
" Arya , bagaimana perkembangan proyek hara ? apa yang kau lihat dari segi pandangan mu ? " tanya Rendy pada Arya yang tengah berada di ruang kerja Rendy itu
.
" yang aku lihat sejauh ini semuanya baik-baik saja , itu proyek terbesar setelah beberapa tahun lamanya . hara sudah membuat persiapan yang matang, jika proyek ini berhasil tentu banyak sekali perusahaan yang ingin menanam saham pada perusahaan Herman'scorp" jelas Arya ia yakin sekali .
" syukurlah , aku tau dia anak yang cerdas " jawab Rendy .
" ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu " ujar Arya .
" apa ? " tanya Rendy .
" ricko akan menikah " jawab Arya .
" apa ? " Rendy terkejut mendengarnya .
" bagaimana bisa dia menikah ? "tanya Rendy yang masih tak percaya mendengarnya.
" tentu dia akan menikah , dia manusia , bahkan hewan saja menikah " ujar Arya .
" aku serius " tegas Rendy .
" aku juga serius " jawab Arya dengan santai .
" bagaimana mungkin dia menikah secepat ini ? " tanya Rendy penasaran .
sejenak Arya diam lalu menarik nafas dalam-dalam dan mengembuskan dengan kasar .
" sebenarnya dia tidak ingin menikah , tapi orang tuanya memaksanya menikah dengan seorang wanita anak dari teman ibunya " jelas Arya .
" dia kan bisa menolaknya " tegas Rendy .
" dia terus menolak , tapi ibunya mengancam akan menghabisi nyawanya sendiri " jawab arya .
" aku akan menemui ricko nanti " ujar Rendy.
sementara itu di villa hara sedang bekerja ia terus mengetik di laptop walaupun ia meninggalkan rumah ny namun ia tetap harus bertanggung jawab untuk perusahaan .
berjam-jam lamanya ia sendirian dikamar nya hingga selesai sudah pekerjaan nya ia menutup laptopnya laku menaruhnya di meja .
" aku tidak melihat Ken dari tadi " ujarnya sambil berjalan keluar kamar .
tetapi ia tidak melihat Ken sama sekali ternyata hari sudah malam sudah pukul 8 malam tidak terasa ia sudah ada di depan laptop selama 7 jam .
ia terus mencari-cari Ken kesana kemari hingga ia keluar halaman tapi tidak ketemu juga .
ia pun mencarinya ke halaman belakang ternyata Ken ada disana ia sedang duduk menikmati pemandangan laut didepannya hara terus melihatnya dari jauh .
" ini sangat dingin kenapa dia duduk disana "ujarnya dengan pelan .
lalu ia pergi masuk kedalam.
sedangkan Ken ia terus menatap hamparan laut pantai yang luas itu angin malam membuat rambutnya tak beraturan ia terlihat mempesona dan sangat tampan .
tapi dari belakang hara menutupi tubuh Ken dengan selimut berwarna putih , Ken pun menoleh pada orang yang sudah membawakannya selimut .
" hara " ujarnya dengan senyuman.
harapun tersenyum lalu ikut duduk disamping ken .
" apa yang kau lakukan disini ? bukankah Disni sangat dingin? " tanya hara namun wajahnya terus menatap wajah Ken .
" tidak apa-apa , aku hanya ingin menikmati ini saja , tapi sekarang sudah tidak dingin lagi " Ken memegang selimut itu lalu ia bentangkan selimut itu dan ikut menyelimuti tubuh hara wajah merekapun semakin dekat tak kala Ken menyentuh bahu hara untuk duduk dekat sekali dengannya .
deg...deg...deg jantung hara berjalan sangat cepat .
ia menatap Ken dengan terpesona tanpa mengedip , sedangkan Ken ia juga menatap hara dengan tatapan cinta .
" aku mencintaimu " ujar Ken dengan pelan .
" hmm , aku juga " jawab hara dengan spontan seakan terhipnotis dengan ketampanan Ken .
