
Ken tersasar akan ucapannya dia bingung harus mengatakan apa tidak mungkin kan dia mengatakan cintanya sekarang.
" Kenapa aku ceroboh seperti ini " lirihnya dalam hati.
" hmm tidak lupakan aku hanya bicara asal aja " ucap Ken .
hara diam dan tak menjawab semua perkataan Ken .kemudian dia beranjak dari kamar dan dia melihat kalender ya besok adalah hari ulang tahun ibunya . dia ingat setiap hari ulang tahun ibunya dia dan ibunya dulu sering pergi ke panti asuhan mereka bermain dan merayakan bersama anak-anak yang lain . dia menatap nanar kalender itu tak terasa air matanya keluar .
hingga kemarin tampak bingung kenapa dia diam saja lalu ken bangkit dari duduknya Dan mendekati ke hara .
" kau baik-baik saja " tanya Ken dengan lembut .
hara tetap diam mematung ditempatnya .
" kau , keluarlah aku ingin sendiri " ucap hara dengan tatapan kosong.
" Apa perlu sesuatu katakan saja padaku " tanya Ken . dia begitu khawatir apa yang terjadi hingga hara tiba-tiba seperti ini .
" keluar " kata hara dengan dingin .
" baiklah jika perlu sesuatu panggil saja aku " jelas ken .
lalu dia keluar dari situ dan menutup pintu kamar hara .
" kenapa dengannya apakah aku berbuat salah "
" aku akan mencari tahu sendiri nanti " ucapnya dan pergi meninggalkan hara .
sedangkan hara hanya diam lalu duduk di lantai dia mengingat hari ulang tahun ibunya dulu .
" *selamat ulang tahun ibu , aku menyayangimu " ucap hara kecil sambil mencium Rina .
" terima kasih sayang ku ibu bahagia sekali karena kau hadir di hidup ibu " kata Rina dan memeluk anaknya .
" mari kita pergi sekarang " sambungnya .
" kita mau kemana Bu ?" tanya hara kecil.
" kau akan tahu nanti " ucap Rina sambil tersenyum .
mereka menaiki mobil Dan pergi ke suatu tempat satu jam kemudian sampailah mereka ke tujuan Rina . didepan pagar tertulis " PANTI ASUHAN KASIH IBU"
" ibu kenapa kita kemari " tanya hara dengan polos
" sayang kita akan merayakan hari ini bersama mereka " jawab Rina
" tapi kenapa Bu ? bukannya mereka tidak mengenal kita " tanya nya lagi
" sayang ... kau tahu kita harus bersyukur karena Allah sudah memberikan kita begitu banyak kenikmatan dan kebahagiaan dan tentu harus hara ingat hara memiliki ayah dan ibu sedangkan mereka , mereka tak punya keduanya untuk itulah kita sebagai sesama manusia harus saling memberi kebahagian untuk satu sama lain . beri mereka cinta dan kasih sayang sebagaimana orang tua menyayangi anak-anak nya . apa hara mengerti sayang ?" jelasnya pada hara .
" hmm aku mengerti Bu , hara harus bersyukur karena masih memiliki orang tua dan hara berjanji setiap ulang tahun ibu hara akan pergi Dan merayakannya bersama mereka . " jawab hara . gadis kecil ini begitu mengerti dan peduli dia begitu pintar Dan cerdas oleh karena itu banyak teman Rina yang ingin mempunyai anak perempuan seperti hara .
" sayang tidak harus ibu ulang tahun saja kita harus peduli pada mereka . tapi setiap hari dan selamanya kau mengerti sayang. "
" baik ibu aku tidak akan lupa " ucap hara yang tersenyum lalu memeluk ibunya .
" ayo turun " ucap Rina .
mereka turun dan disambut oleh anak-anak panti . mereka saling berbagi kebahagiaan cinta dan kasih sayang . hara yang selalu tersenyum dan tertawa saat bersama anak-anak membuat Rina selalu bersyukur dan berharap Allah tidak akan pernah mengambil kebahagiaan ini dari mereka semua* .
" bu selamat ulang tahun " kata hara dengan air mata yang tak bisa ia tahan .
" jika saja ibu bersamaku disini , kita pasti pergi ke tempat itu. " sambungnya lagi .
