Looking For A Destination

Looking For A Destination
prolog



Hara keyra hermania seorang anak perempuan yang terlahir di tengah-tengah keluarga yang tidak lengkap dia gadis yang anti sosial karena dia tidak menyukai keramaian menurut nya sendiri itu adalah kebebasan yang murni .


flashback 18 tahun yang lalu


" maafkan ibu nak , kau harus lahir tanpa seorang ayah yang akan melihatmu untuk pertama kalinya dan menemani ibu saat melahirkan nanti . ibu tidak berharap ayahmu datang tapi ibu hanya berharap dia akan datang untuk melihatmu saja walau sebentar " ucap Rina sambil mengelus perutnya yang sudah membesar dan tinggal menunggu kapan waktu lahirnya saja . tiba-tiba perutnya terasa sangat sakit dan merasakan kalau dia akan melahirkan .


setelah beberapa lama akhirnya anak manis dan lucu itupun datang ke dunia tanpa ada sosok ayah yang menunggu nya, menciumnya dan mengazaninya . hanya sosok kakeklah yang memberikan semua cinta itu untuk gadis kecil itu .


" kau sangat cantik dan lucu nak, kakek harap saat kau besar kau jadi anak gadis yang ceria. " ucap sang kakek setelah mengazani cucunya itu .


" ayah jangan sedih , dia anak gadis yang kuat aku melahirkannya bukan untuk menjadikannya sebagai pengasuhku dihari tua tapi aku melahirkannya karena aku ingin melihat gadis kecil ini tertawa bersama teman-temannya yang akan membuat dunia ini menjadi lebih berseri . " ucap rina sambil mencium anaknya itu.


tiba-tiba pintu rumah sakit terbuka dan memperlihatkan sosok seorang laki-laki yang tak lain adalah ayah kandung si gadis mungil itu .


" dimana anakku ?" ucap sang ayah . yang bernama Wijaya . " inikah anakku?" sambil mengambil sang bayi dari tangan Rina.


" ya ... dia anak mu , dia sangat cantik dan lucu " ucap Rina sambil tersenyum yg tidak bisa diartikan . bisa rasa sakit dan juga rasa bahagia .


" beri nama anakku 'hara kayra kusuma' dia anakku " ucap Wijaya sambil memeluk bayi itu .


" baiklah , itu terserah padamu . aku tidak bisa menolaknya karena kau ayahnya " ucap Rina sambil menunduk kan kepalanya.


" setelah ini aku mungkin tidak bisa menemui hara lagi , dan juga jangan pernah datang membawa hara kepadaku . aku tidak ingin semua orang tau jika dia anakku . kau boleh berpikir aku bukan ayah yang baik bahkan tidak bisa menerima dia ada di dunia. aku menyayanginya dan mencintainya oleh karena itu aku tidak ingin hara datang kepadaku suatu saat nanti ." ucap Wijaya tanpa rasa bersalah sedikit pun kepada wanita yang sudah melahirkan anaknya dan juga sikecil yang lucu itu.


" kau begitu takutnya dengan orang-orang diluar sehingga kau membuang anakmu sendiri demi duniamu sendiri ? atau demi perempuan itu ? " ucap Rina dengan wajah yang tak berekspresi sedikit pun


" aku akan memberikan uang untuk keperluannya dan juga keperluanmu kau tidak usah khawatirkan itu " jawab Wijaya .


sedangkan Herman yg tak lain adalah ayahnya Rina hanya bisa diam saat Wijaya berbicara seenak nya saja pada anaknya itu . dia tidak ingin jika sampai memukul Wijaya atau melakukan apapun kepadanya karena jika dia melakukan itu dia akan menyusahkan anak dan cucu nya itu nantinya .


" sudahlah nak, jika dia ingin seperti itu turuti saja perintahnya masih ada ayah yang akan bersamamu dan anakmu " ucap Herman supaya anaknya tidak menangis.


"baiklah kalau begitu , aku rasa aku harus pergi sekarang aku sudah cukup menemui putriku ini. tolong jaga dia untukku aku meminta ini darimu . kau bisa memberitahunya jika aku ayahnya tapi katakan jika aku tidak ingin menemuinya " ucap Herman sambil melihat-lihat wajah gadis kecil itu . dan langsung memberikannya pada Rina. dan langsung dia mencium bayi kecil itu entah apa yang ada dihatinya sangat berat meninggalkan anaknya tapi dia juga tidak bisa meninggalkan apa yang telah terjadi padanya .


sedangkan Rina hanya bisa menangis melihat kenyataan yang terjadi , dunia begitu kejam sehingga merebut kebahagiaan sang anak tanpa sosok ayah . akan seperti apa jadinya jika anaknya terus bertanya tentang ayahnya .


Tuhan memang Mewujudkan keinginannya agar laki-laki itu datang menemui anaknya tapi setelah itu ucapan lelaki itu sungguh membuat nya hancur seakan-akan dunia tak ingin melihat nya bahagia


" oek- oek oek " seperti itulah kira-kira sang bayi menangis dipelukan sang ibu .


" sepertinya kau haus ya sayang."ucap Rina sambil tersenyum . seolah-olah tidak terjadi apapun beberapa menit yang lalu.


" berikan dia ASI ayah akan mengurus biaya rumah sakit nya dulu, Dan dokter bilang besok kau boleh pulang sayang " ucap Herman sambil mengelus rambut sang anak dengan menahan kesedihannya .


setelah pintu tertutup dia menangis melihat apa yang menimpa anak dan cucunya itu , tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa melihat dengan diam dan tak bersuara yang hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk putri dan cucunya . " semoga kau dan bayi mu selalu Bahagia Rina maafkan ayah mu ini . ayah selalu mendoakan yang terbaik untukmu " ucap Herman dan tiba-tiba sakit jantung nya kambuh dan harus menjalani pemeriksaan.


tapi mau dikata apa takdir sudah diberikan masing-masing oleh tuhan tidak bisa berubah jika ingin merubahnya . Tuhan mengambil nyawa Herman . tak kala berita itu sampai ke telinga Rina begitu terpuruknya dia ditinggalkan oleh laki-laki yang tak punya hati dan ditinggalkan oleh ayah yang sangat menyayangi nya untuk selamanya .dia hanya bisa menangis tak kala meratapi pemakaman sang ayah .


" ayah aku berjanji akan menjaga cucumu ini . beristirahat lah dengan tenang aku aku akan tetap tegar dan kuat seperti yang selalu ayah katakan " ucap Rina dengan tegar sambil menggendong anak kesayangan nya itu.


satu bulan setelah kejadian itu sedikit demi sedikit Rina mulai tersenyum dan mulai menjalani kehidupan sehari-hari seperti biasa.


" sayang jika kau besar nanti. tetap jadi gadis yang mudah tersenyum seperti ini ya " ucap Rina yang melihat si kecil itu tidur dengan tersenyum kecil . sangat lucu itulah yang menggambarkan keadaannya ." ibu selalu bersama mu " ucap Rina sambil memeluk putri kecilnya itu .


flashback off


Nah readers ! tunggu kelanjutannya nya sebenernya mau di perpanjang di epilog tapi untuk memperbanyak lebih episode jadi deh hheeh . jangan lupa like Dan komennya 😋