Lady Queen

Lady Queen
Episode 92



Dan benar saja setelah menjenguk baby, alaric sudah menghilang dari samping indah yang baru saja membuka mata .


"Di mana pakaian ku " ucap indah sambil memijit pelipisnya pusing.


Tega sekali suaminya nya, istri cantiknya di tinggal sendiri dengan keadaan tanpa sehelai benang pun hanya di selimuti selimut tebal saja.


"Ah,, masa bodoh bagus aku lanjut tidur saja " ucap indah Langsung menarik selimut nya menenggalamkan diri nya di bawah selimut.


***


Sedangkan di ruang meeting, Setelah menghabiskan waktu hampir satu jam akhirnya selesai.


"Meeting selesai " ucap alaric langsung bangun dari duduk nya.


"Terima kasih atas kerja sama kalian " ucap alaric langsung keluar dari ruang meeting.


Saat dia melihat jam tangan nya, sekarang sudah pukul 1 siang.


"Sayang " ucap alaric saat sudah memasuki ruangan nya.


sepi, sunyi masih sama seperti saat dia meninggalkan ruangan nya.


Dia langsung menuju ruang istirahat nya, dan benar saja istrinya masih tertidur nyenyak di sana.


Apa dia kejam sudah membuat istrinya kelelahan, tapi dia main pelan pelan kok tapi sangat lama.


Sama saja tuan anda sudah membuat nya lelah dan untung saja baby nya tidak jantungan di dalam sana karna ada gempa 🀦


"Sayang bangun " ucap alaric.


"Lima menit " ucap indah yang bersembunyi di balik selimut nya.


"Ini sudah siang , baby harus makan sayang nanti dia kelaparan " ucap alaric lagi.


"Bakso " ucap indah.


"Iya kita makan bakso ayo bangun " ucap alaric langsung membuka selimut yang menutupi tubuh nya.


"Sayang jangan menggoda mas " ucap alaric saat melihat tubuh polos istri nya, yang sekarang woww sangat **** bahkan di bagian tertentu semngkin membesar.


"Mesum " ucap indah.


"Mana pakaian indah " ucap indah.


Bahkan dia tidak menemukan dalaman nya, yang entah ke mana di lempar drakula ganas .


"Tunggu sebentar " ucap alaric menuju lemari.


"Sayang ingin yang mana " ucap alaric Setelah membuka pintu lemari yang, wow sudah banyak pakaian wanita yang jika di perkirakan harganya sangat mahal.


"Jangan salah paham dulu sayang, mas baru siapakah pakaian ini setelah menikah tentu saja ini semua punya sayang " ucap alaric.


"Awas saja jika itu milik wanita lain akan indah tembak nanti " ucap indah.


"Tembak " ulang alaric.


"Sayang bisa sayang jelas kan semuanya pada mas, kenapa mas merasa sayang bukan orang biasa " ucap alaric langsung mendekati istrinya.


"Ah,,, dasar mulut ini kenapa main nyosor saja " ucap indah membatin.


"Sayang tutup dulu, mas tidak tahan melihat nya " ucap alaric menutupkan selimut pada dada indah yang terpampang menggoda.


"Sayang kali ini jujur siapa pria pria misterius yang menyambut kedatangan kita dari new York dan kenapa mereka memanggil Queen, apa .... " alaric tidak melanjutkan ucapannya.


"Jika indah jujur mas jangan marah " ucap indah.


"Tidak akan marah, jika itu baik " ucap alaric.


"Ya benar apa yang mas pikiran kan, jika indah seorang Queen mafia" ucap indah.


"Mafia " ulang alaric.


"Ya, mafia indah membangun markas sudah saat masih remaja dan ayah mengizinkan itu, tapi dengan satu syarat harus demi kebaikan dan keadilan " ucap indah.


"Jangan bilang sayang yang menyelamatkan mas saat di toko mas itu " ucap alaric saat mengenal wangi parfum dan mata wanita malaikat bagi nya.


"Hehehehe, bagaimana indah keren kan mas " ucap indah.


"Astaga, pantas saja mas mengenal wangi dan mata sayang " ucap alaric.


"Tapi janji sekarang tidak boleh ikut mafia lagi, paling tidak jangan turun lapangan demi baby " ucap alaric.


"Indah akan menjaga baby dengan baik, tapi ala tidak marah kan " ucap indah takut.


"Tentu saja tidak, bahkan mas bangga sudah memiliki istri seorang Queen " ucap alaric.


"Sayang kau pasti tau kan jika mommy mu seorang Queen, kau pasti bangga di sana cepat membesar dan kita akan datang ke markas mommy mu " ucap alaric berbicara pada perut indah.


"Sayang ayo kita pergi makan " ucap alaric.


"Indah ingin mandi sebentar, indah gerah " ucap indah.


"Baiklah, mas tunggu di luar semua perlengkapan ada di lemari sana " ucap alaric.


"Siap " ucap indah langsung menuju kamar mandi, sedangkan alaric akan melanjutkan pekerjaan yang tertunda.


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain πŸ™ siap-siap kita akan belanja perlengkapan bayi habis ini siapa mau ikut cus πŸ’ž