
Benar saja setelah selesai makan Marni dan arsel langsung menuju pulang, dan tentunya mereka sudah menukar nomor telepon masing-masing.
Saat Marni sampai di mansion, mommy dan Daddy nya sudah menunggu di ruang keluarga.
"Daddy Marni datang " teriak Marni.
"Duduk sayang " ucap mommy Marni.
"Ada apa mom, dad " ucap Marni langsung duduk di sofa.
"Bagaimana shopping nya, senang " ucap mommy Marni tanpa melihat nya.
"Tentu saja senang mommy " ucap Marni.
"Tapi dad, kenapa kartunya tidak bisa di gunakan " ucap Marni kesal.
"Dad Sengahja memblokir kartu nya " ucap Daddy Marni.
"Kenapa dad, gara-gara itu Marni jadi malu tidak bisa bayar gaun yang Marni inginkan " ucap Marni merajuk.
"Seberapa banyak gaun lagi yang ingin kau beli, kau ingin membuat butik come on sayang kau kira cari uang gampang hanya keluar dari mansion kau sudah mendapatkan uang " ucap mommy Marni, bahkan dia langsung menyimpan kembali berkas nya.
"Tapi mommy kan seorang jaksa jika memenangkan kasus pasti bayaran nya besar, dan Daddy juga seorang CEO lalu di mana letak susah nya cari uang " ucap Marni.
"Sayang " ucapan daddy langsung di potong oleh seseorang.
"Apa yang kau katakan sayang, gampang, Mommy nya tertawa sumbang, kau kira menjadi jaksa mudah, sebelum kau mendapatkan bayaran yang besar kau juga harus bekerja keras sayang " ucap mom Marni.
"Marni hanya shopping tapi kenapa mommy selalu menyalahkan Marni, Daddy " ucap Marni meminta belahan dengan Daddy nya.
"Mom sudah lah " ucap Daddy Marni.
"Dad juga, jangan terlalu memanjakan putri kita biarkan dia belajar mandiri, tidak selamanya dia akan bersama kita " ucap mom Marni.
"Mommy menyebalkan " ucap Marni merajuk.
"Mom sudahlah, putri kita hanya menghabiskan uang 50 juta saja tidak 50 miliar " ucap Daddy Marni lagi.
"Apa kata Daddy hanya, coba dad bayangkan uang yang hanya 50 juta dad katakan, jika di sumbangkan pada anak yang tidak berpendidikan berapa banyak yang sudah dad sekolah kan " ucap mom Marni.
"Jadi apa itu sebabnya, kenapa mom mengurangi uang saku Marni " ucap Marni.
"Mom sudah memberikan uang saku perbulan mu sesuai dengan yang kau butuhkan dan kau juga mendapatkan uang saku dari Daddy mu bukan, apa itu masih kurang sayang " ucap mom Marni.
Tak ada yang berkutik, jika sudah Bu jaksa yang angkat bicara.
"Ingat ini untuk yang pertama dan terakhir mom dengar jika kau menghabiskan uang Daddy, jika kau menghabiskan uang saku mu itu terserah sayang, mom harus pergi " ucap mom Marni .
"Mom ingin ke mana lagi " ucap daddy Marni.
"Bekerja mencari uang yang banyak, persiapan untuk suatu saat jika kita kehabisan uang " ucap mom Marni.
"Sayang lihat mommy mu, dia harus bekerja sampai larut malam demi mencari uang untuk mu hargai dia sayang " ucap Daddy Marni.
"Maaf dad " ucap Marni.
"Istirahat lah " ucap Daddy Marni.
****
Saat hari sudah mulai sore, indah sudah selesai dengan urusan mengajar anak-anak didiknya, dan bukan nya pulang di malah menuju ke sebuah hutan.
"Queen " ucap pria bertubuh kekar.
"Bagaimana, ada anggota baru " ucap indah.
"Maaf queen " ucap mereka.
"It's okey, bagaimana kalian tidak di sadari bukan " ucap indah.
"Tidak, aman queen, sepertinya kami berbakat jadi tentara queen " ucap nya bercanda .
