
Dan benar saja tak perlu tunggu lama kartu undangan sudah tersebar, seluruh media langsung heboh dengan pernikahan seorang pengusaha muda yang serang nama nya sudah di mana-mana.
Sedangkan indah yang habis membantu persiapan pernikahan nya, langsung istirahat tubuhnya yang seharian di kuras habis tenaga nya.
"Sayang kau sudah tidur nak " ucap dini.
"Belum ibu masuk saja pintu nya tidak di kunci " ucap indah, langsung memperbaiki posisi duduk nya.
"Apa ibu mengganggu mu " ucap dini.
"Tentu saja tidak, ada apa ibu " ucap indah.
"Sayang sebentar lagi kau akan menikah dan pasti akan meninggalkan ibu dan ayah, apa boleh ibu tidur dengan mu malam ini " ucap dini.
"Tentu saja boleh indah sangat senang jika ibu tidur dengan indah, tapi ..." belum selesai indah bicara sudah di potong oleh seseorang.
"Ayah akan tidur di kamar sebelah " ucap Sean.
"Ayah tidak marah jika indah minjam ibu " ucap indah.
"Tentu saja tidak, sudah sekarang sudah larut tidur lah ayah juga ingin istirahat " ucap Sean.
"Selamat malam ayah " ucap indah.
"Malam " ucap Sean.
***
Tak jauh berbeda dengan di apartemen mewah milik alaric, mereka menyiapkan semua nya .
"Apa tidak ada lagi yang tertinggal " ucap alaric.
"Sepertinya sudah tida ada lagi" ucap asisten alaric.
"Jika sudah selesai ayo kita istirahat " ucap alaric.
Karena ini sudah larut maka asistennya akan menginap di apartemen miliknya.
Sedangkan Jecson sudah istirahat setelah membatu perlengkapan pernikahan putranya yang akan di adakan 2 Minggu ke depan.
***
Saat pagi hari tiba, indah yang sudah siap Dengan pakaian formal nya menuju kampus tiba-tiba ponselnya bergetar.
King Faaz
Mereka mempercepat rencana nya.
Indah
Kapan
King Faaz
Minggu depan , kau bisa hadir
indah
Langsung menyimpan kembali ponsel nya dalam tas ransel yang dia pakai.
" Sepertinya kau sedang bahagia hari ini sayang" ucap dini yang melihat indah keluar kamar dengan senyum yang lebar.
"Tentu saja, indah akan menyelesaikan semua nya " ucap indah.
"Kapan " ucap Sean yang juga sudah rapi dengan seragam dinas nya.
"Minggu depan " ucap indah.
"Biarkan saja mereka yang melukai nya, ibu tidak ingin kau kenapa kenapa " ucap dini khawatir .
"Ibu, indah janji akan menjaga diri indah, indah tidak akan tenang jika orang yang membuat kedua orag tua indah tiada bahagia" ucap indah.
"Kau perlu tambahan Anggota " ucap Sean
"Tidak, seperti Yang ada sudah cukup " ucap indah.
"Jika kau perlu bantuan jangan sungkan untuk beritahu ayah, ayah akan siap membantu " ucap Sean.
"Siap komandan " ucap indah hormat ala militer.
"Sudah, Sekarang ayo kita sarapan " ucap dini.
Sarapan berjalan dengan hikmat dan setelah selesai mereka langsung berangkat menuju tujuan mereka masing-masing.
Setelah memakan waktu 30 menit akhirnya indah Sampai di area kampus.
"Tumben kau datang lebih awal dari biasanya " ucap Sena yang juga baru sampai .
"Bukan aku yang lebih awal, mungkin kau yang kesiangan " ucap indah yang tau betul dengan sahabat nya selalu on time .
"Ya, karna tadi aku harus pergi ke suatu tempat " ucap Sena.
"Sampai kapan kalian akan ngobrol di sini " ucap king Faaz .
"Astaga sejak kapan kau di sini" kaget Sena.
"Sejak tahun lalu, ya baru saja lah Sena " ucap king Faaz
"ya ampun bagaimana bisa yang dulu nya cupu sekarang menjadi menyebalkan " ucap Sena.
"Aku mendengar mu Sena " ucap king Faaz kesal.
"Jangan suka berantem nanti lama-lama akan jatuh cinta " ucap indah.
"HUEEEKK " mereka dengan bersamaan ingin muntah.
"Kalian memang jodoh " ucap indah, Meninggalkan sahabat nya.
"Indah tunggu " ucap Sena mengejar indah yang sudah jalan terlebih dahulu, dan tentu saja di ikuti oleh king Faaz.
"Mereka memang serasi " ucap indah yang melihat itu .
Jangan lupa datang ya guys di hari pernikahan indah dan alaric, dan iya jangan lupa bungkus kado nya buat author satu nanti tak kirim alamat author biar gak nyadar โ๏ธ๐