
Masih di posisi yang sama, di area kantin kampus ternama uang ada di dunia.
Buuurrrrhhhh
"Oh my God " ucap Sena.
"Indah are you okey " ucap king Faaz.
Sedangkan wanita seksi yang menyiramkan air pada wajah indah tertawa puas, melihat indah yang masih memejamkan mata karna air beserta es batu di siram di wajahnya.
"Ondel-ondel ada apa dengan mu " ucap Sena
"Aku tidak punya urusn dengan mu " ucap Marni.
"Tentu saja, kau sudah mengganggu ketenangan kami " ucap Sena
Sedangkan indah masih sibuk membersihkan wajahnya dari sisa-sisa air yang mengguyur wajahnya.
Sedangkan king Faaz langsung mengambilkan tisu yang berada di meja sebelah.
"Ini " ucap king Faaz.
Indah langsung mengambil tisu yang king Faaz berikan pada nya, dan mencuci wajahnya dengan tisu, sedikit perih bahkan pipinya sampai memerah karna ulah Marni.
"Apa masalah mu " ucap indah langsung berdiri setelah selesai mencuci wajahnya.
"Kau pergi dari sini, kau hanya membuat pemandangan ku rusak " ucap Marni
"Jika kau tidak suka melihat ku, seharusnya kau yang pergi dari sini bukan aku " ucap indah lagi.
"Kurang ajar " ucap Marni geram.
Tapi belum sempat tangan nya mengenai wajah indah sudah di tahan terlebih dahulu oleh seseorang, siapa lagi jika bukan indah dan langsung memutarnya kebelakang.
"Tangan ku bodoh " ucap Marni kesakitan.
"Mulut mu memang harus di beri pelajaran " ucap indah .
Saat mata indah melihat sesuatu yang menarik, dia langsung mengambil dan menyendok sambal cabai merah dan langsung memasukan nya ke dalam mulut Marni yang akan membuka suara .
"aaaaaaarrrggggg ,,,, Pedas " teriak Marni
Semua mahasiswa yang berada di kantin kampus langsung bergerak ngeri melihat indah memasukan sambal satu sendok di dalam mulut Marni.
"Itu balasan untuk mulutmu yang bicara tanpa berpikir " bisik indah.
Dan setelah selesai membisikan sesuatu pada Marni, indah langsung mendorong tubuh Marni.
Bughhhh
"Ayo kita pergi " ucap indah .
"Itu sebabnya kau sudah berani membangunkan singa yang tidur " bisik king Faaz lagi.
"Air air " ucap Marni, yang sudah kepedasan karna memakan cabe .
Sahabat Marni langsung berkati mengambil air, dan langsung Marni teguk habis air yang dia berikan.
Tapi saat di terakhir Marni mengerutkan kening saat merasa air yang dia minum terasa aneh.
"Kenapa air ini berasa aneh " ucap Marni
Seorang wanita datang menghampiri mereka dengan nafas yang masih memburu.
"Nona kenapa anda mengambil air bekas cuci piring" ucap ibu kantin.
Saat Marni mengerti arah pembicaraan dari wanita paruh baya tersebut dia langsung memuntahkan air yang dia minum satu gelas tersebut.
Yang benar saja, dia minum air bekas cuci piring pantas saja rasa nya berbeda dan sangat aneh ternyata air cuci piring.
"Hueek ,,,,,Hueeekk "
Dengan sekuat tenaga Marni memuntahkan air bekas cuci piring tersebut tapi sayang dia sudah masuk ke dalam tubuhnya dan tak ingin keluar kembali.
"Hahahaha "
Semua pengunjung kantin mentertawakan Marni yang sudah meminum air bekas cuci piring.
"Diam kalian " kesal Marni.
dia langsung pergi dari are Kangin, saat seluruh mahasiswa mentertawakan diri nya.
Sedangkan wanita paruh baya yang melihat kepergian Marni dan sahabat nya hanya menggaruk kepala tidak gatal.
"Ada-ada saja mereka " ucap wanita paruh baya tersebut.
Sedangkan indah dan Sena yang berada di toilet wanita, sedang membersihkan wajah nya bekas siraman air minum dari Marni.
"Ada ala dengan dia kenapa selalu mencari masalah dengan mu " ucap Sena.
"Entah lah aku juga tidak tau " ucap indah sambil membersihkan wajah dan baju nya
"Indah baju mu basah, lebih baik kau ganti saja pakaian mu " ucap Sena.
"Tidak perlu " ucap indah .
indah langsung mengeluarkan jaket yang ada di akan tas nya dan langsung memakai nya untuk melindungi lekuk tubuh nya yang terlihat jelas .
"Sudah,, ayo kita kembali ke kelas "
Mohon maaf jika masih belum bisa double up tapi sebisa mungkin akan author usahakan untuk update setiap hari ๐