"Bagus " ucap indah.
"Maaf jika aku masih belum bisa memberikan kalian tempat yang layak, tapi aku akan berusaha mengumpulkan uang untuk markas kita " ucap indah.
"Ini sudah cukup Queen, tapi ada berita baik Queen " ucap pria bernama Bimo.
"Katakan " ucap indah lagi.
"Nanti malam akan di adakan balap liar di tempat biasa, dan mereka juga memberikan hadiah yang sangat fantastis " ucap Bimo.
"Kapan, dan berapa hadiah nya " ucap indah.
"Mereka bilang 1 triliun " ucap Bimo.
"Wow, jika aku mendapatkan nya kita bisa membangun markas, tapi bagaimana bisa aku mengikutinya " ucap indah lemah.
"Queen menghawatirkan motor nya " ucap Bimo lagi.
"Tentu saja, kau tau aku juga menggunakan mobil ayah ku " ucap indah.
"Tenang saja queen, jika Queen ingin ikut sisanya biar kami yang selesai kan " ucap Bimo.
"Tidak ada salah mencoba " ucap indah.
"Queen mau ikut " ucap Bimo.
"Katakan pukul berapa maka aku akan memutuskan nya " ucap indah.
"Pukul 11 malam " ucap Bimo.
"Baiklah, aku akan datang di sana " ucap indah.
"Semua nya, siapkan keperluan Queen " ucap Bimo.
"Siap " ucap mereka serempak.
"Aku pergi, jangan lupa jemput aku di persimpangan komplek " ucap indah.
"Siap queen, hati-hati " ucap Bimo lagi.
Setelah kepergian indah, preman yang memang Sengahja indah kumpulkan menyiapakan keperluan untuk balap yang indah ikuti.
Sedangkan di komplek perumahan militer, Ane sudah menunggu di depan pintu .
"Ibu kenapa masih di luar, hari sudah mulai gelap " ucap Alex.
"Bagaimana ibu bisa masuk ayah, putri kita belum juga kembali bukan nya dia selalu datang saat hari masih belum gelap " ucap Ane.
"Mungkin dia sedang di jalan ibu " ucap Alex tenang.
"Ayah kenapa ayah tenang tenang saja, dia putri kita ayah " ucap Ane lagi.
"Ibu dia seorang guru silat, setidak nya dia bisa menjaga diri nya " ucap Alex.
Saat Ane mulai menjawab ucapan suami nya, dari kejauhan suara klakson mobil.
"Itu, putri kita sudah sampai " ucap Alex yang mengenal jelas mobilnya.
"Indah sayang dari mana saja kau nak " ucap Ane langsung membuka pintu mobil.
"Maaf ibu, indah ingin makan cake ini jadi lama ngantri " ucap indah menunjukan kantong yang dia bawa.
"Tu kan Bu, sudah ayah bilang " ucap Alex lagi.
"Maaf ibu, sudah membuat ibu khawatir " ucap indah lagi.
"Lain kali ibu yang akan mengantarmu ke tempat silat " ucap Ane lagi.
"Ayah " ucap indah.
"Sudahlah nak turuti saja apa kata ibumu " ucap Alex lagi.
"Ibu sayang yang cantik jelita, melebihi cantik artis sedunia baiklah indah akan nurut saja, apa yang di katakan Baginda ratu " ucap indah.
Alex yang mendengar ucapan putrinya hanya menggeleng kepala, dan bisa di pastikan istrinya tidak jadi di merajuk.
"Putri ibu memang cerdas " ucap ane .
"Ibu tidak marah kan sama indah " ucap indah.
"Bagaimana ibu bis marah dengan putri cantik ibu ini " ucap Ane sambil mencubit pipi putrinya.
Indah langsung mengedipkan mata pada Alex, bahwa dia berhasil meluluhkan hati ibunya .
"Ayo kita makan cake ini sama-sama " ajak indah.
"Bersihkan dulu badanmu sayang, sini biar ibu yang siapkan " ucap Ane.