" aku sangat mencintaimu " ujar hara lagi mata mereka saling beradu lalu Ken mendekatkan wajahnya ke wajah hara lalu ia kecup singkat bibir hara , hara hanya diam ia tersenyum malu lalu menundukkan kepalanya Ken juga tersenyum melihat tingkah hara yang malu-malu.
" kau sangat cantik " ujar Ken dengan pelan .
kemudian hara terdiam menatap Ken dengan dalam entah apa yang ia pikirkan .
" aku tidak tahu , harus bagaimana aku mengungkapkannya , tapi aku benar-benar ingin terus bersamamu " gumam hara pada Ken.
lalu Ken memeluk hara sangat erat , tiba-tiba air matanya menetes .
" aku bahagia , setelah sekian lama aku tidak pernah merasakan ada seseorang yang mencintai ku tapi Sekarang aku memilikimu " lirih Ken .
" kita sama " ujar hara .
" mari kita hidup bersama , saling melindungi dan hidup bahagia selamanya " sambungnya lagi .
merekapun Melepaskan pelukan itu lalu Ken mencium bibir hara .
malam itu , laut dan langit menjadi saksi akan cinta mereka berdua .
keesokan harinya
Rendy sudah mempunyai janji dengan ricko ia harus tau bagaimana mungkin ricko akan menikah seperti itu .
ia sudah menunggu lama ricko di diamond cafe tak lama sosok dokter tampan itupun datang .
" apa kabarmu ? " tanya ricko yang langsung duduk didepan Rendy .
" ricko " ujar Rendy .
" jelaskan padaku bagaimana bisa kau menikah seperti ini " tanya Rendy langsung to the point .
" satu bulan lagi aku akan menikah " ujar ricko .
" aku sudah tau , aku ingin penjelasan darimu , jika kau menikah bukan karena keinginan mu kau tidak harus menikah , kau akan membuat dirimu sakit " kata Rendy .
" apalagi yang harus kulakukan , jika saja aku memiliki seorang wanita maka aku akan membawanya dan menjadikan dia milikku , tapi dia tidak mencintai ku " jelas ricko .
" aku tau apa maksudmu tapi bukan berarti kau harus menerima pernikahan ini " ujar Rendy yang mulai emosi .
" aku tidak tau apa yang kulakukan ini benar atau salah. tapi aku tetap akan menikahinya satu bulan lagi. itu sudah menjadi keputusan ku " tegas ricko .
" baiklah , jika menurut mu itu benar , aku hanya tidak suka melihatmu sedih dan terluka , kau temanku " kata Rendy .
" terima kasih ren " ujar ricko .
disisi lain di rumah Rina bibi sedang memasak di dapur sedangkan Jeny ia sedang menjemput Sam sekolah .
lalu Jefry ia sengaja berpura-pura tidur di ruang tamu menggunakan kacamata .
lalu ada beberapa pengawal didalam yang sedang berjaga ia sangat mencurigai salah satu pengawal yang berusia 28 tahun itu .
pria itu lalu naik keatas diam-diam saat dia akan naik tom menghalanginya .
" kenapa kau naik keatas ? " tanya tom dengan nada tidak suka karena memang yang hanya boleh naik keatas adalah orang tertentu saja .
" eh , maaf tapi aku disuruh nona Jeny untuk mengirimkannya buku sekolah Sam " celah nya .
" benarkah ? " lalu tom melihat jam tangannya .
" ini sudah waktunya pulang , jadi tidak mungkin nona Jeny menyuruhmu " jawab tom .
orang itu itupun memperlihatkan SMS Jeny yang sudah ia retas itu .
" baiklah , aku yang akan mengambilkannya " ujar tom .
" baiklah kalau begitu " jawab pria itu .
lalu tom memberikan buku sam pada pria itu dan dia turun kebawah setelahnya pria itu pergi entah kemana .
Jefry pun melepaskan kacamata hitamnya
" Joy , tom " panggil nya .
" ya , Ketua " ujar mereka bersamaan .
" ayo ikut aku , ada sesuatu yang akan jadi misi kita " ucap Jefry .