Lady Queen

Lady Queen
Episode 76



Setelah menyelesaikan sarapan pagi, mereka langsung menuju tujuan mereka masing-masing, dengan indah yang di antar oleh suaminya.


Ya, suaminya yang mulai sekarang siap kapan pun mengantar dia pergi ke manapun dia mau.


"Sayang, nanti kau pulang pukul berapa " ucap alaric sambil menyetir mobil.


"Mungkin 2 siang " ucap indah sambil membaca buku nya.


"Nanti mas jemput " ucap alaric.


"Memang nya mas tidak sibuk, indah biar naik ojek atau taksi saja " ucap indah.


"Tidak, nanti sayang kehujanan jika naik ojek , taksi nanti sayang di puji olek supir taksi " ucap alaric.


"Perasaan sebelum itu indah tidak pernah di puji " ucap indah.


"Syukur lah , itu lebih bagus " ucap alaric.


"Nanti mas jemput jika terjadi perubahan jadwal hubungi mas " ucap alaric.


"Baiklah " ucap indah.


Dan bertepatan dengan mobil yang berhenti di area kampus.


"Tunggu sebentar " ucap alaric langsung keluar dari dalam mobil nya.


"Mau kemana dia " ucap indah bingung.


"Silahkan tuan putri " ucap alaric Setelah membuka pintu mobil untuk indah.


Siapa pun yang melihat tindakan kecil alaric pasti merasa iri, sudah tampan , romantis lagi.


"Terima kasih mas, seharusnya mas tidak perlu melakukan ini " ucap indah.


"Dan mulai sekarang sayang harus mulai terbiasa dengan ini semua " ucap alaric.


"Baiklah, sekali lagi terima kasih sudah mau antar indah " ucap indah.


"Jika boleh terima kasih nya nanti malam saja, mas lebih menyukai yang semalam " ucap alaric mesum.


"Tunggu nanti malam " bisik indah.


Alaric langsung senyum mengembang mendengar ucapan istri cantik nya .


"Mas tunggu " ucap alaric.


"Indah masuk dulu " ucap indah.


"Belajar yang rajin, biar cepat selesai " ucap alaric.


"Siap suami ku " ucap indah.


Sedangkan indah yang merasa ingin buang air kecil langsung menuju toilet wanita , tapi belum juga sampai tangan nya sudah di tarik oleh seseorang.


Bughhhh


Tubuh indah Sampai terbentur ke dinding karna di tarik oleh seseorang.


"Apa masalah mu " ucap indah, bukan nya kesakitan saat tubuh nya terbentur ke dinding.


"Ini peringatan untuk mu, karna sudah memisahkan ku dengan orang tua ku " ucap Marni.


"Dan asal kau tau, bukan aku yang memisahkan mu dari nya tapi dia " ucap indah tenang .


"Kau tidak mengenal nya " ucap Marni.


"Siapa bilang aku tidak mengenal nya, bahkan kau tidak mengetahui apa yang tidak kau lihat " ucap indah.


"Kau " geram Marni.


" apa kau ingin menyewa orang untuk melukai ku lagi, dasar wanita lemah " ucap indah.


"Dari mana dia tahu jika aku ingin sewa orang untuk mencelakai nya " Marni membatin.


"Aku peringatkan pada mu, jika kau berani mengusik hidup orang terdekat ku dan menyewa orang lain untuk melukai nya, aku tidak menjamin Janin di dalam perut mu akan bertahan lama di sana " peringat indah.


"Dan satu lagi, jika ingin mencelakai orang cari tahu dulu latar belakang nya " ucap indah.


"Minggir " ucap indah langsung berlari menuju toilet.


Setelah kepergian indah, Marni langsung terpaku di tempatnya apa yang tidak dia ketahui, dan bagaimana bisa seakan akan indah mengetahui segala apa yang dia rencanakan.


"Tidak aku tidak boleh kehilangan janin ku " ucap Marni sambil mengusap perut nya yang sekarang mulai buncit.


Dan saat melihat toilet kosong indah langsung masuk, Setelah selesai rasa nya plong .


"Lega sekali rasanya " ucap indah.


"Indah "


Promo novel πŸ™πŸ»


siapa tau suka, bantu ramaikan ya reader kesayangan author πŸ€—πŸ’ž


yang sudah setia menemani karya author, terima kasih semoga kita semua sehat πŸ₯°