"Ibu memang yang terbaik " ucap indah, langsung menuju kamar nya mengambil jubah mandi dan langsung menuju kamar mandi .
"Ayah " ucap Ane, sambil memukul tangan suaminya.
"Ayah cuma ingin cicipi cake nya ibu " ucap Alex.
"Cuci dulu tangannya, dan tunggu putri kita sudah selesai baru kita makan sama-sama " ucap Ane.
"Baiklah " ucap Alex.
"Resiko punya istri dokter ya gini, makan harus cuci tangan dengan bersih " ucap Alex.
"Ibu dengar ayah " ucap Ane.
"Maaf ibunda ratu hati ayah " ucap Alex.
Setelah selesai indah membersikan tubuhnya, mereka langsung berkumpul untuk makan malam dan setelah selesai makan malam baru mereka menikmati cake yang indah beli.
"Sayang cake nya enak " ucap Ane.
"Kan sudah indah bilang ibu, cake nya memang enak itu sebabnya jika mau beli harus ngantri lama" ucap indah.
"Kapan-kapan ibu mau beli juga " ucap Ane lagi.
"Jangan lupa yang banyak ya Bu " ucap Alex yang sudah menghabiskan 2 potong kue
"Ayah, lihat ibu " ucap indah.
"Ya ampun ibu, makan nya seperti anak kecil saja sampai belepotan begini " ucap Alex dengan sigap dia membersihkan sisa makanan yang ada pipi istrinya.
"So sweet " ucap indah yang melihat itu.
"Terima kasih ayah " ucap Ane tersipu malu.
Sedangkan wanita cantik yang berada di kantornya dengan banyak kertas yang berserakan, tiba-tiba ponselnya bergetar.
"Telpon rumah " ucap mom Marni.
"Hello " ucap mom Marni pada orang di sebrang sana.
"Maaf nyonya, saya mengganggu ini nona muda membawa sahabatnya kemari dan juga dia membawa minuman keras " ucap maid .
"Di mana suami saya " ucap Jessi ibu Marni.
"Apa sering suami saya pergi selarut ini " ucap Jessi, ya karna sekarang sudah menunjukan pukul 10 malam dan dia masih belum memecahkan masalah yang dia dapat.
"Baru-baru ini nyonya " ucap maid lagi.
"Baiklah saya akan kembali, tolong perhatikan putri saya sebentar " ucap Jessi sebelum menutup sambungan telpon nya.
"Apa terjadi sesuatu Bu jaksa " ucap rekan Jessi.
"Maaf sepertinya aku tidak bisa lembur, tapi aku akan menghubungi kalian jika aku menemukan sesuatu " ucap Jessi.
"Hati-hati Bu jaksa " ucap mereka.
Setelah kepergian Jessi dari kantor nya, sisa mereka yang lembur memecahkan masalah baru yang mereka dapat.
"Kasian ya buk jaksa, aku lihat akhir-akhir ini dia seperti banyak pikiran " ucap rekan kerja Jessi.
"Bagaimana tidak kepikiran jika mempunyai putri yang suka poya-poya " ucap rekan satunya.
"Maksud mu " ucap yang lain.
"Kemarin saja aku tak Sengahja melihat nya bersama teman-teman nya di butik ternama itu, dan kalian tau dia yang mentraktir sahabatnya " ucap nya tak habis pikir.
"Kasian ya Bu jaksa, padahal dia kerja mati-matian untuk putrinya tapi lihat lah dia seenak nya menghabiskan uang orang tua nya " ucap mereka kasihan.
Dengan membawa mobil di atas rata-rata, akhirnya Jessi sampai di mansion nya yang sudah seperti tempat tidak benar, musik yang di pasang sekeras mungkin .
"Apa-apaan ini " ucap Jessi shock melihat mansion nya.
"Ayo kita habiskan malam ini dengan bersenang senang " ucap mereka, tanpa menyadari wanita yang sudah siap menunjukan taringnya.
Jessi langsung menuju tempat saklar DJ yang mereka mainkan, saat sudah di gapai nya di langsung mematikan nya.
