
"Motor baru " ulang Alex.
"Iya, ayah kemarin malam indah memenangkan balap liar dan hadiahnya dapat motor baru dan uang yang banyak " ucap indah pelan, biar tidak di dengar ibu nya.
"Balap liar " ucap Alex lagi.
Dengan refleks indah menutup mulutnya, kenapa dia sampai keceplosan begini, Alex sudah menatap tajam putrinya.
"Ayah " ucap indah takut.
"Jangan bilang jika laporan yang ayah dapat itu yang kau ikuti sayang " ucap Alex.
"Mungkin, tapi indah memenangkan nya Lo ayah " ucap indah.
"Ini untuk pertama dan terakhir " ucap Alex.
"Ayah, bagaimana indah bisa membangun markas jika indah tidak ada uang " ucap indah.
"Sayang, balap motor bahaya nak " ucap Alex.
"Indah akan hati-hati ayah, please " mohon indah .
"Jika tergores sedikit saja ayah lihat, maka ayah tidak akan mengizinkan mu " ucap Alex.
"Ayah memang yang terbaik " ucap indah bahagia.
Kepercayaan yang di berikan ayahnya kali ini, tentu akan indah jaga dengan baik terutama tubuhnya tidak boleh tergores.
"Ayah " ucap indah, saat Alex yang fokus pada koran nya.
"Emmm " ucap Alex.
"Boleh tidak jika indah minjam pistol kesayangan ayah " ucap indah, Alex yang mendengar itu langsung menatap putri nya.
"Tidak jadi ayah, indah hanya bercanda " ucap indah cengengesan.
"Ayah, kenapa menatap putri ibu begitu " ucap Ane.
"Ibu sakit, kuping ayah nanti putus " ucap Alex, ya Ane menjewer kuping suaminya saat dia melihat Alex menatap tajam putri kesayangannya.
"Ibu, kuping ayah sakit " ucap indah.
"Biar saja, itu akibatnya sudah berani menatap tajam putri kesayangannya ibu " ucap Ane.
Alex langsung mengusap kupingnya yang terasa perih, bis di pastikan jika kuping nya akan merah .
"Ayah tidak marah sama indah, ibu ayah hanya latihan menatap musuh nya " ucap indah asal.
"Benar itu ayah " ucap Ane.
"Iya ibu, mama berani ayah memarahi putri kita " ucap Alex sambil mengusap kuping nya.
"Ibu, kasian kuping ayah memerah " ucap indah.
"Ayah maaf kan ibu " ucap Ane.
"Cium dulu " ucap Alex.
"Mulu ayah, ada putri kita " ucap Ane, Alex langsung menatap putri nya, indah yang mengerti.
"Indah tidak lihat " ucap indah menutup mata nya.
"Ibu dengar bukan jika putri kita tidak melihat " ucap Alex.
Setelah Ane membuktikan saat putrinya menutup seluruh wajahnya, Ane langsung dengan cepat mencium seluruh wajah suaminya.
Cup Cup Cup Cup Cup
Tapi, saat terakhir Ane mencium bibir suaminya, Alex langsung mengambil kesempatan menahan ciuman istrinya.
"Manis " ucap Alex setelah melepaskan lumutan nya.
Siapa sangka jika indah melihat adegan lumutan kilat yang di lakukan oleh ayah dan ibunya tersebut.
"Mata indah sudah tidak suci lagi " ucap indah.
"Ini semua karna ayah " ucap Ane malu.
"Sayang kenapa di lihat " ucap Alex.
"Ya, ayah sih ambil kesempatan, kan tadi bilang nya cium dan indah sudah menutup mata lama, eh ternyata ada iklan " ucap indah santai.
"Ayah memalukan " ucap Ane, langsung pergi ke dapur.
"Ibu kenapa langsung pergi " ucap Alex.
"Ibu tunggu indah " ucap indah.
Dan benar saja indah menghampiri ibunya di dapur, ah jangan di tanya jika wajah dokter cantik ahli bedah ini sudah seperti kepiting rebus.
"Ibu wajah ibu kenapa merah " goda indah.
"Sayang, kau duduk saja biar ibu yang siapakah " ucap Ane.
"Indah bantu ya Bu " ucap indah, menghalangi langkah ibunya.
"Sayang ini panas, nanti sup nya tumpah " ucap Ane.
"Baiklah, tuan putri silahkan jalan " ucap indah .
"Ibu, ayah romantis tidak Bu " ucap indah lagi.
"Tentu saja, memangnya putri ayah tidak melihat betapa romantisnya ayah tadi " ucap Alex.
"Itu bukan romantis, mengambil kesempatan nama nya " ucap Ane.
"Tapi ibu suka kan " goda Alex.
"Indah Masi di bawah umur, indah pergi ke depan saja, ayah good luck " ucap indah.
"Sayang boleh dong nambah baby " ucap Alex.
"Tidak " ucap indah.
"Kenapa " tanya Alex.
"Nanti indah tidak di sayang lagi " ucap indah, menghentikan niatnya untuk pergi dari dapur.
"Tentu sayang indah tetap menjadi putri kesayangan ayah dan ibu " ucap Alex.
"Sudah sudah, ayo kita makan " ucap Ane.
"Sini ibu ambilkan " ucap Ane, dengan sigap dia mengambilkan makan malam untuk suami dan putri nya.
"Indah pakai sup saja " ucap indah.
"Daging juga ya nak " ucap Ane.
"Telur saja " ucap indah.
"Baiklah, makan yang banyak " ucap Ane.
"Ayo kita mulai " ucap Alex.
Makan malam berjalan dengan hikmat, dengan menu yang sederhana .
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain 🙏 dan jangan lupa untuk jadikan favorit ♥️