
Setelah menghabiskan waktu sekitar 40 selama di perjalanan akhirnya Mereka sampai di mansion Sena dan dini.
"Selamat datang nona muda " sambut para maid.
Ternyata tak hanya di bandara indah di beri kejutan ternyata di mansion juga tak jauh berbeda bahkan, mansion di hias sedemikian rupa .
Saat indah tak bisa berkata kata dengan semua yang sudah di lakukan oleh orang tersayang nya.
"Semua ini inisiatif ibu mu " ucap Sean.
"Sayang selamat datang kembali di mansion kami, ibu harap kau tidak melupakan ibu nak" ucap dini langsung memeluk tubuh indah.
"Bagaimana bisa indah melupakan ibu, mustahil ibu " ucap indah.
"Ibu, nanti lanjut peluk-peluk nya kasian mereka kaki nya pegal " ucap Sean.
"Maaf, maaf ibu sampai lupa , ayo semua nya masuk " ucap dini.
Di sana sudah banyak makanan yang memang dini siapkan dan tentu saja yang mereka siapkan makanan yang di sukai indah.
"Ibu semua yang masuk " ucap indah.
"Tidak, di bantu yang lain dan kuah ayah mu " ucap dini.
"Terima kasih ibu ayah " ucap indah.
"Sudah Sekarang ayo kita makan bersama " ucap Sean.
Akhirnya makan siang berjalan dengan lancar dan hikmat, untung saja dini masak banyak jadi cukup untuk semua .
Setelah selesai makan siang, mereka memutuskan untuk pulang ke markas
"Sepertinya kami pamit undur diri " ucap king Faaz.
"Secepat itu " ucap indah.
"Kami harus menyelesaikan misi kami " ucap king Faaz.
"Baiklah, semoga berhasil " ucap indah .
"Terima kasih, tuan nyonya kami pamit undur diri terima kasih atas jamuan nya " ucap king Faaz.
"Jangan sungkan nak, sering-sering berkunjung di mansion kami " ucap Sean.
"Terima kasih sekali lagi, kami pergi dulu " ucap king Faaz.
"Queen " ucap mereka menunduk sebelum pergi dari mansion Sean.
"Hati-hati " ucap indah.
Setelah kepergian anggota mafia, tinggal mereka yang di sana .
"Sayang bagaimana bulan madu nya " ucap dini penasaran.
"Menyenangkan " ucap indah bahagia.
"Bagaimana kau berhasil mencetak gawang nya " bisik Sean pada menantunya.
"Tidak, tamu tak di undang datang di waktu yang tidak tepat " ucap alaric.
"Buhahaaah " Dini langsung tertawa berbahak .
"Ibu " ucap indah malu.
"Sabar nanti akan tiba waktunya " ucap Sean.
****
Sedangkan di mansion utama milik keluarga Pratama, Marni yang sedang di ruang keluarga tiba-tiba ponselnya bergetar.
drrrr
Zeze
Marni kau sudah melihat berita itu, astaga kau lihat indah di sambut seperti ratu .
Marni yang mendapat pesan dari sahabat nya, langsung melihat berita dan benar saja, astaga dia di sambut oleh pria pria berbaju hitam indah bahkan sudah seperti ratu.
"Apa yang membuat mereka menyambut kedatangan mu seperti ratu " ucap Marni kesal
"Kau tidak boleh bahagia, aku akan membuat mu merasakan apa yang aku rasakan " ucap Marni.
Sepertinya hidup Marni tidak tenang jika orang di sekitar nya bahagia, lihat lah sekarang dia bahkan merencanakan sesuatu .
Rasanya dia tidak sabar menunggu besok, karna besok mereka akan kuliah dan pasti indah akan masuk kuliah bukan .
Tak terasa waktu berputar dengan cepat, saat malam hari tiba di mansion utama milik Sean dan dini akan semangkin bewarna karna putri mereka sudah sampai dari new York.
"Maaf tuan, nyonya makan malam sudah siap " ucap maid.
"Iya, terima kasih bik " ucap dini.
"Sama-sama nyonya " ucap maid.
"Sayang, ayo kita makan malam " ucap dini.
Saat mereka berada di meja makan, mereka menikmati makam malam dengan hikmat, Setelah selesai para lelaki pergi menuju ruang keluarga sedang kan indah dan dini masih berada di belakang .
"Sayang kau pasti sudah selesai datang bulan nya " ucap dini.
"Iya ibu, memang nya ada apa ibu " ucap indah.
"Kata orang dulu jika datang bulan saat sudah menikah harus minum ramuan ini " ucap dini.
Indah memandang segelas air di tangan dini, apa zaman sekarang masih percaya dengan yang begituan, jika iya kenapa zaman sekarang tidak berubah.
"Ini air apa ibu " ucap indah.
"Itu hanya jamu penyubur kandungan " ucap dini.
Tanpa curiga indah minum air yang di berikan ibunya, tapi saat detik tegukan terakhir dia menemukan sesuatu yang aneh.
Dini yang melihat putri nya minum air yang dia berikan tersenyum kecil, tapi saat dia merasa putrinya menyadari sesuatu .
"Iya, ayah ibu datang " ucap dini.
Sepertinya dini mempunyai bakat acting yang terpendam, secara indah tidak mendengar suara ayah nya memanggil.
"Sayang habis ini kau tidur kau pasti lelah, selamat malam sayang " ucap dini.
"Ibu " ucap indah.
"Good luck baby, jangan lupa buatkan ibu cucu yang banyak " teriak dini yang sekarang sudah mulai menghilang dari balik pintu.
Next part selanjutnya KK kita lanjut nanti habis magrib ya, ini bahaya jika di lanjutkan takut batal π₯°ππ»