Lady Queen

Lady Queen
Episode 16



Saat pagi hari sudah tiba, semua aktivitas kembali seperti semua, dan sekarang di rumah sederhana milik kapten Alex semngkin dengan hadirnya putri semata wayangnya siapa lagi jika bukan indah.


" Pagi Ayah, ibu " sapa indah yang sudah siap dengan pakaian rapinya.


"Pagi sayang " ucap mereka bersamaan.


"Bagaimana tidur nya nyenyak sayang " ucap Ane.


"Sangat nyenyak ibu " ucap indah lagi.


"Ayo kita sarapan , nanti kau telat kuliahnya " ucap Alex.


"Ayah benar " ucap Ane.


Sarapan pagi dengan biasa menu sederhana yang di sediakan oleh Ane, berjalan dengan hikmat .


Setelah menyelesaikan sarapan mereka langsung berangkat ke tujuan mereka masing-masing dan di sana sudah ada Sena yang menunggu kedatangan indah.


"Setia sekali sahabat mu menunggu mu sayang " ucap Ane.


"Hehehe, Sena kan sahabat setia indah ibu " ucap indah.


" Pagi Om, Tante " sapa Sena saat melihat mobil mereka berhenti tepat di hadapan Sena.


"Pagi nak " kawan Ane.


"Ibu, ayah indah masuk dulu, hati-hati di jalan " ucap indah.


"Iya sayang, belajar yang benar " ucap Ane.


"Siap Baginda ratu " ucap Indah.


"Uang saku mu masih ada " tanya Alex.


"Masih ayah " ucap indah.


"Jika tidak ada bilang sama ayah " ucap Alex.


"Baik kapten " ucap Indah.


"By ibu, ayah indah masuk dulu " ucap indah.


Setelah memastikan putrinya sudah masuk ke area kampus, baru mereka melanjutkan perjalanan tapi dari ayah depan sebuah mobil memotong perjalanan mereka.


Bughhhh


"Aduh " ucap Ane.


"Ibu tidak apa-apa " ucap Alex.


"Tidak hanya terbentur sedikit " ucap Ane mengusap kening nya.


"Mobil siapa itu " ucap Alex.


"Sudah lah ayah mungkin dia buru-buru, ayo kita lanjutkan bisa-bisa kita terlambat " ucap Ane.


Sedangkan wanita cantik dan seksi yang keluar dari mobil nya langsung melihat mobil nya.


"Untung saja tidak dia tabrak " ucap Marni, dia langsung masuk ke kelas nya.


Sedangkan indah dan Sena yang sudah berada di kelas nya.


"Indah kau dengar tidak jika ke Marin terjadi perampokan di toko emas " ucap Sena.


"Dengar " ucap indah.


"Apa kau tau siapa Dewi penolong itu " ucap Sena.


"Tidak " ucap indah singkat.


"Ah, kau menyebalkan sekali aku bertanya panjang lebah kau jawab, dengar, tidak " ucap Sena.


"Hmmm, boleh aku duduk di sini " ucap seseorang.


"King Faaz, tentu saja tapi bukan nya kita beda kelas " ucap Sena.


"Aku pindah di sini " ucap king Faaz.


"Kenapa " ucap indah.


"Pindah saja, karna di sana tidak cocok untuk ku " ucap king Faaz.


"Oh "ucap indah .


"Dosen sampai " teriak seseorang yang baru saja sampai.


Mata kulaih di mulai, tidak ada yang bersuara saat dosen killer yang menjelaskan.


*****


Sedangkan di sana wanita cantik yang sedang baru saja sampai langsung di ruangan nya, sebelum dia memulai kegiatan nya Ane memakai jas putihnya yang ada di gantung di ruangan nya.


"Pagi dokter " sapa suster pendamping nya.


"Dokter sudah siap " ucap suster.


"Sudah, ayo kita cek pasien " ucap Ane.


"Bagaimana perkembangan Pasien yang kita operasi kemarin " ucap Ane.


"Kondisi nya normal dokter, dan kita hanya menunggu nya sadar saja " ucap suster.


"Syukur lah " ucap Ane.


Sedangkan pria tampan yang baru saja sampai di kantor nya, siapa lagi jika bukan Alex.


"Hormat kapten " ucap tentara yang berpapasan dengan nya.


"Hormat " ucap Alex.


Setelah itu Alex langsung masuk ke dalam ruangan nya, dan mengerjakan berkas yang sudah ada di atas mejanya.


Drrrr Drrrr


"Hello " ucap Alex pada orang di sebrang sana.


"Apa saya mengganggu pekerjaan anda tuan " ucap orang di sebrang sana.


Mendengar suara asing, Alex langsung melihat layar ponsel nya, ternyata nomor baru .


"Tidak, dengan siapa ini " ucap Alex .


"Saya yang memberi saksi kemarin " ucap orang di sebrang sana, siapa lagi jika bukan alaric.


"Kenapa lama sekali nelpon nya " ucap Alex.


"Saya tidak enak, karna takut mengganggu pekerjaan anda tuan " ucap alaric.


"Tidak sama sekali, kapan kau senggang biar bisa berkunjung di rumah sederhana kami " ucap Alex.


"Minggu depan bagimana " ucap alaric.


"Okey, Minggu depan saya akan mengirim alamat rumah saya " ucap Alex.


"Saya sudah mengetahuinya " ucap alaric keceplosan.


"Bagaimana " ucap Alex.


"Tidak tuan, asisten saya yang berbicara " ucap alaric bohong.


"Sepertinya anda sedang sibuk, saya akan kirim alamat nya melalui pesan saya tutup telpon nya " ucap Alex.


"Baik tuan, saya tunggu " ucap alaric.


Setelah sambungan telepon terputus, akhirnya alaric bernafas lega.


"Hampir saja aku keceplosan " ucap alaric.


"Jangan sampai aku ketauan sudah mengikuti putrinya, bisa bisa dia tembak kepala ku " ucap alaric bergidik ngeri.


Kembali lagi ke kampus indah, dan setelah dosen killer selesai memberikan materi waktunya mereka mengisi perut mereka masing-masing.


"Indah ayo kita makan, aku lapar sekali " ucap Sena.


"Tunggu sebentar " ucap indah sambil memasukan buku-buku nya di dalam tas ransel .


"Ayo Faaz " ucap indah.


"Memangnya aku boleh ikut " ucap king Faaz.


"Tentu saja kenapa tidak " ucap indah.


"Ayo " ucap king Faaz, mereka bertiga langsung menuju ke kantin bersama.


Suasana kantin mulai riuh, saat melihat primadona kampus dan si cupu bersamaan.


"Wah primadona sampai "


"Si cupu sudah tidak jadi cupu lagi "


"Mereka sudah seperti sepasang kekasih "


"Satu nya tampan, dan satunya cantik "


"Tetap bersama kami, biarkan saja mereka " ucap indah, saat king Faaz mulai risih dengan teriakan mahasiswa lain.


"Iya, indah benar jadilah diri mu seperti sekarang " ucap Sena.


Saat melihat kursi yang tersisa di bagian belakang di sebelah pojok mereka langsung menuju ke sana tapi tiba-tiba .


"Aaaaauuu "


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan sarannya πŸ™πŸ»