menatap satu sama lain dengan tatapan bahagianya ini satu langkah mereka menuju kemenangan .
dan dimulai hari ini hidup hara akan dipenuhi dengan perjuangan .
setelah selesai konferensi pers itu banyak media yang merilis artikel dan berita tentang kembalinya hara menjadi trending nomor satu di media online .
semua orang berkomentar positif tentangnya hingga Rendy bangga dan terharu pada hara .
" kau melakukannya dengan baik " kata Rendy .
" aku gugup tapi mulai sekarang aku tidak akan gugup lagi " jawab hara .
" Ken , bawalah hara pulang dia harus istirahat aku akan kembali nanti malam " ujar rendy .
" baiklah " jawab ken .
" hara , pulanglah dan istirahat lah " ujar Rendy ia dan ia langsung mencium kening hara .
sementara itu di perusahaan RW GROUP Sira nampak geram melihat siaran langsung itu semua yang ia bangun sudah runtuh dan tentu saja media banyak yang mencuitkan namanya Sira dianggap berbohong pada publik tentang kematian hara .
" nyonya , seharusnya kemarin kita habisi saja dia " ujar Maria .
" ibu dan anak sama saja seharusnya aku membunuhnya kemarin " tegas Sira .
" sekarang apa yang harus kita lakukan nyonya ? " tanya Maria .
" tentu saja membuat rencana semua orang sudah tau jika hara masih hidup dan juga seluruh kekakayaan kakek dan ibunya menjadi milikinya itu sangat berbahaya anak itu sangat lugu dia tidak mengerti apapun " kata Sira .
" tunggu dan lihat apa yang aku lakukan untuknya " tegas Sira .
" nyonya , aku tidak menyangka jika tuan Rendy adalah kakaknya nona hara " ujar Maria.
" dia benar-benar licik dia mempergunakan kebangkrutan Ku untuk membuat semua rencananya berjalan dengan lancar " jawab Sira .
" kita tidak bisa melakukan sesuatu padanya karena perusahaan kita berhutang besar pada tuan Rendy " kata Maria.
" apa kau mengerti sesuatu ? ha aku bisa membayar semuanya dalam 6 bulan setelah itu akan aku hancurkan semua nya " tegas Sira .
sedangkan ken dan hara masih dalam perjalanan pulang mereka tampak selalu tersenyum tapi terlihat di wajah hara ia sangat lelah hari ini walau hanya konferensi pers tapi itu yang pertama kalinya bagi hara .
" tidurlah , aku akan membangunkan mu jika surga sampai " kata Ken .
hara langsung menatap Ken .
" aku ingin kerumah kakak " ujar hara .
" aku tidak mau pulang " sambungnya lagi .
Ken tersenyum melihatnya kelakuan hara lalu melakukan mobilnya dengan kecepatan sedang hingga beberapa saat kemudian mereka sampai dirumah Rendy , rumah itu hanya ada beberapa penjaga saja diluar mereka langsung masuk kedalam dan langsung duduk di sofa panjang itu.
" aku akan mengambil minuman " kata Ken .
hara menatap Ken tersenyum padanya .
kemudian ia menarik nafas kasar lalu menghembuskan nya .
" ini , minumlah " Ken membawa minuman kaleng dari dalam kulkas tampak sangat menyegarkan
" terima kasih " ujar hara lalu ia meminumnya.
" Ken , apa aku terlihat buruk tadi ? " tanya hara .
" sama sekali tidak , kau sangat keren " kata Ken.
nampak mata hara yang mulai mengantuk Ken melihatnya dan langsung mengambil wajah hara agar menyender di bahunya hara mengikutinya ia merasa sangat nyaman bersama Ken .
" teruslah seperti ini , aku sangat menyukaimu yang seperti ini " ujar Ken ia pun tersenyum memandang kedepan.
" jika kau menyukainya , aku akan selalu seperti ini " ujar hara dengan pelan matanya tertutup namun mulutnya masih bicara .
kemudian hara berpindah dan menidurkan kepalanya di pangkuan Ken ia memejamkan matanya dengan erat ia ingin selalu seperti ini .
Ken tersenyum dan manatap wajah hara yang tertidur pulas itu ia usap rambut nya .
" aku akan selalu bersamamu , melindungi mu dan akan selalu mencintaimu " gumam Ken dengan pelan .
hingga malam itu adalah malam yang paling tenang dan membahagiakan bagi mereka . hara terlelap dipangkuan Ken dan Ken ikut terlelap Di sana .
dan semua orang dirumah utama Rina tidur dengan nyenyak dan bahagia untuk hara .