Lady Queen

Lady Queen
Episode 5



Setelah mereka menyelesaikan acara makan malam nya, mereka berkumpul menghabiskan waktu bersama.


"Ayah, ibu lihat lah " ucap indah.


Sambil menunjukan sebuah piagam penghargaan yang dia dapat di kampusnya.


"Wah, putri ayah hebat sekali , sini coba ayah lihat " pinta Alex.


"Ibu bangga pada mu nak " ucap Ane.


"Bukannya ini perusahaan yang baru naik daun itu nak " ucap Alex.


"Iya ibu sering dengar dokter menggosipkan nya, dia pria muda yang tampan " ucap ane lagi.


"Iya benar apa yang di ucap kan ayah dan ibu, tapi untuk kata tampan sepertinya tidak juga semua pria tampan " ucap indah lagi.


"Memangnya putri ayah tidak tertarik dengan nya " ucap Alex.


"Emmm,,,, indah tidak memikirkan hal itu yang indah pikirkan hanya bagaimana indah bis membanggakan nama ayah dan ibu saja " ucap indah lagi.


"Kau sudah menjadi putri kebanggaan kami nak " ucap mereka bersamaan.


Mereka sudah sangat bersyukur memiliki putri yang cantik, cerdas, tidak sombong sebagai orang tua itu semua sudah cukup tapi jika banyak kebaikan yang lain kenapa tidak bukan.


*****


Sedangkan pria tampan yang berada di kamar apartemen miliknya, dia memandang langit-langit kamarnya .


"Bagaimana bisa wanita itu tidak tertarik sedikitpun dengan ku " ucap nya.


"Apa aku kurang tampan untuk nya " ucap nya lagi.


"Wanita banyak menggemari ku, tapi tadi apa yang dia lakukan dia hanya fokus pada bukunya dan saat nama nya di sebutkan untuk naik di atas panggung juga dia biasa-biasa saja, sebenarnya dia wanita atau bukan sih yang tidak tertarik pada lawan jenis nya " ucap alaric lagi.


"Bagaimana pun cara nya aku harus mendapatkan nya " janji alaric.


Setelah itu mata alaric mulai meredup, dan dalam hitungan detik dia sudah berada di dalam mimpinya.


*****


Saat pagi-pagi sekali, di rumah sederhana khususnya di komplek militer ibu-ibu sudah membeli sayur di Mamang gerobak langganan ibu ibu.


"Selamat pagi Bu kapten " sapa ibu-ibu saat melihat ane yang keluar dari rumah nya.


"Pagi ibu " jawab ane ramah.


"Tidak dinas Bu " tanya tetangga Ane.


"Tidak Bu, kebetulan hari ini sedang libur " ucap Ane.


"Apa sih Bu resep nya biar awet muda " ucap ibu yang memilih sayur kangkung.


"Iya Bu, ibu seperti anak muda padahal sudah punya buntut satu " ucap ibu yang lain.


"Tidak ada resep Bu, saya hanya pakai bedak seperti apa yang ibu-ibu gunakan " ucap Ane lagi.


"Ibu,,, selamat pagi tante " sapa indah .


"Ada apa ke mari sayang " ucap Ane.


"Selamat pagi nak indah " ucap ibu-ibu.


"Mau berangkat kuliah ya nak indah " tanya ibu-ibu.


"Iya Bu, kebetulan masuk pagi " ucap indah.


"Ini semua nya berapa mang " ucap indah menunjukan semua belanjaan nya.


"Tiga puluh ribu Bu kapten " ucap Mamang sayur.


"Ini mang uang nya " ucap Ane sambil menyerahkan uang Lima puluh ribu.


"Ini kembalian nya Bu kapten " ucap Mamang sayur.


"Tidak apa mang ambil saja kembalian nya, mari ibu-ibu saya duluan " ucap Ane lagi.


"Terima kasih Bu kapten " ucap Mamang sayur bahagia.


