
Saat sudah selesai membuat sup dan makan malam, dini langsung menuju pintu utama saat mendengar deru mesin mobil Sean hang kebetulan baru sampai.
Ceklek ...
"Ibu " ucap Sean.
"Sini tas nya ayah " ucap dini.
"Mobil ibu mana , kenapa tidak ada di garasi mobil " ucap Sean.
"Ibu tinggal di kantor yah, tadi teman kan Sarah belanja kebetulan ketemu putri dan menantu kita belanja perlengkapan Bayi " ucap dini.
"Oh pantas saja, lalu di mana mereka " ucap Sean.
"Di atas, ibu suruh istrirahat tadi " ucap dini.
"Oh,,, ibu habis masak " ucap Sean sambil menaiki anak tangga.
"Iya, putri kita ingin makan sup tadi " ucap dini.
"Sekarang Putri kita doyan makan ya Bu " ucap Sean.
"Tentu saja ayah kan dia makan untuk berdua, ayah jangan lupa jika pergi ke perkampungan ketemu buah segar beli biar sehat " ucap Dini.
"Siap bu jaksa " ucap Sean.
Saat Sampai di kamar nya, dini terlebih dahulu mandi karna Sean ingin menghilangkan keringat terlebih dahulu .
***
Sedangkan di kamar sebelah, seorang pria yang masih tertidur pulas padahal hari sudah mulai gelap tapi tak kunjung membuka mata.
"Mas ini sudah sore, apa tidak ingin mandi " ucap alaric.
"Emmm,,, bentar lagi sayang " ucap alaric dengan mata yang terpejam.
"Sudah lah, indah tinggal " ucap indah , tapi tangan nya langsung di tahan oleh seseorang, siapa lagi jika bukan suami nya.
"Baiklah, mas bangun " ucap alaric langsung duduk .
"Mandi mas, air nya sudah indah siapkan " ucap indah.
"Iya sayang " ucap alaric langsung bangun menuju kamar mandi.
Setelah menghabiskan waktu sekitar 15 menit di kamar mandi akhirnya alaric selesai membersihkan tubuhnya dan sekarang dia sudah segar .
"Baju nya di kasur mas " ucap indah.
"Terima kasih sayang " ucap alaric langsung menggunakan baju tidur nya.
Dan saat waktunya sudah ingin makan malam, indah dan alaric langsung turun, dan kebetulan Sean dan dini juga ingin turun.
"Ibu , ayah " ucap indah dan alaric bersamaan.
"Sayang, ibu kira belum bangun tadi " ucap dini.
"Sudah cuman tidak keluar saja, soalnye indah lelah " ucap indah.
"Wajar dong lelah, kan habis belanja " ucap dini.
"Ayo kita turun, hati-hati " ucap dini saat mereka menuruni anak tangga.
Dan benar saja saat mereka sudah berada di dapur, sudah banyak makanan di atas meja makan.
"Ibu yang masak semua ini " ucap indah .
"Tidak, di bantu oleh para maid " ucap dini.
"Ayo kita makan " ucap dini.
Indah langsung mengambil sup yang dia inginkan dari tadi, bukan sup daging tapi ayo sayur .
"Sip daging juga sayang " ucap dini.
"Nanti Bu, indah ingin makan sup sayur dulu " ucap indah.
"Jangan lupa makan daging nya juga sayang, biar sehat " ucap dini.
"Siap Bu " ucap indah.
Makan malam berjalan dengan hikmat, dan setelah selesai mereka langsung berkumpul di ruang keluarga.
"Bagaimana kuliah mu nak lancar " ucap Sean.
"Lancar ayah " ucap indah sambil mencomot buah apel.
"Nanti jika sudah lahiran, kamu cuti atau bagaimana sayang " ucap dini.
"Indah ambil kelas online ibu, biar tidak lama selesai " ucap indah.
"Iya itu benar nak, kuliah dan bayi mu tidak terbengkalai " ucap Sean.
"Memangnya tidak repot nak " ucap dini.
"Insaallah tidak Bu, semoga saja baby nya tidak rewel " ucap indah.
"Gunakan baby sitter saja sayang " ucap Sean.
"Kami sepakat ingin mengurus nya berdua ayah, ibu " ucap alaric.
"Bagaimana dengan pekerjaan mu nak " ucap Sean.
"Alaric juga akan bekerja di rumah, jika meeting baru alaric ke kantor " ucap alaric.
"Baiklah, kami akan mengurangi jadwal kami biar kalian bisa kuliah dan bekerja " ucap dini.
"Kita kan belum ambil cuti tahun ini Bu, bisa kita bantu urus cucu kita " ucap Sean.
"Astaga, iya ibu sampai lupa " ucap dini.
"Terima kasih ibu ayah" ucap indah dan alaric bersamaan.
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain mohon dukungan dan support nya 🥰