" malam ini aku akan keluar dari sini " .
malam hari pun tiba hara akan keluar dari tempat nya tanpa sepengetahuan orang .
tapi bagaimana jika ken dan yang lain tau mereka pasti akan mencegahnya
" bantu aku tuhan " lirihnya .
lalu dia keluar dari kamar dan berjalan dengan hati-hati tanpa mengeluarkan suara sedikitpun tiba-tiba ia mendengar langkah kaki seseorang dia bersembunyi di balik sofa .
" kau jaga di area belakang aku akan berkeliling " ucap Ken yang memerintah Jim .
Jim adalah salah satu bodyguard yang selama ini diperintahkan untuk berjaga di sekitar rumah .
Ken pergi dan melanjutkan keliling nya .
hara yang tadinya cemas merasa lega saat Ken sudah pergi dari sini .
" aku harus cepat " umpatnya .
hara berjalan dengan hati-hati dan sampailah dia pada pintu utama .
dia membuka pintu dengan pelan-pelan tapi dia melihat ada 2 orang yang lagi berdiri disana dia harus mengalihkan perhatian mereka .
hara mencoba keluar dan dia berlari kearah pepohonan itu . dia menginjak sesuatu yang keras dilihatnya ternyata itu batu . dia harus menggunakan itu untuk mengalihkan perhatian mereka .
lalu hara melempar batu itu kearah penjaga .
Bukk.
" hey lihat apa itu " suruh penjaga 1
" tetap lah disitu aku akan memeriksanya " ucap penjaga 2 .
dilemparnya lagi batu kearah yang lain oleh hara .
para penjaga itu mengeluarkan pistol nya dan berjalan mencari arah kerusuhan itu .
" aku harus cepat " ucap hara lalu dia berlari ke arah gerbang dengan sekuat tenaga dia terus berlari .
sedangkan di rumah Ken masih berkeliling dan melihat dua penjaga itu sedang mencari sesuatu .
" apa terjadi sesuatu ?" tanya nya .
" tadi ada yang melempar sesuatu tapi kami tidak menemukannya " ucap penjaga 1 .
" apa ada yang mencurigakan setelahnya" tanyanya lagi .
" kurasa hanya orang iseng saja " kata penjaga 2 .
" baiklah ... " tiba-tiba ken teringat saat diruang tamu tadi dia melihat bayangan di belakang sofa lalu dia berlari masuk kedalam dan masuk ke kamar hara dilihatnya didalam kamar hara sedang tidur. lalu dia memutuskan keluar tapi dia merasa ada yang aneh langsung dia mendekat ke arah ranjang dan dibukanya selimut itu ternyata itu hanya bantal guling .
" ah sial , pergi kemana kau " umpatnya dengan kesal .
lalu dia pergi keluar dan mengambil kunci mobil dia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi .
didalam mobil dia terus gelisah kemana wanita itu pergi apakah keadaanya baik-baik saja .
" brengsek kenapa aku seceroboh ini Jika terjadi sesuatu aku tidak bisa memanfaatkan diriku" katanya dengan marah pada dirinya sendiri .
dia memukul stir mobil " ahhhhhhh " teriaknya dan mempercepat laju mobilnya .
disisi lain hara terus berlari dia tahu pasti orang-orang didalam rumah itu sudah menyadari kepergian pasti semua orang sedang mencarinya .
" ini sudah hampir pagi " ucap hara dengan lelah karena terus berlari.
" kemana aku harus pergi "
lalu hara melihat sebuah taman dan dia pikir harus istirahat terlebih dahulu.
dia duduk dan dilihat sangat sepi Disini .
setelah beberapa lama matahari sudah terbit .
hara memutuskan untuk melanjutkan perjalanan . dia berjalan dengan lambat dilihatnya sekeliling kota Beirut Lebanon sangat indah pikirnya tapi aku ingin pergi dari sini . bangun yang tampak tua tapi elegan .
disepanjang jalan dia hanya diam dan tak memandang siapapun .
" Bukk" hara tersadar saat dia menabrak seseorang .
hay para readers masih semangat kan baca ceritanya terus pantengin ya sampe up
author usahain up nya setiap hari jadi tungguin terus ya😉