Looking For A Destination

Looking For A Destination
kemarahan Wijaya



~ Indonesia ~


disisi lain seorang wanita terus saja melemparkan semua barang-barang nya tak peduli benda apa itu dia marah dan terus berteriak " ahhhhhhh" teriaknya .


" kenapa dia bisa sampai lolos seperti itu , aku akan membunuhmu anak sialan " teriak wanita itu yang tak lain adalah Sira antara .


sedangkan semua orang tidak berani masuk kedalam dan mengehentikan nyonya nya itu mereka terus menunduk mengkhawatirkan keadaan nyonya besarnya .


" aku bersumpah akan membuatmu lenyap dari muka bumi ini " ucapnya sambil melemparkan gelas " prangg" terdengar suara gelas pecah .


tiba-tiba pintu terbuka dan ternyata itu adalah Wijaya kusuma . sedangkan Sira Tidak peduli dengan kedatangannya itu dia terus melemparkan benda-benda dihadapannya.


" apa yang kau lakukan pada putriku " teriak Wijaya yang langsung mendekat ke arah Sira lalu dia mendorong Sira dengan kuat hingga terjatuh kelantai .


" sebelum kau menghabisi putriku, aku akan menghabisimu ! kau tau itu " teriak Wijaya sambil memegang rahang Sira dengan keras hingga Sira terus meringis kesakitan tapi tak dia rasakan .


" kau jangan berani menyentuh putriku atau siapapun yang dekat dengannya di Lebanon jika kau berani melakukannya aku tak segan-segan membunuhmu kau mengerti " sambungnya lagi lalu dia menghempaskan Sira begitu saja .


sedangkan si punya tubuh hanya tertawa mendengar semua ancaman Wijaya .


" hahhahahhha " Sira tertawa dengan keras seakan-akan dirinya baik-baik saja .


" apa kau berani melakukannya padaku sayang ? " ucap Sira langsung berdiri .


" apa kau berani melakukannya padaku ? kau berhutang besar padaku kau tahu itu ? aku membantu dari runtuhnya jembatan emas mu " kata Sira sambil tersenyum .


" dan kau tau aku melakukan ini untuk dirimu sayang , aku akan menghabisinya lalu semua yang ia miliki akan jadi milik kita " sambung Sira dan langsung memeluk Wijaya .


" lepaskan aku " ucap Wijaya dengan terus berusaha melepaskan tangan Sira di dadanya .


" aku memang ayah yang buruk untuk nya tapi aku tidak pernah berniat untuk membunuhnya kau tau itu ? aku adalah ayah nya tidak ada seorang ayah pun yang ingin melihat anaknya mati dihadapannya hanya orang tak punya hati yang melakukan itu dan kau tau siapa yang tak punya hati ? " jelas Wijaya dengan mencengkram bahu Sira .


" itu kau " sambung Wijaya .


Sira hanya mengepalkan tangannya saat mendengar ucapannya Wijaya.


" aku peringatkan padamu sampai kapanpun aku tidak akan mencintaimu . dan dengarkan baik-baik perkataan ku sekarang jika kau menyentuh putriku dan menyakitinya aku akan bocorkan semua kejahatan mu hingga kau bingung harus bagaimana kau tampil dihadapan semua orang dan juga harus kau ingat jangan sentuh siapapun orang yang dekat dengan hara disana jika itu kau lakukan kau akan bernasib sama seperti Rina istriku " jelas Wijaya lalu mendorong Sira .


dia langsung keluar dari ruangan yang sudah seperti Kapal pecah itu .


sira terus diam hingga hanya satu yang berputar di otaknya " Rina istriku , Rina istriku" dia terus mengepalkan tangannya " ahhhhhhh aku membencimu Rina dan juga anak sialan mu itu . mungkin aku tidak bisa membunuh anak itu tapi aku akan merebut ayah dari anak itu " ucap Rina dengan nada yang dingin .


~ Lebanon ~


sedari tadi Ken hanya duduk disamping ranjang hara dia terus menggenggam tangan hara ditatapnya lekat wajah gadis itu begitu pucat tak berdaya Ken ingat saat untuk pertama kalinya hara berbicara dengan baik saat di pinggir laut itu " teman " kata teman dengan senyuman walaupun samar tapi Ken mampu melihatnya . dia terus membayangkan wajah itu hingga dia tersadar wanita itu sedang tak sadarkan diri sekarang .