"Sama-sama mang " ucap Ane lagi .


"Mari Tante, mang kami duluan " pamit indah tak kalah ramahnya.


"Iya nak indah " ucap ibu-ibu.


"Ibu dan putri nya sama-sama ramah ya Bu, mana cantik lagi " ucap tetangga Ane.


"Iya Bu benar sekali, aku sampai iri pada mereka " ucap yang lain.


"Sudah lah kenapa kita menggosipkan Bu kapten , nanti di dengar suaminya di tembak baru tau rasa " ucap Mamang sayur.


"Ih Mamang nakutin kita aja " ucap ibu pembeli sayur.


"Mana ada itu fakta ibu ibu, jika pak kapten mendengar nama istri dan putrinya di sebutkan pak kapten akan salah paham " ucap mang sayur.


"Sudah lah, ini berapa semua nya mang " ucap ibu yang sudah menyelesaikan memilih sayur nya.


"Dua puluh lima ribu saja " ucap Mamang sayur.


Setelah Ane menyimpan sayur yang dia beli, mereka langsung sarapan pagi yang sudah dia buat sebelumnya, dan tak butuh waktu lama sarapan berjalan dengan hikmat.


"Ayah nanti sore lagi ya " ucap indah, Setelah selesai sarapan pagi, sambil memasang sepatu nya.


"Memangnya kalian ada janji apa " ucap Ane, yang tak tau apa yang terjadi.


"Putri kita ingin latihan menembak ibu " ucap Alex jujur.


"Tidak, tidak boleh putri kita masih di bawah umur ayah , kenapa ayah malah mendukung nya " protes Ane.


"Ibu, please indah janji indah tidak menggunakan nya sembarang tempat untuk jaga-jaga saja ibu, boleh ya ibu " ucap indah memasang wajah seimut mungkin.


"Ah,,, baiklah, tapi ingat jangan sampai menembak sembarangan " ucap Ane kemudian.


"Sudah nanti kau telat, ayo ayah antar sayang " ucap Alex.


"By,,,,,,,,ibu indah berangkat dulu " ucap indah.


"Hati-hati di jalan, ingatkan ayah jika bawa mobil nya ngebut " pesat Ane.


"Siap laksanakan komandan " ucap indah, sambil hormat ala militer.


"Ayah juga pergi Bu " pamit Alex.


"Hati-hati jangan ngebut bawa mobilnya ayah " pesan Ane.


"Baik ibu " ucap Alex.


"By,,,,,,,, ibu " teriak indah, saat mobil yang ayah nya kendarai mulai berjalan.


"Selamat bertugas oom " sapa indah pada dua orang pria yang bertugas di depan komplek.


"Baik nona, selamat pagi kapten " ucap dua orang tentara yang bertugas.


"Pagi, jaga komplek jika ada yang menjanggal jangan sungkan untuk menangkap nya " ucap Alex.


"Baik siap laksanakan kapten " ucap nya serempak.


"By ,,,, om kami berangkat dulu " ucap indah.


"Hati-hati di jalan kapten , nona " ucap nya lagi.


*****


Sedangkan di universitas esa unggul (UEU) hampir semua siswa sudah berdatangan termasuk Sena yang selalu datang awal dan menunggu sahabat nya sampai yang dia bilang masih di dalam perjalan.



"Itu sahabat mu yang kemarin datang ke rumah ya sayang " ucap Alex saat melihat wanita yang berdiri tak jauh dari gerbang.


"Iya ayah, nama nya Sena " ucap indah .


"Hati-hati ayah, indah masuk dulu " ucap indah sebelum dia keluar dari mobil .


"Belajar yang benar sayang " ucap Alex.


"Baik ayah, by ayah " ucap indah .


Tapi saat Alex ingin melanjutkan perjalannya, tiba-tiba putrinya di hadang oleh 3 orang wanita yang di bilang tidak pantas untuk digunakan.


