Lady Queen

Lady Queen
Episode 59



1 Minggu kemudian.


Di mana hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh sebagian orang, terutama oleh indah dan rekan lain nya.


"Bagaimana persiapan nanti malam " ucap indah.


Ya pagi pagi sekali indah sudah berada di markas nya, yang kebetulan besok adalah hari weekend dan dia akan menyelesaikan semuanya sebelum hari pernikahan nya.


"Sudah siap, tinggal menunggu nanti malam " ucap king Faaz.


"Lalu bagaimana dengan anak kecil itu " ucap indah.


"Kami berencana ingin membawanya ke rumah sakit yang lebih lengkap " ucap king Faaz.


"Lakukan yang terbaik untuk nya, dan maaf aku tidak bisa ikut andil dalam proses pengobatan nya " ucap indah.


"Tidak masalah, kami mengerti kau akan menikah " ucap king Faaz.


"Kau kapan " ucap indah


"Tunggu saja, jika ada jodoh nya " ucap king Faaz


"Jodoh di cari biar ketemu " ucap indah.


"Nanti aku akan mencari nya , kau jangan khawatir " ucap king Faaz.


"Bagaimana dengan Sena " ucap indah.


"Dia cantik, tapi tetap cantik yang ada di sana " ucap king Faaz.


"Kau sudah mempunyai kekasih " ucap indah.


"Belum, hanya pengagum rahasia " ucap king Faaz


"Sepertinya kau tidak suka yang lokal " ucap indah.


"Tidak juga lokal juga cantik tapi kau tau aku bukan berasal dari sini, ah sudah lah kenapa harus membahas nya " ucap king Faaz.


"Kau sungguh tidak menyukai Sena " ucap indah.


"Aku tidak ingin merusak pertemanan kita, lagian Sena juga sudah ada kekasih " ucap king Faaz.


"Dari mana kau tau jika dia sudah memiliki kekasih " ucap indah.


"Aku tidak Sengahja meliat dia mengirim pesan pada seseorang dan dia tak jauh berbeda dengan calon suamimu, ganteng dan juga bukan berasal dari Indonesia " ucap king Faaz.


"Pantas saja kau tidak menyukai nya, ternyata kau sudah mencari tau terlebih dahulu " ucap indah.


"Tentu saja, aku tak ingin merusak persahabatan dan hubungan seseorang " ucap king Faaz.


****


Saat nya waktu yang di tunggu-tunggu sudah tiba, tepat pukul 10 malam semua anggota mafia sudah berada di posisi mereka masing-masing.


"Sudah siap " ucap indah .


"Siap " ucap mereka bersamaan.


"Aku harap tidak ada yang terluka dalam misi kali ini " ucap indah.


"Baik laksanakan " ucap mereka serempak.


"Berangkat " ucap indah langsung memasuki mobilnya dan dari sisi depan dan belakang mereka mengiringi mobil indah.


"Malam ini indah akan menyelesaikan semua, doa kan indah pulang dengan selamat "


"Jika Terjadi sesuatu pada indah, indah minta maaf dan tetap seperti ibu dan ayah yang indah kenal "


"Indah sangat menyayangi ibu dan ayah "


"Kau tenang saja kita akan berhasil " ucap king Faaz .


"Aku berharap begitu " ucap indah.


Sedangkan dini dan Sean yang berada di Mansion nya, sudah pukul 10 malam mereka tidak bisa memejamkan mata tiba-tiba ponsel dini bergetar.


Dan langsung saja dini bangun dari tidur nya, dan melihat isi pesan dari putrinya.


Tes


"Ibu ada apa " ucap Sean yang melihat istrinya meneteskan air mata.


Sean langsung mengambil ponsel istrinya dan membaca semua isi pesan yang di kirim putrinya.


Jelas mereka mengetahui semua nya, di mana putrinya akan menjalankan misi nya.


"Ibu jangan menangis, putri kita akan selamat " ucap Sean membawa istrinya kedalam pelukannya .


"Ayah kenapa ayah tidak ikut serta dalam menjalankan misi kali ini " ucap dini.


"Ayah juga ingin ikut dalam misi kali ini, tapi coba ibu lihat " ucap Sean menyerahkan ponselnya.


Putri ku.


Ayah, indah akan menjalankan misi nanti malam dan indah harap ayah menjaga ibu indah tidak ingin ibu bersedih, dan berjanji lah untuk tidak meninggalkan ibu walau indah dalam bahaya sekali pun.


"Putri ku " ucap dini.


" Jangan bersedih putri kita pasti baik-baik saja " ucap Sena.


Dan tak jauh berbeda dengan seorang wanita paruh baya yang tidak bisa memejamkan mata nya, dan saat dia melihat jam pukul 10 malam dia memandang kasur kosong di samping nya.


"Aku harus membuktikan isi pesan tersebut " ucap Jessi langsung bangun dari tidur nya


dan sebelum itu, Jessi mengganti pakaian nya menggunakan jeans hitam dan Hoodie hitam yang kebetulan sudah tidak terpakai.


"Ternyata masih muat " ucap Jessi.


Saat dia keluar dari kamar nya, suasana mansion sudah sepi dan gelap karena semua penghuni mansion sudah pasti tertidur pulas.


Jessi langsungngsing menuju arah belakang, dia tak ingin penjaga melihatnya dan tentu saja dia sudah menyiapkan segala nya mobil yang sudah dia simpan di belakang .


Dan saat sudah keluar dengan aman Jessi langsung menjalan mobil nya menuju alamat yang sudah di berikan .


"Aku sudah seperti pencuri saja " ucap Jessi.


"Padahal Mension sendiri tapi keluar harus seperti pencuri " ucap Jessi.


Sedangkan indah dan anggota nya sudah Sampai di gubuk tua yang berada di hutan.


"Bagaimana "


Next part selanjutnya KK dan mohon masukan dan saran nya πŸ™


masih menunggu cerita selanjutnya kan πŸ™πŸ»