" Ken istirahatlah aku akan menjaganya " ucap Jeny .


" tidak usah aku yang akan mengurusnya " kata Ken sambil mencium tangan hara .


tiba-tiba tubuh hara bergetar dilihatnya hara sedang kesusahan bernafas.


sedangkan Jeny langsung memencet tombol agar dokter segera datang.


" dokter apa yang terjadi tubuhnya mengejang dan dia seperti Susah bernafas dokter " teriak Ken .


" keluarkan kami akan menanganinya " ucap dokter .


" aku mohon selamatkan dia dokter jika tidak aku akan membunuhmu " teriak Ken sambil terus menahan tangisnya.


" ayo keluarlah " ucap perawat itu .


lalu mereka keluar Ken hanya melihat hara sedang ditangani oleh dokter itu tubuh hara terus mengejang dan kesulitan bernafas .


dia terus melihat hara dengan sedih dan khawatir


" aku mohon tuhan jangan ambil dia dariku , aku hanya ingin membuatnya terus bahagia hingga dia lupa bagaimana caranya menangis . jika kau mengambilnya dariku maka aku akan mati saat itu juga . aku tidak pernah jatuh cinta sebelumnya tapi saat melihat dan dengannya aku sadar aku mencintainya lebih dari aku mencintai diriku sendiri . aku mohon padamu " lirih Ken dalam hati sambil terus mengeluarkan air matanya


Jeny yang melihat Ken menangis lalu dia mendekat ke arah Ken .


" tenanglah dia akan selamat . dia wanita yang kuat aku tahu itu . dia lebih kuat dari yang kita bayangkan " ucap jeny menenangkan ken .


" apa kau tau dulu dia pernah menyelamatkan aku saat masih kecil dulu aku tidak peduli padanya karena aku selalu menganggap dia anak kecil yang tidak punya sopan santun dan juga sombong tapi suatu hari saat aku kehilangan ibuku aku terus menangis hingga Maria marah padaku dia terus memukulku hingga semua tubuhku memar karena hingga Maria ingin melempar kepalaku dengan vas bunga tapi tiba-tiba nona hara memelukku dan vas itu tepat mengenai kepalanya hingga ia berdarah dia koma selama beberapa hari tapi suatu hari dia sadar aku begitu takut saat itu tapi aku bersyukur karena dia gadis yang sangat kuat " jelas Jeny sambil mengeluarkan air matanya .


" apa Maria selalu menyakiti kalian " tanya Ken pada Jeny.


" hmm dia tidak selalu menyakitiku hanya sesekali tapi tidak dengan nona hara dia selalu memperlakukan dengan buruk lebih dari diriku saat aku dipukulnya " jelas Jeny .


" dan mulai dari hari itu aku sadar jika nona hara bukan gadis sombong ataupun tidak punya sopan santun . dia gadis yang baik bahkan sangat baik dia tidak memperdulikan dirinya sendiri apa dirinya akan sakit karena itu atau tidak " sambung Jeny .


mendengar hal itu membuat Ken semakin memcintai hara tapi dia juga sedih sekaligus marah pada maria dia telah membuat wanitanya terluka dia mengepalkan tangannya " aku akan membuatmu merasakan seperti apa yang hara rasakan " lirih Ken dalam hati


tiba-tiba dokter keluar lalu menemui ken.


" dokter apa yang terjadi " tanya Ken langsung sambil berdiri.


" tidak ada apa-apa hanya saja itu adalah efek dari semua kejadian itu dimana dia terlalu banyak menghirup asap hingga menggangu paru-paru dan menyebabkan dia sesak nafas tapi kami sudah menyelesaikan kalian tidak perlu khawatir " ucap dokter lalu pergi meninggalkan Ken dan Jeny .


~indonesia~


dan disisi lain ada seorang pria yang terus menatap sebuah foto yang sudah usang terlihat disana ada seorang perempuan anak kecil yang satu perempuan dan satu laki-laki mereka tersenyum sambil memeluk satu sama lain .


" aku akan mengembalikan semua yang sudah jadi hak mu " kata pria tampan itu sambil terus meratapi foto itu .


" ibu ini sudah waktunya aku menepati janjiku " sambungnya .


" hara kau sangat cantik disini aku yakin kau seperti bidadari saat ini " lanjutnya .


Hay guys tungguin episode selanjutnya ya 😊