Alex langsung menghentikan kegiatannya, dia ingin melihat apa yang di lakukan wanita berpakaian seksi itu pada putrinya.


Sedangkan indah dan Sena yang di hadang tenang tenang saja, bukan nya takut malah indah menunjukan senyum termanis yang dia punya.


"Hey kau, kembalikan piagam itu " teriak Marni tanpa rasa malu sedikitpun.


"Itu piagam ku untuk apa aku memberikannya untuk mu " ucap indah.


"Kau sudah berani melawan rupanya, kau tau orang tua ku memiliki saham terbesar di kampus ini jadi jika kau masih ingin kuliah di sini kembalikan piagam itu jika tidak hati ini kau akan di keluarkan dari kampus ini " ancam Marni.


"Dasar tidak tau malu, sudah bodoh di pelihara lagi hahaha, Sena tertawa sumbang, kalau sudah otak pas Pasan ya jangan di perlihatkan lah seharusnya kau belajar jangan tau nya bergaya saja yang kau pentingkan " ucap Sena .


"Dasar kurang ajar " geram Marni.


Saat tangan Marni ingin menampar salah satu dari merek Alex berniat ingin turun dari mobilnya, tapi tiba-tiba dari arah lain seorang pria menahan pergerakan nya, Alex menghentikan niatnya dan melihat apa yang terjadi seterusnya, jika putrinya tidak bisa menyelesaikan masalah nya baru dia akan turun tangan .


"King Faaz " ucap mereka bersamaan.


"Oh sekarang si cupu sudah berani melawan ku " ucap Marni saat melihat siapa yang menahan tangannya.


"Kau juga ingin di keluarkan dari kampus ini, haaa " ancam Marni.


"Lakukan jika kau bisa nona, dulu aku memang diam saat kau perbudak tapi sekarang tidak pria harus kuat benar apa kata indah " ucap king Faaz.


"Oh ,,,,, kalian dengar kawan, primadona kampus sok-sokan menjadi pahlawan kesiangan di sini " ucap Marni lagi.


"Tunggu saja, sebentar lagi kalian tidak akan menginjakan kaki di kampus ini " ancam Marni.


"Ayo kita pergi " ucap Marni pada sahabat nya.


Setelah kepergian Marni, indah langsung membalikan badan nya dan bertepatan dengan Alex yang menjalan mobilnya.


"Kau tidak apa-apa " tanya king Faaz.


"Untung ayah tidak melihat kejadian ini " ucap indah membatin.


"Indah kau melihat apa " tanya Sena.


"Tidak Sena, terima kasih Faaz " ucap indah.


"Ayo kita masuk sama-sama " ucap indah.


Sedangkan di dua sisi yang berbeda , dua orang pria berbaju hitam yang melihat kejadian itu langsung melapor pada bos nya masing .


"Tuan aku sudah menemukan nya " ucap nya pada orang di sebrang sana.


"Kerja bagus, datang ke kantor ku sekarang " ucap pria di sebrang sana.


Sedangkan di sisi lain juga melaporkan hal apa yang sudah dia dapat, pada orang di sebrang sana.


"Tuan dia di ganggu oleh tiga orang wanita yang berpakaian seksi " lapor nya pada orang di sebrang sana.


"cari tau siapa wanita itu, ku tunggu secepatnya " perintahnya .


"Baik tuan " patuh nya.


sedangkan Alex yang mengemudi, masih bingung dengan apa yang sudah dia lihat, sejak kapan putrinya punya musuh, setahunya dia putrinya tak pernah cari masalah dengan siapapun tapi tadi apa, biar di lihat dari kejauhan putrinya tenang tenang saja tapi seperti akan terjadi kekerasan jika pria asing yang datang.


"Apa ini ada kaitannya dengan wajah memerah putrinya kemarin siang "


Terima kasih yang sudah mampir di karya terbaru author πŸ™πŸ» dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain πŸ™πŸ˜