"Yaaaaa kenapa mati " ucap Mereka.
"APA-APAAN INI " teriak Jessi.
Semua diam, termasuk Marni yang mengira kedua orang tuanya lembur.
"Siapa yang mengizinkan kalian membawa minuman haram ini, di mansion ku, HAAA" teriak Jessi.
"Marni kau tidak asih ah,, " protes teman Marni.
"Aku juga tidak tau, biasanya mommy ku tidak pulang awal " ucap Marni lagi.
"Cepat hubungi orang tua kalian masing-masing " teriak Jessi.
"Maaf Tante kami harus pulang " ucap sahabat Marni.
"Jangan ada yang berani keluar dari mansion ku, atau kalian akan ku laporkan semua termasuk Marni " ucap Jessi.
"Mommy " ucap Marni.
"Tapi Tante " ucapan mereka langsung di potong oleh Jessi.
"Tidak ada tapi tapian, duduk diam di sana dan cepat hubungi orang tua kalian masing-masing " ucap Jessi.
Mau tak mau mereka menghubungi orang tua masing-masing, dan benar saja mereka kedua orang tua dari sahabat putri nya datang di alamat mansion nya.
"Maaf Bu jaksa kami akan membawa putri kami pulang" ucap orang tua sahabat Marni .
"Silahkan " ucap Jessi.
"Apa lagi ini Marni, tidak cukup buat mommy pusing dengan tingkah mu dan sekarang apa lagi kau sudah berani menyentuh barang haram itu " ucap Jessi lembut.
"Marni kesepian mom, mom dan Daddy sibuk dengan pekerjaan kapan kalian ada waktu untuk Marni " ucap Marni.
"Lalu cara mu untuk menghibur kesepian mu dengan begini, kita punya tetangga sayang sekarang waktunya istirahat dan kalian malah membuka musik dengan keras, bagaimana jika kita di usir dari mansion kita sendiri kau mau jadi gelandangan " ucap Jessi.
"Tidak, enak saja inikan mansion kita " ucap Marni.
"Apa mau mu sebenar nya " ucap Jessi sudah kehabisan cara untuk menasehati putri nya.
"Marni ingin bersenang-senang " ucap Marni.
"Sebelum mommy kehabisan kesabaran cepat kau kembali ke kamar mu " ucap Jessi.
Marni langsung berlari menuju kamarnya, dia tak ingin kena amukan mommy nya.
"Ya Tuhan semangkin hari kenapa putriku semangkin menguji kesabaran ku " ucap Jessi pusing.
"Nyonya minumlah " ucap maid membawakan air minum untuknya.
"Terima kasih bik " ucap Jessi langsung meneguk habis air minumnya.
"Nyonya anda pasti lelah istirahat lah, biar bibik yang bereskan " ucap maid kasian, terlihat jelas lingkaran hitam di mata majikannya.
"Terima kasih bik " ucap Jessi, tapi bukan nya pergi istirahat Jessi melanjutkan pekerjaan nya di ruang kerjanya.
Sedangkan wanita cantik yang masih berada di rumah sederhana, walau sudah larut tapi matanya masih terjaga.
"Apa ibu dan ayah sudah tidur " ucap indah.
Indah pura-pura keluar dari kamar nya dan tak lupa dia sudah memakai pakaian serba hitam dan saat melihat kondisi sudah aman, indah melangkah dengan pelan menuju pintu utama.
"Selamat " ucap indah saat sudah berhasil keluar dari rumahnya.
"Ibu ayah maafkan indah, tapi indah janji hanya satu kali ini saja " ucap indah langsung pergi menuju jalan belakang, dan dengan santai dia memanjat pagar tinggi itu.
Bughhhh
"Kurang ajar, pakai acara nyangkut lagi kan jatuh jadinya " kesal indah.
"Queen " ucap Bimo.
"Kau memang bisa di andalkan" ucap indah.
Indah langsung menaiki motor yang di bawa Bimo, dan mereka langsung menuju ke tempat balap tersebut.
