
Masih di posisi yang sama, di mansion milik keluarga Sean dan sekarang mereka sedang berada di bagasi mobil.
"Bagaimana kau menyukai nya sayang " ucap Sean.
"Ayah, kenapa jalan nya cepat sekali " ucap dini yang baru saja sampai.
Sedangkan indah masih mencerna semua nya, dan lagi mobil yang mereka belikan bukan mobil Sembarangan.
Deretan mobil termahal di dunia yang biasanya hanya dia lihat internet, sekarang sudah berada di depan mata nya.
Bahkan harga nya membuat dia melongo, bayangkan saja satu mobil yang sudah hampir mencapai 100 milliar.
"Sayang bagaimana kau menyukai mobilnya " ucap dini.
"Ini untuk indah " ucap indah polos.
"Iya, bagaimana kau suka " ucap Dini.
"Ini terlalu mahal ayah ibu " ucap indah.
"Tapi kau menyukai nya " ucap Sean semangat.
"Suka, tapi ini pasti sangat mahal " ucap indah.
"Kau tenang saja sayang, uang ayah mu tidak akan habis dengan beli 1 mobil sport ini " ucap dini.
"Tapi ayah, ibu indah juga tidak memerlukan mobil " ucap indah.
"Siapa bilang kau tidak memerlukan mobil, kau memerlukan " ucap Sean.
"Tapi, indah bisa minjam mobil ayah atau ibu tidak perlu membeli mobil baru lagian di sana juga ada mobil yang tidak di pakai " ucap indah, melihat mobil yang terbungkus.
"Tidak itu mobil bekas ibu, bahkan mobil itu sangat lambat " ucap dini.
"Kau harus gunakan mobil ini, karna di saat kau menjalankan misi mu " ucap Sean.
Sekarang dia mengerti selain harga yang tinggi, kedua orang tua sambungnya juga memikirkan kecepatan mobil sport .
"Tapi bagaimana indah membayar mobil ini " ucap indah.
"Tidak, perlu kau memikirkan itu yang harus kau pikirkan membalas mereka jangan biarkan mereka tersenyum di atas penderitaan mu " ucap Dini.
"Benar sayang, gunakan mobil ini " ucap Sean.
"Jika kau meminta ayah yang menembaknya, ayah dengan senang menembak kepala nya " ucap Sean lagi.
"Sekarang ayo coba mobilnya " ucap Sean.
"Sayang jika kau tidak suka ayo kita tukar saja " ucap dini.
"Tidak ibu, ayah indah sangat menyukai nya, indah boleh mencobanya " ucap indah.
" tentu saja, ibu ingin ikut " ucap dini langsung masuk dan duduk di bangku penumpang.
"Ayah kita akan balap, siapa yang kalah akan memberikan kartu ATM nya " ucap Dini.
"Siapa takut " ucap Sean.
"Les gooo " teriak Dini.
"Sayang lebih cepat lagi " ucap dini semangat, untung saja sebelum mereka sudah memberi tau membuka gerbang utama jika tidak security akan jantungan di buatnya.
"Wow ,,, kau hebat sayang " ucap dini yang membawa mobilnya dengan cepat.
Jelas terlihat kebahagiaan di wajah istrinya, mereka sudah menikah belasan tahun tapi tidak di karuniai seorang putri dan sekarang mereka mencurahkan kasih sayang yang begitu besar .
Dan tentunya mereka mengambil jalan yang sepi, biar tidak menganggu pengendara lain nya.
"Ya ampun mereka cepat sekali " ucap Sean yang ketinggalan jauh .
Sedangkan dini yang melihat suaminya jauh, tersenyum bahagia.
"Sayang lebih cepat lagi, ibu tidak ingin ATM ibu di pegang oleh ayah mu " ucap dini.
"Ibu tida takut " ucap indah.
"Tentu saja tidak, ibu sudah sering mengejar tersangka " ucap dini .
Dan benar saja, indah semangkin melajukan mobilnya.
"Tapi tunggu kita ingin ke mana ini " ucap dini yang memasuki jalan hutan.
Sedangkan Sean yang terus melanjutkan mobilnya, sedikit bingung dengan jalan yang mereka lalui .
"Sebenarnya ini jalan menuju ke mana " ucap Sean bingung.
"Sayang di sana ada mansion " ucap dini, yang dari kejauhan melihat sebuah bangunan tinggi.
Ya, indah membawa mereka ke markas nya yang sudah sempurna pembangunan nya.
"Nanti ibu akan tau " ucap indah.
"Sayang lebih cepat lagi, ayah mendekat " teriak dini.
Dan di sana sudah banyak para anggota menyambut kedatangan mereka dan di pintu utama sudah ada king Faaz yang tersenyum melihat kedatangan indah.
"Akhirnya dia datang " ucap king Faaz.
"Sayang kita di sambut oleh mereka " ucap dini.
"Kita memang " teriak dini bahagia.
Sedangkan Sean juga bingung sekaligus takjub dengan penyambutan yang mereka lakukan.
"Tempat apa sebenarnya ini "
Next part selanjutnya KK π mohon maaf atas keterlambatan update nya ππ» semoga suka dengan cerita halu author ππ»