Lady Queen

Lady Queen
Episode 30



Masih di posisi yang sama di salah satu universitas esa unggul, dua wanita yang berada di toilet .


"Sudah,, ayo kita kembali ke kelas " ucap indah.


"Indah tunggu " ucap Sena, saat indah lebih dahulu mendahului.


Saat mereka masuk kelas, untung dosen yang bertugas belum sampai dan memberikan materi jadi mereka aman, tapi tak lama setelah mereka duduk dosen killer yang mereka segani langsung masuk ke kelas dengan tatapan tajam nya.


"Kumpulkan tugas kalian " ucap nya.


Semua mahasiswa langsung maju membawa tugas mereka masing-masing, Daan saat dia melihat indah yang masih duduk di sana.


"Indah " panggil nya.


"Iya, saya pak " ucap indah.


"Kau tidak mengerjakan tugas yang bapak berikan " ucap dosen killer.


"Saya mengerjakan pak " ucap indah.


"Lalu kenapa kau masih diam di kursi mu, kau mau bapak hukum " ucap dosen killer lagi.


"Maaf pak, saya sudah kumpulkan titip sama Sena " ucap indah tenang.


"Kenapa tidak kau sendiri yang ngumpulkan nya " ucap dosen lagi.


"Maaf pak celana saya basah " ucap indah.


"Bagaimana bisa " ucap dosen lagi.


"Ya Tuhan kenapa ada dosen kepo di kampus ini " indah membatin.


"Maaf pak tadi habis hujan numpuk jadi saya basah kuyup " ucap indah asal.


"Benarkah, di mana " ucap dosen killer lagi.


Indah langsung menepuk keningnya bingung, masa iya dosen killer yang di segani semua mahasiswa percaya dengan ucapan nya.


"Iya pak, hujan numpuk rasa nya manis lagi " ucap king Faaz.


"Benarkah, apa ada rasa air hujan yang manis " ucap dosen lagi.


"Benar pak, bahkan tadi hujan lokal lagi " ucap king Faaz.


Semua mahasiswa sudah menahan tawa dan rasa bahagia saat waktu terus berputar, lumayan mereka kali ini tidak belajar dengan dosen yang super super sangat menyebalkan menurut mereka.


****


Drrrr Drrrrr


"Hello sayang ada apa " ucap Richo pada orang di sebarang sana.


"Daddy, Hiks,,,,, hiks " ucap Marni.


Mendengar suara putrinya yang menangis, Richo langsung bangun dari duduk nya.


"Sayang apa yang terjadi, katakan pada Daddy " ucap Richo.


"Daddy pedas " ucap Marni .


"Pedas " ulang Richo lagi.


"Iya Daddy, pedas " ucap Marni.


"Dad tidak mengerti sayang, coba katakan apa yang terjadi " ucap Richo.


"Wanita itu memberi Marni sambal satu sendok dad, pedas " adu Marni.


"Kurang ajar, sayang tenanglah minum air biar pedas nya hilang, dad akan memberikan nya perhitungan " ucap Richo.


"Terima kasih dad " ucap Marni, sebelum menutup telepon nya.


Setelah sambungan telpon terputus, Marni tersenyum miring, dia yakin jika Daddy nya akan memberikan pelajaran pada indah.


Sedangkan Richo yang berada di ruangan nya, langsung mengotak Atik ponselnya mencari nomor seseorang setelah menemukan nomor yang dia cari, Richo langsung menghubunginya.


"Cari tau data wanita itu " ucap Richo to the point.


Jangan di tanya, pria yang berada di ujung sana, saat mendengar apa yang di ucapakan tuan nya.


"Wanita mana tuan " ucap pria di ujung sana.


"Aku akan mengirim gambar nya " ucap Richo lagi, bahkan dia langsung memutuskan sambungan telepon secara sepihak.


"Siapa lagi yang membuat masalah pada mereka " ucap pria di ujung sana.


Dia langsung membuka pesan dari tuan nya, ya benar saja foto seorang wanita cantik .


Setelah melihat gambarnya, dia langsung mengotak Atik laptop nya untuk mencari data tentang wanita ini.


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK 🤗