"Itu mereka sampai " ucap penonton balap liar.
"Aku kita kalian akan mundur " ucap pria yang duduk di motor besarnya.
"Tidak semudah itu " ucap indah.
"Kau wanita " ucap pria itu shock.
"Itu tidak penting " ucap indah.
Walau pakaian sudah menggunakan pakaian laki-laki tapi suara lembutnya tak bisa di bohongi.
"Siap-siap kau akan kalah " ucap pria itu sombong.
"Sombong sekali kau " ucap indah.
"Lebih baik kau mundur sebelum malu " ucap pria itu sombong.
"Bagaimana jika aku bisa mengalahkan mu motor itu menjadi milik ku " ucap Indah.
"Aku terima tantangan mu, tapi jika kau yang kalah kau akan menjadi pacar ku " ucap nya lagi.
"Siapa takut " ucap indah.
Wanita seksi yang berada di antara mereka dengan menggunakan bendara siap untuk memulai.
"Bagaimana sudah siap " ucap nya.
Bbbrrrruuummmmmm...
"Dalam hitungan ke tiga, maka pertandingan akan di mulai " ucap wanita seksi itu.
"Satu, dua, tiga " hitung mereka bersamaan.
Dan benar saja, pria itu langsung melajukan motornya setinggi mungkin.
"Ada apa dengannya kenapa dia santai sekali " ucap penonton kesal dengan apa yang indah lakukan.
"Ada apa dengan Queen " ucap Bimo.
"Apa motor nya bermasalah " ucap mereka panik.
Sedangkan indah yang melihatnya lawan nya sudah melaju jauh, hanya tersenyum kecil.
"Kenapa dia terburu-buru sekali " ucap indah.
"Queen ayo kejar dia " terik bimo.
"Sepertinya sudah waktu yang tepat " ucap indah, langsung melajukan motornya nya.
Sedangkan lawan indah yang sudah meninggalkan jauh indah, tertawa lebar.
"Sudah ku duga, dia tidak akan bisa mengalahkan ku " ucap pria itu, tapi siapa sangka indah sudah berada di sampingnya.
"Kau sudah lelah " terik indah, langsung meninggalkan lawannya.
"Tidak ini tidak mungkin " ucap nya tak percaya, dia langsung mengejar indah yang lajunya seperti kilat.
Sedangkan alaric yang berada di dalam mobil bersama asistennya mereka memilih jalan pintas, jalan yang sepi dan saat di persimpangan sebuah motor melaju dan hampir saja akan menabrak mobilnya, tapi dengan gesit si pengemudi motor itu menghindari.
"Siapa pembawa motor itu " ucap alaric.
"Apa tidak kena " ucap asistennya.
"Bagaimana bisa mereka balap liar di jalan raya " ucap asisten alaric saat melihat motor lain yang berada jauh di belakang indah.
"Sudahlah " ucap alaric lanjut memejamkan matanya.
"Queen " teriak mereka saat dari kejauhan sudah terlihat indah.
"Queen dia di belakang mu " teriak Bimo.
Indah langsung melajukan motornya, dan ya dia bisa memutuskan pita yang sudah di siapkan.
"Yeee,,,,Queen menang " teriak mereka.
"Ah sial " kesal lawan indah.
Setelah mematikan mesin motornya, indah langsung menghampiri lawannya.
"Sesuai janji " ucap indah.
"Ini motor mu " kesal nya, dengan berat hati dia menyerahkan motor kesayangan.
Pertandingan kali ini di menangkan oleh indah, dan tak hanya mendapatkan uang 1 triliun dia juga mendapat motor kesayangan Kawanua.
"Urus sisa nya " ucap indah langsung pergi.
"Siapa wanita itu " ucap king Faaz yang kebetulan berada di sana.
Karena indah menggunakan topeng, jadi mempersulit mereka untuk melihat siapa pemenang balap kali ini.
Jangan lupa untuk mampir di karya terbaru yang lain dan jadikan favorit , dan semoga Bali malam ini tidak mengecewakan reader kesayangan author 🤗♥️